02 April 2010

mid

UJIAN TENGAH SEMESTER
MATA KULIAH
PSIKOLOGI PENDIDIKAN







NAMA : HARITSAH SALIM
NIM : 0905135276
KELAS : II E


PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS RIAU
1. Jelaskan dan jabarkan dinamika prilaku menurut aliran behaviorisme, humenisme, dan konvergensi!
 Pengertian Behavioristik
Para ahli behavioristik berpendapat bahwa tingkah laku manusia itu dikendalikan oleh ganjaran atau penguatan dari lingkungan. Dengan demikian dalam tingkah laku belajar terdapat jalinan yang erat antara reaksi-reaksi behavioral dengan stimilasinya para guru juga berpendapat bahwa tingkah laku muridmurid merupakan reaksi-reaksi terhadap lingkungan mereka pada masa lalu dan masa sekarang, dan bahwa segenap tingkah laku merupakan hasil belajar.Behaviorisme merupakan salah satu aliran psikologi yang memandang individu hanya dari sisi fenomena jasmaniah, dan mengabaikan aspek – aspek mental. Dengan kata lain, behaviorisme tidak mengakui adanya kecerdasan, bakat, minat dan perasaan individu dalam suatu belajar. Peristiwa belajar semata-mata melatih refleks-refleks sedemikian rupa sehingga menjadi kebiasaan yang dikuasai individu.

• Dinamika prilaku menurut kaum behaviorisme
Kaum behavioris cendering mendefinisikan pendidikan dalam arti sempit. Dalam artian, pendidikan hanyalah sebatas sekolah. Pendidikan adalah pengajaran yang diselenggarakan disekolah sebagai lembaga pendidikan formal. Pendidikan adalah segala pengaruh yang diupayakan sekolah terhadap anak remaja yang diserahkan kepadanya agar mempunyai agar mempunyai kemampuan yang sempurna dan kesadaran penuh terhadap hubungan-hubungan dan tugas-tugas sosial mereka.
Aliran behavioristik mempunyai mempunyai pendanan yang optimis terhadap peranan sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan, dan meragukan peranan pendidikan dalam bentuk-bentuk pengalaman belajar dalam hidup yang tidak dilembagakan. Mereka mempunyai keyakinan yang sangat kuat tentang masa depan sekolah sebagai hal ihwal yang berkenaan dengan rekayasa pengubahan tingkah laku.sekolah hendaknya dirancang seperti halnya dengan para insirnyur yang bekerja merancang sebuah mesin yang canggih.

• Dinamika prilaku aliran humanisme
Aliran humanisme cenderung mendefinisikan pendidikan dalam arti luas, yaitu pendidikan adalh hidup.pendidikan adalah segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup. Pendidikan adalah segala situasi hidup yang mempengaruhi pertumbuhan individu.
Aliran humanisme mengecam praktek pendidikan disekolah, karna berlangsung dehumanisasi,yaitu proses pengikisan martabat kemanusiaan, seperti pemukulan kepada murid-murui dan hukuman-hukuman yang berat. Aliran humanisme menganggap sekolah terasing dari kehidupan nyata. Pola hubungan guru dengan murid adalah otoriter, sehingga kurang berlangsung perkembangan individu secara optimal.
Para humanistik mempunyai pendapat bahwa tiap orang itu menentukan perilaku hidup mereka sendiri. Tujuan para pendidik ialah membantu sisiwa mengembangkan dirinya. Yaitu membantu masing-masing individu untuk mengenal diri mereka sendiri sebagai manusia yang paling unik dan membantunya dalam mewujudkan potensi-potensi yang ada pada diri mereka.

• Dinamika prilaku menurut aliran Konvergensi
Aliran yang dipelopori oleh William stren ini berpendapat bahwa seorang anak dilahirkan di dinia sudah disertai pembawaan baik maupun buruk. Proses perkembangan anak, baik factor pembawaan, maupun factor lingkungan sama-sama mempunyai peranan penting. Bakat yang dibawa pada waktu lahir tidak akan berkemmbang dengan baik tanpa adanya dukungan lingkungan yang sesuai untuk perkembangan anak itu.
Pendidikan adalah cukup berkuasa untuk mempengaruhi pembawaan anak untuk berkembang kearah kemajuan tertentu dalam batas-batas yang sesuai atau seirama dengan kodrat yang dibawa sejak lahir.





















2. Jelaskan dan jabarkan kaitan antara lingkup psikologi pendidikan dengan profisionalisme guru di sekolah!
Jawab:
 Ruang lingkup psikologi pendidikan
Ruang lingkup psikologo pendidikan erat hubungannya dengan pendidikan. Crow & Crow mengemukakan, psikologi pendidikan sebagai ilmu terapan berusaha untuk menerangkan masalah belajar menurut prinsip-prinsip dan fakta-fakta mengenai tingkah laku manusia.
Sesuai dengan pendapatnya itu, Crow & Crow mengemukakan bahwa data yang dicoba didapatkan oleh psikologi pendidikan , yang demikian merupakan ruang lingkup psikologi pendidikan, antara lain :
1. Sampai sejauh mana tingkat factor-faktor pembawaan dan lingkungan berpengaruh terhadap belajar
2. Sifat-sifat dari proses belajar
3. Hubungan antara tingkat kematangan dengan kesiapan belajar
4. Signifikan pendidikan terhadap perbedaan-perbedaan individual dalam kecepatan dan keterbatasan belajar
5. Perubahan-perubahan jiwa yang terjadi selama dalam belajar
6. Hubungan antara prosedu belajar dengan hasil belajar
7. Teknik-teknik yang sangat efektif bagi penilaian kemajuan dalam belajar
8. Pengaruh atau akibat relatif dari pendidkan formal dibandingkan dengan pengalaman-pengalamn belajar yang insidental dan formal terhadap suati individu
9. Nilai atau manfaat sikap ilmiah terhadap pendidikan bagi personil sekolah
10. Akibat atau pengaruh psikologis yang ditimbulkan oleh kondisi-kondisi sosiologis terhadap sikap para siswa
 DI dalam buku psikolugo karangan Good and Brophy menguraikan tentang psikologi pendidikan menjadi enam bagian yang terdiri dari 16 bab
Bagian 1 : menguraikan tentang psikologi dalam hubungannya dengantugas guru.


Bagian 2 : manajemen kelas,yang mencakup antara lain :
 perkembangan dan sosialisasi anak
 kepemimpinan dan dinamika kelompok
 psikologi eksperimental (menguraikan modeling, reward, pusnihment, dan extinction)
 hasil hasil penelitian manajemen kelas
 mengurangi masalah-masalah manajemen melalui persiapan yang baik dan pengajaran yang efektif
bagian 3 : Menguraikan masalah belajar, yang meliputi antara lain :
 pengertian tentang belajar
 prinsip-prinsip umum belajar:
 tipe-tipe belajar
 perhatian dan persepsi
 transfer dalam belajar
 perbedaan-perbedaan individual dalam belajar
 Model-Model dan desain instruksional
 Prinsip-primsip pengajaran
Bagian 4 : Pertumbuhan, perkembangan, dan pendidikan dan pendidikan yang berisi antara lain :
 Prinsip-prinsip perkembangan psikologis
 Perkembangan fisik
 Perkembangan kognitif
 Perkembangan personal dan sosial
 Kreatif
 Sosialisasi
 Aplikasi prinsip-prinsip perkembangan ke dalam pendidikan

Bagian 5 : Mengenai Motivasi yang meliputi antara lain:
 Pengertian mitivasi
 Perilaku stimulus respon
 Teori kognitif dari motivasi
 Disonansi
 Aplikasi motivasidalam pendidikan dan pengajaran
Bagian 6 : Prinsip-prinsip evaluasi dan pengukuruan yang mancakup antara lain:
 Macam-macam tes
 Cara-cara menyusun tes essay dan tes objective
 Performa test
 Prosedur penilaian
 Monitoring kemajuan siswa
 Reabillitas dan validalitas test
 Penggunaan statistik dalam mengolah hasil tes
Untuk mencapai toeri-teori psikologi pendidikan di atas, dibutuhkan guru yang profesional yang ada disekolah. Ciri-ciri profesional guru :
1) Para guru akan bekerja semata-mata memberikan pelayanan kemanusiaan daripada usaha untuk kepentingan pribadi
2) Para guru secara hukum dituntut untuk memenuhi berbagai persyaratan untuk mendapatkan lisensi mengajar serta persyaratan yang ketat untuk menjadi anggota organisasi para guru
3) Para guru dituntut memiliki pemahaman serta keterampilan yang tinggi dalam hal mengajar, metode, anak didik, dan landasan kependidikan
4) Para guru dalam organisasi sosial profesional, memiliki publikasi profesional yang dapat melayani para guru, sehingga tidak ketinggalan, bahkan selalu mengikuti perkembangan yang terjadi
5) Para guru, diusahakan untuk selalu mengikuti kursus-kursus, workshop, seminar, konvrensi serta terlibat secara luas dalam berbagai kegiatan
6) Para guru di akui sepenuhnya sebagai suatu karier hidup
7) Para guru diakui memilki nilai dan etika yang berfungsi secara nasional maupun secara lokal.
3. Bagaimanakah cara seorang guru dalam membantu sisiwanya untuk belajar dalam konsep keterampilan hidup?
Jawab:
Bantuan dan bimbingan kepada peserta didik sangat diperlukan agar peserta didik dapat mengembangkan kemampuannya melalui proses belajar dikelas. Untuk itu, guru perlu memahami berbagai teknik bembingan belajar dan dapat memilihnya dengan tepat untuk membantu para peserta didik.
Guru dan siswa berkewajiban membantu siswa meningkatkan motivasinya dalam belajar keterampilan hidup. Prosedur yang dapat dilakukan adalah dengan :
1) Memperjelas tujuan-tujuan belajar. Siswa kan terdorong untuk belajar keterampilan hidup apabila ia mengetahui tujuan-tujuan belajar yang hendak di capai.
2) Menciptakan pengajaran dengan bakat, kemampuan dan minat siswa
3) Menciptakan suasana pembelajaran yang menantang, merangsang, dan menyenangkan
4) Memberi hadiah (penguatan) dan hukuman (hukuman yang bersifat membimbing, yaitu yang menimbulkan efek peningkatan) bilamana perlu
5) Menciptakan suasana hubungan yang hangat dan dinamis antara guru dan siswa, serta antara siswa dan siswa
6) Menghindari tekanan-tekanan dan suasana yang tidak menentu,seperti suasana yang menakutkan, mengecewakan , membingungkan, dan menjengkelkan.
7) Melengkapi sumber dan peralatan belajar
8) Mempelajari hasil belajar yang diperoleh
9) Membantu siswa menyusun rencana yang baik
10) Membiasakan siswa, mengerjakan tugas-tugas secara teratur, bersih dan rpi
11) Membantu siswa menyusunjadwal harian dan memenuhi jadwal yang telah disusunnya. Untuk itu diperlukan adanya pemantauan dan pengawasan yang berkasinambungan
12) Membantu siswa agar dapat berkembang secara wajar dan sehat. Misalnya dengan memindahkan tempat duduk siswa yang dilakukan secara berkala.
13) Membantu siswa mempersiapkan diri dalam pmenghadapi masalah-masalah belajar dan masalah-masalah hidup.

Ada beberapa hal yang perlu dimiliki dan dilakukan oleh seorang guru dalam memberikan bantuan dan bimbingan kepada peserta didik :
a. Mengenal fungsi dan program layanan dan penyuluhan di sekolah, yang dapat dilakukan dengan cara :
• Mempelajari fungsi bimbingan dan penyuluhan di sekolah
• Mempelajari program layanan bimbingan disekolah
• Mengkaji persamaan dan perbedaan fungsi kewenangan, serta tanggung jawab antaar guru dan pembimbing di sekolah.
b. Menyelenggarakan program layanan bimbingan disekolah, hal ini dilakukan dengan cara :
• Mengidentifikasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi murid disekolah
• Menyelenggarakan program layanan bimbingan di sekolah, terutama bimbingan belajar
c. Guru menjadi pembimbing yang senantiasa berupaya untuk menciptakan lingkungan kondusif, atau memfasilitasi perkembangan siswa
d. Guru tidak hanya tampil sebagai pengajar ( teacher), melaikan beralih sebagai pelatih (coach), pembimbing(counselor) dan manejer belajar (learning manajer). Sebagai pelatih guru akan perperan mendorong motivasi siswa untuk bekerja keras dan mencapai prestasi setinggi-tinggi nya dalam keterampilan hidup
e. Memahami karakteristik peserta peserta didik
Maksudnya adalah guru dituntut memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang ciri-ciri dan perkembangan peserta didik. Lalu menyesuaikan bahan yang akan diajarkan sesuai dengan karakteristik peserta didik.







4. Jelaskan dan jabarkan perbandingan teori-teori belajar di tinjau dari segi kelebihan dan kekurangan , yang dimiliki berdasarkan teori belajar sebelum abad 20 dan sesudah abad 20
JAWAB:
 Teori belajar sebelum abad 20
a. Teori disiplin mental
 Definisi:
Teori ini menganggap bahwa dalam belajar mental siwa dilatih atau didisiplinkan. Dalam mengajar siswa membaca misalnya, guru pengikut teori ini melatih “otot-otot” mental siswa. Guru-guru mula-mula akan memberikan daftar kata-kata yang diinginkannya dengan menggunakan kartu-kartu dimana tertulis setiap kata itu. Selanjutnya mereke melatih siswa-siswa mereka, dan setiap hari diberi tes, dan siswa-siswa yang belum pandai harus kembali sesudah jam sekolah untuk dilatih lagi.
 Kelebihan
1. Dapat melatih mental siswa, sehingga siswa terbiasa untuk berani
2. Melatih kedisiplinan siswa
3. Dengan mengahruskan siswa kembali lagi kesekolah intuk dilatih, maka akn timbul rasa ingin terus belajar dari dalam diri siswa
 Kekurangan
1. Siswa terdidik keras
2. Guru mempunyai alas an untuk bertindak keras pada siswa, seperti pemukulan
3. Bagi mental siswa yang termasuk kategori lemah, maka akan drop.
4. Mengharuskan siswa kembali sekolah untuk latihan, maka akan timbul rasa jenuh dan bosan pada siswa, karena sudah seharian belajar
b. Teori pengembangan alamiah (natural unfoldment)
 Definisi
Teori ini mengemukakan pandangan bahwa ank itu akan berkembang secara alamiah. Para guru yang mengikuti teori ini mula-mula akan menunggu hingga siswa-siswa menyatakan keinginannnya untuk belajar . guru lebih mementingkan perkembangan kematangan dari pada menanamkan keterampilan-keterampilan tertentu, lagi pula mereka menginginkan agar belajar itu merupakan pengalaman yang menyenangkan bagi anak.

 Kelebihan
1. Siswa berkembang secara alami sesuia perkembangannya
2. Siswa tidak melulu bergantung pada guru
3. Belajar akan menjadi hal yang menyenangkan bagi anak, karna guru mementingkan perkembangan kematangan pada diri anak, jadi anak bisa belajar sesuka hatinya, tanpa perintah-perintah yang membisankan dari guru.
 Kekurangan
1. Siswa bisa berkembang mengikuti lingkungannya yang tidak baik yang ada di sekitearnya
2. Teori belajar siswa yang alami, akan membuat siswa sulit di atur dan di perintah, karna terbiasa mengikuti kemauannya.
3. Siswa menjadi lambat dan malas belajar, karena guru hanya menunggu murid menyatakan keinginannya untuk belajar, bukan memberi dorongan

c. Teori Apersepsi
 Definisi
Belajar merupakan suatu proses terasosiasinya gagasan baru dengan gagasan lama yang sudah membentuk fikiran. Contohnya, guru mengajar siswa membaca dengan perkenalan abjad, dan berusaha agar para siswa dapat mengenal dan mengucapkan setiap huruf. Kemudian mereka akan mengatakan bagaiman huruf-huruf itu digabung-gabungkan untuk membentuk kata-kata, bagaimana huruf-huruf bembuat bunyi, bagaiman huruf-huruf hidup dan huruf-huruf mati bereran. Dengan kata lain guru akan memberikan benda-benda atau makhluk-makhluk hidup yang telah dikenal para siswa, misalnya kucing, anjing, kuda, dan lain-lain. Kemudian guru akan menulis dipapan tulis K U D A, dan menerangkan, bahwa kata ini menggambarkan kuda.
Guru ini berkeinginan terutama untuk membuat pelajaran membaca itu menarik, dan berusaha agar para siswa memperoleh gagasan-gagasan yang benar dari membaca.Apersepsi berlawanan dengan disiplin mental dan pengembangan alamiah.
 Kelebihan
1. Teori ini berproses, maka siswa dapat belajar sedikit demi sedikit, sehingga lebih mudah menyerap materi pelajaran
2. Siswa mendapat gagasan-gagasan yang benar dari belajar
3.
4.
 Kekurangan
1.
2.
3.
4.

 Teori-teori belajar abad 20
Dikelompokkan menjadi 2 keluarga , yaitu:
1. Teori prilaku (conditioning) yang meliputi teori-teori stimulus respon
Menurut teori conditioning, belajar itu adalah suatu proses perubahan yang terjadi karena adanya syarat-syarat (conditions) yang kemudian menimbulkan reaksi (response). Untuk menjadikan seseorang itu belajar haruslah kita memberikan syarat-syarat tertentu. Yang terpenting dalam belajar menurut teori conditioning ialah adanya latihan latihan yang kontinu. Yang diutamakan dalam teori ini ialah hal belajar yang terjadi secara otomatis.
Tingkah laku manusia itu secara keseluruhan dapat dipandang sebagai deretan-deretan tingkah laku yang terdiri dari unit-unit. Unit-unit tingkah laku ini merupakan reaksi atau respons dari perangsang (stimulus) sebelumnya, dan kemudian menimbulkan response bagi unit tingkah laku yang berikutnya. Demikian seterusnya hingga sehingga merupakan deretan-deretan unit tingkah laku yang terus menerus. Jadi pada proses conditioning ini pada umumnya terjadi proses asosiasi antara unuit-unit tingkah laku satu sama lain. Yang berurutan . ulangan-ulangan atau latihan-latihan yang berkali-kali memperkuat asosiasi yang terdapat antara unit tingkh laku yang satu dengan unit tingkah laku yang berikutnya.
 Kelebihan :
 Menurut teori conditioning, perasaan takut pada anak dapat dirubah atau dilatih
 Tingkah laku yang buruk juga dapat dirubah melalui hubungan stimulus dan respon (S dan R). Contohnya : kita mengubah tingkah laku seorang pemabuk. Pada waktu orang itu di sodori munuman keras, ia di beri injeksi yang menyebabkan muntah. Inipun dilakukan bekali-kali sehingga orang itu berubah menjadi ingin muntah kalua melihat minuman keras.
 Kelemahan :
 Teori ini menganggap bahwa belajar itu hanyalah terjadi secara otomatis, keaktifan dan penantuan pribadi tidak dihiraukannya.
 Peranan latihan atau kebiasaan terlalu ditonjolkannya.jadi belajar menjadi di ulang-ulang.
 Teori ini lebih cocok di aplikasikan pada binatang.

2. Teori menurut psikologi Gestalt
Menurut teori psikologi Gestalt, manusia itu bukanlah hanya sekedar makhluk reaksi yang hanya berbuat atu bereaksi jika ada perangsang yang mempengaruhinya.manusia itu adalah individuyang merupakan kebulatan jasmani-rohani. Sebagai individu manusia bereaksi atau lebih tepat berinteraksi dari dunia luar dengan kepribadiannya dengan caranya yang unik pula. Tidak ada dua orang yang mempunyai pengalaman yang benar-benar sama atau identik terhadap obyek atau realita yang sama.
Belajar menurut teori ini terjadi jika ada pengertian. Pengertian atau insight ini muncul apabila seseorang telah beberapa saat mencoba memahami suatu masalah , tiba-tiba muncul adanya kejelasan, terlihat adanya hubungan antara unsur-unsur satu dengan unsur yang lain, kemudian dipahami sangkut pautnya, dimengerti maknanya. Belajar adalah suatu proses rentetan penemuan dengan bantuan pengalaman-pengalaman yang sudah ada.













5. Pada ciri belajar, terdapat adanya perubahan cirri-ciri yang spesifik. Jelaskan dan jabarkan cirri-ciri yang menjadi karakteristik prilkau belajar , dan berikan contih masing-masing karakteristik belajar tersebut!
Jawab:

























6. Jelaskan dan jabarkan kaitan antara pendekatan belajar dengan ragam belajar!

Jawab:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

setelah baca tapi nggak ninggalin komentar itu sayang banget. ayo dong dikomen. penulis ingin tau reaksi pembaca.. makasih buat yang udah komen :)