24 April 2011

VOTE me Please

di antara haru biru melupakan mantan, dan tugas-tugas kampus yang menumpuk. aku malah browsing. iseng-iseng liat konser nya JB di youtube (belum ada) dan ngeliat kedatangannya di bandara. alamak.. masak kecil-kecl udah pinter gandeng cewek.. si shelena di bawa kemana-mana.. ckckc.. aku yakin banyak yang neror shelena tuh, minimal di twitter
nah waktu lagi main2 ke kampung WR. nemu deh ada lomba dari HONDA. eh ikutan deh, jadi sekarang ceritanya aku butuh VOTE buat dapetin IPod, ato dapet honda scoopy juga boleh deh.. hahaha
vote aku yah.. caranya.. klik link ini
http://www.welovehonda.com/kartinimuda/entry,detail,1972
dan klik vote..
makasih.. ^_^

(uda malem.bubu dulu)

19 April 2011

Ikuti KUMCERKU di LeutikaPrio!




Ada belasan file cerpen bertebaran di laptopmu. Ada setumpuk kertas berisi cerpen-cerpen jadul yang hanya kalian tulis, baca dan simpan. Apa kalian suka bertukar cerpen dengan kawan-kawan lain yang juga hobi menulis? Kenapa nggak bikin antologi aja? So, Leutika mengajak kalian yang punya karya untuk ikutan event “Kumcerku di LeutikaPRIO”.



Ketentuan :

1. Add akun Fb Leutika Prio bagi yang belum menjadi teman Fb (wajib)

2. KumCer bertema bebas.



3. Isi naskah tidak mengandung SARA, pornografi, dan belum pernah diterbitkan oleh pihak lain (baik secara massal maupun online).

4. Persyaratan halaman:

Satu naskah terdiri dari minimal 10 cerpen,dengan perkiraan hal masing-masing cerpen 3-4 halaman A4 spasi 1 ½ Times New Roman 12.

10 Cerpen tersebut bisa ditulis oleh MAKSIMAL 5 orang. Jadi tidak harus 1 orang, kok :)



5. Kirim karyamu ke leutikaprio@hotmail.com dengan subjek “KumCerku di LeutikaPRIO”. Lengkapi juga dengan:

a. Sinopsis

b. Biodata (Nama asli, nama pena, tempat tanggal lahir, alamat sesuai KTP, alamat surat, email, alamat fb, no telp/HP yang bisa dihubungi, dan no rekening yang masih aktif)



Jika naskah adalah tulisan lebih dari 1 orang, tetap sertakan biodata seluruh penulis.



Seluruh data tersebut bisa dijadikan dalam satu file : Sinopsis dan Biodata.



6. Mohon untuk meng-attach file dan tidak menaruhnya di badan email. Setiap karya yang dikirim ke selain email di atas, tidak kami data dan kami anggap tidak sah.



7. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah terbaiknya. Ketentuan ini juga berlaku bagi penulis “keroyokan”, hanya boleh menulis untuk 1 judul buku.



8. Posting gambar event & materi lomba di FB masing2. Tag minimal 25 orang. Anda tidak perlu men-tag Leutika.



Hadiah:

Leutika akan memilih 5 (lima) karya terbaik untuk diterbitkan secara GRATIS di LeutikaPRIO dengan paket penerbitan senilai total Rp 2.500.000,-. Pemenang juga mendapatkan 1 eks hasil buku jadi, dan royalti dari penjualan buku.

Selain itu pemenang akan mendapat Paket Buku gratis dari Leutika (judul tidak bisa memilih).

Hadiah buku akan dikirim langsung ke alamat pemenang.



Deadline:

31 Mei 2011 jam 12 malam. (Jangan mepet2 deadline ya :)



Pengumuman Pemenang:

6 Juni 2011 jam 12 siang di website Leutika, LeutikaPrio dan seluruh FB Leutika group.



Mohon dishare ke teman2 lain ya. Maaf tidak bisa tag satu2 :)

18 April 2011

Kalau Kartini Hidup Kembali

By: Rosella Ungu

Kalau Kartini Hidup kembali
Dia akan bertanya
Wanita manakah yang masih terbelenggu?
Adakah yang masih dirudung semu?
Ataukah merindukan kebebasan agung?

Kalau Kartini Hidup Kembali
Dia akan berkata
Genggam lah dunia dengan tanganmu
Raihlah angan dan citamu
Jemputlah mimpi-mimpimu
Jangan lagi mau di atur dunia
Buktikan wanita juga bisa berkarya
SEMANGKA… eh salah
SEMANGAT…!

Biografi Ibu Kartini





Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.

Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.

Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie.

Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum.

Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.
Makam R.A. Kartini di Bulu, Rembang.

Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka. Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, RM Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.
Kartinischool (1918)

Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.

Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.

dikutip dari mbah google. sebagai pengingat kita atas jasanya menjelang hari kartini ^_^

Biografi Ibu Kartini

Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.

Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.

Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie.

Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum.

Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.
Makam R.A. Kartini di Bulu, Rembang.

Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka. Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, RM Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.
Kartinischool (1918)

Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.

Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.

dikutip dari mbah google. sebagai pengingat kita atas jasanya menjelang hari kartini ^_^

Puisi Kartini



Tangisan Kartini
By : Risah Icha Azzahra

Kartini Menangis…
Didepan matanya wanita tak lagi berharga
Membuka aurat semaunya
Dipajang untuk iklan dimana-mana

Kartini Menangis…
Disampingnya wanita-wanita gila
Gila harta, gila pria, gila dunia

Kartini Menangis…
Dibelakangnya Ibu-Ibu membuang anaknya
Menelantarkan mereka di jalan sana

Kartini Teriak…
Namun telinga para wanita telah ditutupi nestapa
Tertutup perhiasan anting berlian
Kartini bisa apa
Hanya menangisi wanita..


*diikutkan dalam lomba blog antar warga WR

LOMBA MENULIS PUISI: KADO UNTUK GURU

Deadline: 25 Juni 2011
Mengusung Berkesenian, Cerdaskan Anak Bangsa dengan Berkarya dalam
tema “Pendidikan & Guru”
DIMANAKAH LETAK PENDIDIKANKU
Karya: Ady Azzumar
setiap waktuku
adalah zaman yang tak banyak orang butuh
setiap nafasku
adalah pendidikan tak bermutu
aku bodoh
hidup tak sekolah
terbebani karena biaya
aku lelah
hidup tak pernah sejahtera
ekonomi begitu lemah

aku ingin pendidikanku maju
hanya asa dalam pasrah
jangankan wajib sembilan tahun
Tk pun aku tak sempat mencicipi
aku adalah…
gadis mungil bermangkuk kecil
mengharap receh dari uluran tangan
saat peluh menetes di dahi
mentari kian menyengat
seakan tak mau lagi bersahabat
ayahku telah wafat
ketika aku masih dalam rahim
ayahku telah wafat!
bukan harta, tapi melarat yang ia wariskan
dimanakah letak dunia pendidikanku!
22 Maret 2008, di muat diharian berita pagi
(Guru, Penulis, dan Creator Group FB Rumah Puisi)
Guruku
Oleh: Dilandra Karimatun Nisa
Guruku
Kau begitu cantik di mataku
Kau begitu anggun mewangi
Kau berdandan rapi di depan semua murid
Kau begitu baik pada kami
Kau juga sayang pada semua
Bila ada yang sakit segera kau tolong
Oh guruku, begitu baik hatimu
Aku berjanji untuk selalu mengenang jasa-jasamu
Karena bila tiada engkau
Aku akan bodoh
Tidak bisa membaca, menulis dan berhitung
Dengan adanya dirimu
Orang-orang jadi pintar
Terima kasih, oh guruku
(Kls V SDI Alhadid Kebayoran Lama Jakarta, di muat majalah ummi)
Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, pekerjaan yang mulia, dulu guru adalah gudangnya sumber ilmu, dan dengan kemajuan tekhnologi yang canggih, maka guru adalah sebagai fasilitatornya murid. Cerdaskan anak dengan pendidikan, hormati guru dengan keikhlasan.
Untuk para guru “Mengapa Anda Menjadi Guru? pernahkan anda Tuliskan min 10 Alasan anda menjadi guru?” Untuk para murid, mari sejenak mengingat masa sekolah kita dulu “Adakah guru yang paling kita sukai? Adakah guru yang paling tidak kita sukai?” rekam dan ingatlah. Maka dengan itu lomba ini saya adakan dengan tujuan untuk menjaring semangat dari teman-teman sebuah ajang kreasi “Cipta Puisi” dengan tema “Pendidikan & Guru” seberapa besar Kado penghargaan seorang guru dalam membimbing dan memberikan kecerdasan dalam dunia pendidikan.
Adapun ketentuan/kriteria perlombaan cipta puisi adalah sebagai berikut:
• Peserta adalah Warga Negara Indonesia, TKI / TKW, tidak dibatasi umur (Pelajar, Mahasiswa, Guru, Umum, dll)
• Naskah harus asli karya sendiri, bukan jiplakan atau terjemahan dan sedang tidak diikutkan pada lomba yang bersamaan.
• Bertemakan: pendidikan / guru
• Bentuk puisi bebas, halaman bebas, ditulis / diketik dalam Bahasa Indonesia
• Naskah ditunggu selambat-lambatnya 15 Juni 2011 cap pos. Pemenang akan diumumkan 25 Juni 2011. di blog, Facebook Ady Azzumar, Group Rumah Puisi, Email.
Tehnik Pengiriman Naskah:
1. Via Email: Tulisan diketik dan dikirim ke Email: indonesiaku2011@yahoo.co.id
(lampirkan biodata naratif + No Hp, naskah karya, dan bukti transfer) Peserta lomba wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 25.000 ke No. Rekening: 801-09-91003 Bank SUMSEL BABEL cabang Syariah Palembang. Atas Nama: Supriadi
2. Melalui Via Pos: (Naskah print / tulis + Uang Pendaftaran 25.000, + Biodata lengkap dan No. Hp). Kirim:
Kepada: Ady Azzumar (Supriadi, S.Pd.I)
Alamat: Jl. Ir. H. Djuanda No. 21 Kelurahan Ps III Muara Enim, 31314
(SUMSEL) cp. 085267557556
a. Puisi akan dinilai oleh 3 dewan juri:
1. Mukhlis Rais, Lc. M. Pd. I (Penulis, Ketua FLP Mesir 2003-2005) Mukhlis Rais, mantan ketua FLP Mesir 2003 – 2005. berbagai media: Sriwijaya (Cairo), Suara Musi (Cairo), Ukazh (Cairo), Izzah
(Cairo) Raudhatuna (Cairo), Tarbawi, Republika, Sumatera Ekpres. Sanili, Koran
Jum’at, dll. Karya dalam bentuk Antalogi Bersama: Ketika Nyamuk Bicara FLP
SUMBAGSEL (Zikrul Hakim, 2004), Kado Untuk Mujahid FLP Mesir (Fikri, 2004),
Matahari Tak Pernah Sendiri, Di Sini Ada Cinta (LPPH, 2004). Pernah aktif
membina FLP Cabang Ogan Ilir & FLP Ranting Raudhatul Ulum Palembang.
sekarang sebagai Staf Pengajar di STAIN Langsa ACEH.
2. Yadhi Rusmiadi Jashar (Penulis, Guru Bahasa Indonesia, Pimred Majalah
PANTAU (1995-1997) Yadhi Rusmiadi Jashar bernama asli Rusmiadi, S.Pd, lahir 12 Maret
1973. menamatkan studi di Universitas Sriwijaya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, tahun 1998. Pekerjaan yang ditekuni, antara lain Guru Bahasa dan Sastra Indonesia
di SMP Negeri 19 OKU (1999), Dosen FKIP Universitas Baturaja (2003), dan Guru Bahasa dan Sastra Indonesia di SMP Negeri 41 OKU (2010). Semasa kuliah aktif di beberapa organisasi kampus, di antaranya Ketua II HMPSBI FKIP Unsri (1995-1996). Ketua Umum UKM Teater Unsri (1994-1996), dan Pimpinan Redaksi Majalah PANTAU FKIP Unsri (1995–1997). Selain itu, turut membidani lahirnya Komunitas Pengarang dan Penyair Muda Palembang sebagai Koordinator I (1995–1997). Aktif menulis sejak duduk di bangku SMA, ditandai dengan dimuatnya cerpen Gigolo dan cerpen Gigolo Tua di Harian Sriwijaya Post. Karya-karya berupa cerpen, puisi, esei, dan artikel pernah dimuat Buletin Priiit, Majalah Gelora Sriwijaya, Majalah Pantau, Harian Sumatera Ekspres, Sriwijaya Post, dan Lampung Post, dan sebagainya. Menerbitkan secara terbatas buku kumpulan cerpen Orator (1995) dan kumpulan cerpen remaja Seraut Wajah dalam Bayangan (1996). Beberapa prestasi yang pernah dicapai, antara lain Juara I LKTI Tahun 1996 di Unsri, juara I LKTI Tahun 1997 di Unsri, Juara I Lomba Kritik Sastra Se-Sumatera Selatan Tahun 1997, Juara
Harapan I LKTI Se-Sumatera dan DKI Jakarta Tahun 1997 di Universitas Bengkulu, dan Juara Harapan II Lomba Cipta Cerita Pendek se-Sumsel Tahun 1997 di Palembang. Beberapa kali diminta menjadi juri lomba baca puisi dan
3. Ady Azzumar Creator Grop FB Rumah Puisi.
Ady Azzumar bernama asli Supriadi, S.Pd.I Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah SUMSEL th. 2008-2010, Aktifis Forum Media Dakwah Indonesia. Buku pertamanya kumpulan puisi “Ruh dalam Maksiat” penerbit Lieterer Kahtulistiwa (November 2010), “Kerdam Cinta Palestina” Antalogi bersama FLP se-Sumatera.
(polifenol 2010). “Simponi Munajat Pada-Mu” (Oktober 2010). Munajat Sesayat Do’a (Leutika, 2010) antalogi puisi festival bulan purnama majapahit (2011) Antalogi: Kisah Hewan bersama 30 penulis Indonesia (2010), Antalogi “Pahlawan yang Menginspirasiku” bersama 20 penulis Indonesia.
Karyanya pernah nongkrong di: Majalah Sabili, Gi-Zone, Gaul, Gemilang Prestasi, Harian Sriwijaya Post, Berita Pagi, Sumatera Ekpres, dll. Prestasinya: Juara II menulis cerpen se-Sumsel (2007) di Palembang, Juara Harapan II
menulis puisi se-Sumsel (2007) di Palembang. Juara III menulis puisi se-Sumsel (2009) di Lubuk Linggau. Cerpen Pilihan Terbaik Kategori Kontroversi, UNSA AWARDS 2010. Juara terfavorit 1 lomba Puisi Islami Rhomadhan 1431 H, Juara 1 puisi Pahlawan Inspirasi FLP Bekasi (2010), Nominasi 10 terbaik dalam lomba cipta puisi 1 Muharram ( group UNSA 2010)
b. Keputusan dewan juri mutlak tidak dapat diganggu gugat, dan hal-hal yang menjadi penilaian oleh dewan juri, di antaranya: 1. Kesesuaian Tema 2. Kekuatan Metaphor dan Diksi, 3. Keindahan Puisi, 4. Kekuatan Pesan\Makna 5. Pemilihan Judul
Hadiah Pemenang Lomba :
Juara 1: Uang tunai 500.000,- + Sertifikat penghargaan + T-Shirt dari Singapura oleh: Nessa Meta Kartika, mendapatkan buku antalogi puisi “Kado untuk Indonesia” + Buku kumcer Bulan Celurit Api karya Benny Arnas + Buku
Kumcer Tangan untuk Utik karya Bamby Cahyadi + Buku Fiksi karya Uda Agus (Gusrianto) + buku puisi Ruh dalam Maksiat karya Ady Azzumar
Juara 2: Uang tunai 300.000,- Sertifikat penghargaan + T-Shirt dari Singapura oleh: Nessa Meta Kartika, mendapatkan buku antalogi puisi “Kado untuk Indonesia” + KUMCER Bulan Celurit Api karya Benny Arnas + Kumcer
Tangan untuk Utik karya Bamby Cahyadi + Buku Fiksi karya Uda Agus (Gusrianto) buku puisi Ruh dalam Maksiat karya Ady Azzumar
Juara 3: Uang tunai 200.000,- Sertifikat penghargaan + T-Shirt dari Singapura oleh: Nessa Meta Kartika, mendapatkan buku antalogi puisi “Kado untuk Indonesia” + KUMCER Bulan Celurit Api karya Benny Arnas + Kumcer
Tangan untuk Utik karya Bamby Cahyadi + Buku Fiksi karya Uda Agus (Gusrianto) buku puisi Ruh dalam Maksiat karya Ady Azzumar
Akan dipilih seratus lima puluh (150) naskah terbaik untuk diterbitkan & Semua peserta tanpa terkecuali akan mendapatkan Piagam Penghargaan dengan Logo Group Rumah Puisi, logo Facebook, dan logo cover buku. Dikirim melalui via email peserta (dua minggu pengiriman setelah pengumuman lomba, melalui via email masing-masing).
Demikian pemberitahuan lomba puisi ini saya sampaikan, semoga terjalin kerjasama yang baik di antara penyelenggara dan peserta, serta pihak-pihak lainnya yang terlibat dalam lomba puisi ini. TERIMAKASIH. Info ini boleh disebarkan ke sekolah-sekolah, perpustakaan, dll. Mari beri kado untuk gurumu dengan sebuah puisi.
PENYELENGGARA:
Dan info lengkap Creator Grop FACEBOOK Rumah Puisi
Ady Azzumar: Jl. Ir. H. Djuanda No. 21 Kelurahan Ps III Muara Enim, 31314
(SUMSEL) cp. 085267557556

LMCR-2011 ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD ke 6 tahun 2011

LMCR-2011 ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD ke 6 tahun 2011
oleh Phoenix Wibowo pada 17 April 2011 jam 21:15

Lomba Menulis Fiksi Paling Bergengsi

LMCR

KEMBALI MENGUNDANG ANDA UNTUK BERPRESTASI

Raih Hadiah Total Rp 95 Juta



Syarat-Syarat Lomba

1. Lomba ini terbuka untuk pelajar SLTP (Kategori A), SLTA (Kategori B) dan Mahasiswa/Guru/Umum (Kategori C) dari seluruh Indonesia atau mereka yang sedang studi/bertugas di luar negeri
2. Lomba dibuka 21 April 2011 dan ditutup 21 September 2011 (stempel pos)
3. Tema Cerita: Dunia remaja dan segala aspek serta aneka rona kehidupannya (cinta, kebahagiaan, kepedihan, kekecewaan, harapan, kegagalan, cita-cita, persahabatan, pengalaman unik, petulangan maupun perjuangan hidup)
4. Judul bebas, tetapi mengacu pada tema Butir 3
5. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu judul. Judul boleh menggunakan bahasa asing
6. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik, benar dan indah (literer). Bahasa daerah, bahasa prokem, bahasa gaul dan bahasa asing boleh digunakan untuk dialog (bukan narasi)
7. Naskah yang dilombakan harus asli, bukan jiplakan dan belum pernah dipublikasikan
8. Ketentuan naskah:

1. Ditulis di atas kertas ukuran kuarto atau A-4, ditik berjarak spasi 1,5 spasi, huruf 12 font Times New Roman, margin kiri-kanan rata maksimal 3Cm
2. Panjang naskah 6 (enam) – 10 (sepuluh) halaman, diprint 3 (tiga) rangkap (copy) disertai file dalam CD
3. Naskah disertai sinopsis, biodata singkat pengarang dan foto dalam pose bebas ukuran postcard. Lampiran lainnya: Fotocopy KTP/SIM atau Kartu Pelajar/Mahasiswa dan Kartu Keluarga (pilih salah satu)
4. Setiap judul naskah yang dilombakan wajib dilampiri 1 (satu) kemasan LIP ICE jenis atau saja atau segel SELSUN jenis apa saja
5. Naskah yang dilombakan beserta lampirannya dimasukkan ke dalam amplop tertutup, cantumkan tulisan PESERTA LMCR-2011 sesuai dengan kategorinya pada bagian kanan atas amplop
6. Naskah dan persyaratan (Butir e) dikirim ke alamat:

Panitia LMCR-2011 ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD

Jalan Gunung Pancar No.25 Bukit Golf Hijau, Sentul City

Bogor 16810 – Jawa Barat

1. Hasil lomba diumumkan 15 Oktober 2011 melalui website: www.rayakultura.net dan www.rohto.co.id
2. Keputusan Dewan Juri bersifat final dan mengikat
3. Naskah yang masuk ke Kotak Pos Panitia LMCR-2011 menjadi milik PT ROHTO, hak cipta milik pengarangnya
4. Informasi lebih lanjut silakan e-mail ke: lmcr.kelima@gmail.com

Hasil Lomba dan Hadiah Untuk Para Pemenang

Pajak hadiah para pemenang ditanggung PT ROHTO Laboratories Indonesia

Kategori A (Pelajar SLTP)

* Pemenang I – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD
* Pemenang II – Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* Pemenang III – Uang Tunai Rp 2.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* 5 (lima) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Bingkisan dari PT ROHTO + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* 15 (lima belas) Pemenang Karya Favorit masing-masing mendapat Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* Sekolah Pemenang I, II dan III berhak mendapat 1 (satu) Unit TV

Kategori B (Pelajar SLTA)

* Pemenang I – Uang Tunai Rp 5.000.000,- + ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD
* Pemenang II – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* Pemenang III – Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* 5 (lima) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* 15 (lima belas) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Bingkisan dari PT ROHTO + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* 50 (lima puluh) Pemenang Karya Favorit masing-masing mendapat Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* Sekolah Pemenang I, II dan III berhak mendapat 1(satu) Unit TV

Kategori C (Mahasiswa/Guru/Umum)

* Pemenang I – Uang Tunai Rp 7.000.000,- + ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD
* Pemenang II – Uang Tunai Rp 6.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* Pemenang III – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* 5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.500.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* 20 (dua puluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Bingkisan dariPT ROHTO + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
* 200 (dua ratus) Pemenang Karya Favorit masing-masing mendapat Piagam ROHTO-MENTHOLATUM

Seluruh pemenang mendapat Antologi LMCR-2011 dan Buku TELAGA INSPIRASI MENULIS FIKSI karya Naning Pranoto

15 April 2011

maling vs ayat kursi

cerita ini terjadi sekitar tanggal 18 oktober 2010. dan udah pernah di posting di fb.


malam minggu nan syahdu, ketika semua insan dirumahku tertidur lelap. ternyata seorang MALING telah beraksi!!!

alhasil ummi qu yang baru menyadari kejadian itu subuh. langsung histeris ketika melihat jendela dapur terbuka dan ada bekas congkelan.



maka heboh lah ummi ku membangunkan seisi rumah. yang pertama di bangunin pasti sang suami tercinta yang kebetulan malam itu tidur di kamar belakang (pisah ranjang) karna dikamar ummi si adek ngompoL ( buya gak tahan baunya geto ^_^).



setelah ummi bangunkan buya dengan gaya orang mau tsunami, selanjutnya bangunin aku denagn gaya ada maling ( ya emang beneran).



"cha... cha...!!! bangun ca!!!! rumah kita masuk maling!!!"



apa reaksiku?



"hah? kapan?" dengan pasang tampang ngantuk berat.



" ya tadi mlam lah....!!!!" jawab ummi geram.



barulah aku sadar sepenuhnya. aku pun melangkah keluar kamar, buya sedang melihat-lihat jendela dapur yang terbuka. ku pikir, maling masuk ngambil apa ya?



"astaga. honda mi?" tanyaku



"ada tu" jawabnya santai



"komputer?"



"ada juga"



"loh? jadi yag di ambil apa dong?



ya gak ada..



langsung terpikir olehku. maling iseng masuk rumah ku mau ngambil apa coba?

perlu sodara-sodara ketahui, rumahku gak kayak rumah kebanyakan orang. dari luar aja diliat orang udah gak napsu buat maling. lha wong belum selesai di bangun.

ciri-ciri nya kira-kira seperti ini ;

1. belum selesai, masih lantai kasar (belum dikeramik)

2. jendela model zaman dulu yang orang betawi biasa pakai itu loh... yang ada 4 daun, kalu pagi di buka lebar-lebar. hua....

3. jendela gak pake terali ( gampang banget tu maling masuk)

4. ini yang paling penting, dirumah ku gak ada barang berharga. seperti TV, KULKAS, MESIN CUCI, Ricecooker (bnr g ya tulisannya?), atau barang berharga lainnya kayak di rumah2 normal lainnya. yang ada ya barang yang benar2 di butuhkan. ky motor, komputer, (itupun kompi udah butut banget... alhamdulilah sekarang lagi mati suri, belum ada dana buat operasi. heheh untung sang pengganti udah ada. alhamdulillah...)



nah. apa coba yang di incer ma maling???

HP 2 biji di meja juga kagak di ambil? (emang sih HP nya tahun jebot banget, yag punya ummi motorolla yang udah pentes masuk museum, bayangin aja HP yang blm ada fasilitas warna n speaker. ck...ck...)

yang 1 lagi HP adek ku buat nlp minta jemput antar. HP SMART seharga 80 ribuan ( suer loh garganya!).



2 HP Butut iutu mungkin gak di ambil karna mungkin maling nya gak nafsu liat HP murahan, hehehe,,, buktinya tuh HP udah di timang-timang ma maling, tali mainan nya di gulung2 gitu. tapi alhamdulillah ya robbb, si maling kagak nafsu buat ngembat.



oa, motor juga udah hampir di embat tuh, tapi lagi-lagi gak tau kenapa, tu maling gak jadi bawa motor yang sehari-hari nemeni aku kuliah. padahal kuncinya udah nyantol di stang!!! padahal sebelmnya ad di meja. kunci motor 1 nya lagi juga ada di meja. bersama 2 HP BUTUT, Tapi si maling yang lumayan sial malam itu gak ngambil. malah keluar lewat jendela depan ( jendela berhadapan dengan motor). so. si maling masuk dari belakang, keluar lewat depan. hahay... maling pake seni juga ya?



nah,,, yg aku takutin (yg alhamdulilah gak kejadian)

kalo dia masuk kamar ku, dan buka lemari baju, alamak.... baru 1 minggu tu umur laptop...

untung ja lemari aku kunci dan kuncinya aku telen! eh salah ding, di simpen gitu maksudnya.

tapi kata buya, mungkin si maling udah ngintip kamar aku, soalnya di balik jemdela kamar ada tempat sepatu yang letaknya udah pindah, mungkin buat manjat. haiyaampyun.... untung aku tudur pake baju sopan,, mana lampu lupa aku matiin. dasar maling....



apa hubungannya denga ayat kursi?



usut punya usut, ummi ku baca ayat kursi dulu berkali-kali sebelum tidur. waktu ngunci pintu dan jendela juga baca ayat kursi.kalo aku sih kadang baca kadang nggak, hehehe.. soalnya kalo udah ngantuk, si mata gak bisa di ajak kompromi. tapi insyaallah untuk selanjutnya aku akan amalkan rutin!.



nah.. (dr tadi nah terus ya??) mungkin ayat kursi itu lah yang bikin si maling iseng bingung mau ngambil apa. sekaligus bingung dan grogi. hehe.. alhamdulillah.... maha besar engkau ya allah.....



so, sodara-sodara, silahkan amalkan ayat kursi sebelum tidur. dijamin maknyos buat ngusir nyamuk.!!! eh ngusir maling maksudnya....^_^

10 April 2011

Proyek Antologi "Asiknya Menulis" Writing Revolution 04

SEMANGKA pagi semua.



Bismillahirrahmanirrahiim....



Assalamu'alaikum warrahmatullah wabarakatuh.



Teriring salam sejahtera dan terangkai bait-bait terindah di ruang maya.





Saudara dan saudariku yang senatiasa dalam naungan kasih sayang Allah SWT.

Seperti yang sudah di diskusikan tadi malam, bahwa kita bersama akan menerbitkan buku Antologi WR 04 yang bertemakan ‘ASIKNYA MENULIS’. Semoga nantinya buku ini akan bermanfaat buat penulisnya dan juga pembacanya. Dalam proyek ini kita sama masih sama-sama belajar. Jadi mohon kerja samanya yang baik. Bila ada permasalahan mari kita pecahkan sama-sama melalui WR 04 ini. Jangan segan-segan bertanya atau menegur bila tidak mengerti dan ada yang ganjal dalam proyek kita ini.



Di dalam antologi ini kita buat sebuah Cerita bertema “Asiknya Menulis”. Bisa berbentuk prosa dan puisi. Didalmnya bisa menceritakan seseorang yang asik menulis dan yang membacanya jadi terinspirasi untuk menulis atau yang lainnya asalkan tetap di lingkungan ‘ASIKNYA MENULIS’. Insyaallah kita akan menerbitkan 35 KARYA TERBAIK dengan cara self publishing di Leutika Prio.



• Adapun ketentuan adalah sebagai berikut :

1. Panjang karya maksimal 3 halaman bertema asyik menulis. Diketik dalam Times New Roman 12, spasi 1,5. Halaman A4, marjin standar (Margin (garis): atas, bawah, samping kiri dan kanan (semua sisi 3 cm)). Sertakan juga nomor halaman.



2. Sehubungan dengan datangnya hari kartini, hari pendidikan nasional dan hari kebangkitan nasional, kami memutuskan untuk mewajibkan seluruh peserta melampirkan puisi buatannya. Puisi ini untuk mengenng jasa-jasa pahlawan yang telah gugur. Puisi maksimal satu halaman bertemakan pahlawan/pendidikan/emansipasi. Nanti akan dipilih 10 puisi untuk masuk dalam buku antologi bersana 35 karya yang terpilih.



3. Setiap puisi diberi keterangan di dedikasikan untuk siapa. Cot: Dedikasi Kepada: Bung Tomo, RA Kartini, Cut Nyak Din, Budi Utomo, Hasanudin dll.



4. Setiap pengirim naskah membayar iuran Rp.15.000. Iuran ini untuk menerbitkan buku kita secara self publishing di Leutika Prio. Dan jika ada sisa ataupun royalti akan kami tabung untuk keperluan even WR 04 selanjutnya.



5. Bahasa yang di gunakan bahasa Indonesia EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).



6. Naskah dan bukti pembayaran dikirimkan ke email oktavianaa@yahoo.com dikirim dalam bentuk attachment (bukan ditulis di badan email) dengan menulis subyek: ‘AM_JUDUL CERPEN_Nama Akun FB’. Contoh : AM_Gila nulis_Risah Icha Azzahra.



7. Menyertakan biodata narasi meliputi nama lengkap, no anggota WR, nama akun fb, email, prestasi penulis (jika ada) dan nomor HP di akhir tulisan maksimal 300 karakter.



8. Pembayaran melalui rekening BNI 0185412479 atas nama Oktaviana Muharromah. Bisa juga melalui sms bangking ke no 085219391611.





• Persyaratan



1. Terdaftar sebagai anggota Writing Revolution angkatan IV.

2. Karya sendiri bukan saduran atau terjemahan.

3. Belum pernah diikutkan dalam lomba.

4. Hanya boleh mengirim 1 naskah terbaik.



• Yang masi bingung bisa menghubungi:



1. Email oktavianaa@yahoo.com dan 085219391611 (Anna)

2. Email kayla.firly@gmail.com (Lily)

3. 085664475048 (Risah)



• Penilaian :

1. Kekuatan pesan\makna.

2. Karakter penokohan.



• Lain-lain

1. PJ adalah mbak Hylla Shane Gerhana.

2. Endorsement belum, insya allah oleh pak pung kita: Joni Lis Efendi.

3. Akan dipilih 35 karya cerpen dan 10 puisi terbaik.

4. Deadline 30 april pukul 00.00

5. Naskah terbaik 1,2,3 akan mendapatkan bingkisan beruba buku dan pulsa.



Maksimal naskah 5 halaman meliputi 3 halaman karya, 1 halaman puisi dan 1 halaman biodata narasi.



Demikian pemberitahuan untuk menulis kisah sejati yang mengispiransi ini saya sampaikan, semoga terjalin kerjasama yang baik di antara kita semua. Dan semoga semangat dari kita untuk berkarya menjadi amal yang mendapatkan ganjaran setimpal dari Allah Sang Penguasa Semesta.





Meski hanya lewat aksara

Berkaryalah

Biarlah semua mendengar

Apa yang terpendam dalam setiap matamu terpancar



Jazakumullah khairan katsiran



Tertanda,

Pejabat WR 04



SEMANGGI…!

03 April 2011

RPP MATEMATIKA KLS VI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Sekolah : SD Negeri 047 Bukitraya
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VI/ 2
Pertemuan Ke : 1-2
Alokasi Waktu : 5 x 35 menit

A. Standar Kompetensi :
6. Menggunakan sistem koordinat dalam pemecahan masalah

B. Kompetensi Dasar
6.1 Membuat denah letak benda

C. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat :
Menggambar letak benda secara sederhana

D. Materi Ajar
Sistem koordinat

E. Metode Pembelajaran
Tanya Jawab, Ekspositori, Latihan

F. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke 1-2
 Kegiatan awal
- Apresepsi
- Memberikan motivasi dan semangat dengan permainan atau cerita pendek.
 Kegiatan Inti
- Membahas permasalahan sehari-hari yang berhubungan dengan letak sebuah benda
- Melakukan percobaan dan observasi terhadap letak beberapa benda dengan bantuan software komputer
- Melakukan diskusi dan latihan dengan fasilitas soal-soal
 Kegiatan Akhir
- Meriview kembali mengenai materi yang telah disampaikan, memberikan pekerjaan rumah dan memberi tugas membaca materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.

G. Alat/Bahan dan Sumber Belajar
 Buku Pelajaran Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas 6 M.Khafid, Sutati Erlangga.
 Matematika SD untuk Kelas VI Zaini.M.Sani dan Siti.M.Amin 6 B Esis
 Matematika Progesif Teks Utama SD Kelas 6 Munawati Fitriyah Widya Utama
 Soft ware komputer

H. Penilaian
Indikator Pencapaian
Kompetensi Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Instrumen/ Soal
o Menggambar letak benda secara sederhana
o Tugas Individu
Isian dan uraian
o Buatlah denah rumahmu beserta lingkungan satu RT di sekitarmu!
Format Kriteria Penilaian
 PRODUK ( HASIL DISKUSI )
No. Aspek Kriteria Skor
1. Konsep * semua benar
* sebagian besar benar
* sebagian kecil benar
* semua salah 4
3
2
1
PERFORMANSI
No. Aspek Kriteria Skor
1.



2. Pengetahuan



Sikap * Pengetahuan
* kadang-kadang Pengetahuan
* tidak Pengetahuan

* Sikap
* kadang-kadang Sikap
* tidak Sikap 4
2
1

4
2
1
Lembar Penilaian
No Nama Siswa Performan Produk Jumlah Skor Nilai
Pengetahuan Sikap
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Mengetahui,
Kepala Sekolah



Drs. H. MARTIUS
NIP . 195208121974021001 Pekanbaru, Januari 2011
Guru Kelas



YUNIZAL
NIP . 195906281981122001
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Sekolah : SD Negeri 047 Bukitraya
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VI/ 2
Pertemuan Ke : 1-2
Alokasi Waktu : 5 x 35 menit

A. Standar Kompetensi :
6. Menggunakan sistem koordinat dalam pemecahan masalah

B. Kompetensi Dasar
6.2 Mengenal koordinat posisi sebuah benda

C. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat :
 Membaca denah gambar
 Menentukan letak benda dari denah yang ditentukan

D. Materi Ajar
Sistem koordinat

E. Metode Pembelajaran
Tanya Jawab, Ekspositori, Latihan

F. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke 1-2
 Kegiatan awal
- Apresepsi/ Motivasi
- Mengulang sedikit materi tentang membuat denah letak benda
 Kegiatan Inti
- Melakukan diskusi dan tanya jawab untuk menentukan letak sebuah benda dari denah yang ditentukan
- Melakukan diskusi dan latihan dengan fasilitas soal-soal
 Kegiatan Akhir
- Meriview kembali mengenai materi yang telah disampaikan, memberikan pekerjaan rumah dan memberi tugas membaca materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.

G. Alat/Bahan dan Sumber Belajar
 Buku Pelajaran Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas 6 M.Khafid, Sutati Erlangga.
 Matematika SD untuk Kelas VI Zaini.M.Sani dan Siti.M.Amin 6 B Esis
 Matematika Progesif Teks Utama SD Kelas 6 Munawati Fitriyah Widya Utama
 Kertas berpetak
H. Penilaian
Indikator Pencapaian
Kompetensi Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Instrumen/ Soal
o Menggambar letak benda secara sederhana
o Tugas Individu

Isian dan uraian
o Perhatikan gambar denah berikut!
a. Rumah diatas menghadap ke arah ….
b. Ruang tamu terletak … ruang tidur utama
c. Kamar mandi terletak … ruang tidur anak
d. Ruang tidur terletak … naman


Format Kriteria Penilaian
 PRODUK ( HASIL DISKUSI )
No. Aspek Kriteria Skor
1. Konsep * semua benar
* sebagian besar benar
* sebagian kecil benar
* semua salah
4
3
2
1






 PERFORMANSI
No. Aspek Kriteria Skor
1.



2. Pengetahuan



Sikap * Pengetahuan
* kadang-kadang Pengetahuan
* tidak Pengetahuan

* Sikap
* kadang-kadang Sikap
* tidak Sikap 4
2
1

4
2
1

Lembar Penilaian
No Nama Siswa Performan Produk Jumlah Skor Nilai
Pengetahuan Sikap
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

CATATAN :
Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10.
 Untuk siswa yang tidak memenuhi syarat penilaian KKM maka diadakan Remedial.



Mengetahui,
Kepala Sekolah



Drs. H. MARTIUS
NIP . 195208121974021001 Pekanbaru, Januari 2011
Guru Kelas



YUNIZAL
NIP . 195906281981122001






















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Sekolah : SD Negeri 047 Bukitraya
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VI/ 2
Pertemuan Ke : 1-5
Alokasi Waktu : 10 x 35 menit

A. Standar Kompetensi :
6. Menggunakan sistem koordinat dalam pemecahan masalah

B. Kompetensi Dasar
6.3 Menentukan posisi titik dalam sistem koordinasi Kartesius

C. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat :
 Menentukan letak titik pada sistem koordinat
 Menentukan pencerminan pada koordinat kartesius
 Menggambar bangun datar pada bidang koordinat

D. Materi Ajar
Sistem koordinat

E. Metode Pembelajaran
Tanya Jawab, diskusi, Ekspositori, Latihan

F. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke 1-5
 Kegiatan awal
- Apresepsi/ Motivasi
- Games yang berhubungan tentang letak titik.
 Kegiatan Inti
- Melakukan diskusi dan memecahkan permasalahan sehari-hari yang berhubungan dengan letak titik pada sistem koordinat
- Menentukan letak titik pada sistem koordinat
- Menggambar bangun datar pada bidang koordinat
 Kegiatan Akhir
- Merefleksi materi yang telah disampaikan, memberikan pekerjaan rumah dan menginformasikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.

G. Alat/Bahan dan Sumber Belajar
 Buku Pelajaran Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas 6 M.Khafid, Sutati Erlangga.
 Matematika SD untuk Kelas VI Zaini.M.Sani dan Siti.M.Amin 6 B Esis
 Matematika Progesif Teks Utama SD Kelas 6 Munawati Fitriyah Widya Utama
 Kertas berpetak
 Games

H. Penilaian
Indikator Pencapaian
Kompetensi Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Instrumen/ Soal
o Menentukan letak titik pada sistem koordinat
o Menentukan pencerminan pada koordinat kartesius
o Menggambar bangun datar pada bidang koordinat o Tugas Individu

Isian dan uraian
o Koordinat titik P (4,6) bila dicerminkan terhadap sumbu Y menjadi …
o Gambarlah letak benda pada ceritra berikut!
o Bintang kuning menyala dengan terang di langit pada koordinat (5,8). Didekat bintang kuning, bintang merah menyala redup pada koordinat (4,7). Pada koordinat (-2,3) bintang biru terlihat lebih terang dari bintang-bintang disekitar.
o dst

Format Kriteria Penilaian
 PRODUK ( HASIL DISKUSI )
No. Aspek Kriteria Skor
1. Konsep * semua benar
* sebagian besar benar
* sebagian kecil benar
* semua salah
4
3
2
1
 PERFORMANSI
No. Aspek Kriteria Skor
1.



2. Pengetahuan



Sikap * Pengetahuan
* kadang-kadang Pengetahuan
* tidak Pengetahuan

* Sikap
* kadang-kadang Sikap
* tidak Sikap 4
2
1

4
2
1

Lembar Penilaian
No Nama Siswa Performan Produk Jumlah Skor Nilai
Pengetahuan Sikap
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

CATATAN :
Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10.
 Untuk siswa yang tidak memenuhi syarat penilaian KKM maka diadakan Remedial.

Mengetahui,
Kepala Sekolah



Drs. H. MARTIUS
NIP . 195208121974021001 Pekanbaru, Januari 2011
Guru Kelas



YUNIZAL
NIP . 195906281981122001