30 Agustus 2013

Tentang sahabat #2


#Tentang sahabat part #1 ada disini
 
Sebenarnya banyak sahabat-sabat yang pengen aku tulis di blog tercintah ini. tapi belum ada kesempatan. Sekarang kita bahasa aja seorang sahabat yang baru saja ulangtahun ini.  anggap aja postingan ini sebagai kado ulangtahun paling nggak modal sedunia. (jangan-jangan bisa masuk rekor MURI segala)

Kenalkan, Namanya Leyla. Lengkapnya Leyla Nouril Qolbi. Cantik ya namanya? Orangnya juga cantik. Sayang nya dia nggak nyadar dia itu cantik.
 
liat aja tuh jilbabnya -___-
 #sebelumnya dia pernah masuk dalam ceritaku hari ini di Radio Gress FM dan 

Kami kenal di semester 4 dikampus, karna satu kelas. Awalnya kami dekat karna sama-sama ngefans sama David Archuleta. Leyla memang fans fanatiknya archie. Dia bakal histeris apapun tentang archie, dia beli kaset-kaset versi originalnya, sedangkan aku download yang bajakannya. Dia tau lirik dari buku photoshot khusus, aku fotocopiannya. Hahaha. Kami juga nyambung dalam berbagai hal, baik itu musik, film dan selera lainnya yang hampir sama.
Leyla dan koleksi Archie nya
Dikelas kami cukup dekat, selalu ada dalam kelompok yang sama, ngerjain tugas bareng, contek-contekan waktu ada kuis, saling bertanya info dan tugas-tugas kuliah dan pergi hangout bareng. Kadang-kadang juga curhat, dari soal cinta sampai soal keluarga. Tapi baru sekarang aku sadari kalau kami curhat Cuma satu arah. Aku yang banyak cerita sama dia dan aku sama sekali nggak tau apa-apa tentang dia. soalnya setiap kami ketemu selalu dia yang nanya kabar aku, tanpa sempat aku bertanya balik. how dare I’m. Tapi, siapapun yang dekat sama aku, pernah bareng-bareng. Aku anggap dia sahabat. Nggak peduli dia anggap aku gimana. bodo amat, emang gue pikirin. hihihi

            Semester 6 kami terpisah lagi, karna ambil konsentrasi. Aku ambil matematika, soalnya dulu waktu SNMPTN ambil matematika tapi nggak jebol, duduk di kelas konsen Mtk jadilah.. muehehe. Sedangkan Leyla dan beberapa orang teman geng cekernya ambil konsen IPS.  Katanya nggak mau susah.

            Sebenarnya aku nggak begitu dekat sama dia sampai sekarang, kami Cuma dekat disaat-saat tertentu kalau kebetulan ketemu. Disitulah kami berbagi cerita seolah dari sinar mata kami bertanya “How’s your life”. Aku bukan orang yang paling dekat sama dia karna dia juga punya teman-teman yang lebih dekat. bahkan bisa dibilang sebuah geng. Tapi bukan gangster  apalagi geng motor. Aku kadang iri sama Leyla dan gengnya. Dari awal kuliah sampe udah selesai skripsi masih tetap dekat. teman-temanku? One by one they were disappear  -____-


Makanya aku selalu ngerasa kesepian. kadang aku Kemana-mana sendiri. Ada sih beberapa teman yang tetap setia sampai akhir perjuangan (kapan-kapan bakalan aku ceritain disini juga) tapi bukan teman pertamaku dikampus. Jadi kalau aku ketemu Leyla sedang berada di geng nya, terucap dalam hati “How lucky you are”. Dia masih punya banyak teman yang setia. Kalo nggak salah namanya Gank Ceker. Dan yang paling setia sampai sekarang aku lihat ada Maya dan Pia. Mereka kemana-mana bertiga. Udah kayak 3 biadadari ajah. Sayang aja muka nggak mendukung #ampun woyyy…

So, karna kadang-kadang aku ketemu Leyla dan selalu aja ketemu. Aku ikut gabung dengan gengnya. Kayak acara kemaren. Mereka ngomongin mau makan-makan di traktir Leyla. 

“Woyy.. aku dengarr…..” kataku dengan nada mengancam. Mereka bisik-bisik tapi aku dengar.
“Yaudah kau ikut aja, Sah. Tapi minumnya air putih ya”. Leyla akhirnya memutuskan.
Glek..!
“Iya, Sa. Untung adek aku nggak ikut, jadi jatahnya bisa dikasi sama kau. Kebetulan aja ko lagi disini. Bersyukur lah kau dapat traktir dadakan.” Pia berceramah. #Aku langsung sujud syukur.

Jadilah kami berbondong-bondong makan bakso di Bakso Ronggo (orang Pekanbaru pasti tau tempat yang satu ini) dibayarin sama Leyla. Yeaaaayy… thanks lelekkk…. :p

            Waktu makan bakso itulah aku baru benar-benar sadar, ternyata selama ini aku nggak tau apa-apa tentang Leyla. Banyak hal yang terjadi sama dia tapi aku nggak tau. Padahal kalau kebetulan ketemu dia selalu nanya gimana kabar aku, bahkan kabar keluarga aku., gimana si “Anu”, gimana si tukang PHP, Gimana kabar cinta, gimana perkembangannya. #padahal nggak ada perkembangan apa-apa. Masih jomblo aja -___-

            Selama yang aku tau Leyla belum pernah tersangkut cinta. Dia belum pernah jatuh cinta selain sama David Archuleta nya yang lagi “cuti” jadi artis selama 2 tahun. aku kira dia sepolos tampangnya. Ternyata dia juga punya cerita cinta, dan aku nggak tau apa-apa soal itu. masihkan aku layak disebut sebagai sahabat, bahkan teman sekalipun?

Tapi…. Semoga aja aku tetap dapat tempat sebagai sahabat dihatinya. Walaupun kita sekarang udah jauh, aku tetap merasa nyaman waktu ketemu dia. perasaan yang sama waktu pertama ketemu dan ngomongin soal Archie. Setiap ketemu dia aku tu rasanya pengen numpahin semuanya, ngerasa kalo dia kuat dan aku lemah, ngerasa kalo dia punya tempat yang nyaman dan aku bisa numpang istirahat disana. rasanya pengen meluk dia, pengennya dia selalu ada didekat aku. Entah, kayaknya dia punya magnet yang bisa bikin orang nyaman didekat dia.

Waduh, udah kepanjangan aja nih cuap-cuapnya.
Okey, the las but not least. Aku mau ngucapin…



LEYLA NOURIL QOLBI



semoga cepat dapat kerja yang sesuai, semoga cepat dapat jodoh yang baik, , semoga rezekimu berlipah setelah traktir kami, semoga kita selalu bersahabat (ataupun berteman), kini, nanti dan sampai tua nanti. dan semoga Allah memberkahimu dengan kasih sayang 

Maya, Leyla, Pia. mereka selalu setia kemana-mana bareng.
 
nggak apa-apa aku nggak kebagian kuenya, yang penting udah di traktir bakso :p

semester 4. foto-foto untuk album kelas.
Semester  8. Leyla dan geng PPL nya. aku nebeng :p
     
waktu antrian mau nonton gratis di 21.    

22 Agustus 2013

Carito Baliak Kampuang



Sebagai orang minang, sebenarnya aku udah durhaka banget sama kampung. Udah bertahun-tahun nggak pernah pulang kampung. Pulang kampung besar-besaran itu waktu aku kelas 1 Aliyah. Gila! Udah 7 tahun yang lalu! Padahal kalau dari pekanbaru, Sumatra barat itu masih terjangkau dan tergolong dekat. malah ada beberapa temen2 kuliah yang nekat ke sumbar pake motor!

Dan akhirnya kemaren (udah seminggu yang lalu) tanggal 7 Agstus kami para cucu nenek yang kece berangkat ke kampung nenek. Di Kampuang Bendang. Sungai Sariak, Pariaman, Sumatra Barat.

Sebenarnya nenekku sehari-harinya  tinggal di Pekanbaru sejak nenek menikah dan melahirkan anak-anaknya. Jadi semua anak nenek lahirnya di Pekanbaru dan hanya sesekali pulang kampung. Tapi karna rumah pusakanya di kampung kemaren ikut terkena efek gempa (masih ingat kan berita gempa di sumbar?) jadilah nenek merenovasi rumah itu. selesai di renovasi nenek malah berinisiatif tinggal di kampung aja, dengan rumah sederhana dan serba kekurangan. meninggalkan pekanbaru dan anak cucunya. Kata nenek, di kampung lebih tenang, hati bahagia. Mungkin nenek udah terlalu sumpek dengan Pekanbaru. Setiap ada tamu yang datang ke rumah mungil itu matanya menyipit, kenapa nenek mau tinggal di rumah kecil ini. nenek selalu jawab : inilah gubuk bahagia nenek #eaakk

Karna rumah ini dulunya di tinggalkan kosong dan baru selesai di renovasi, nggak ada barang apa-apa. Yang ada Cuma lemari tua yang usang, ranjang besi ala zaman belanda dan beberapa piring dan gelas yang dibeli nenek secukupnya. Bener2 secukupnya karna piring dan gelas itu bisa di hitung pake jari. Alat-alat masak pun terbatas. Nenek bener2 hidup seadanya dikampung, tapi nenek bahagia, ya sudahlah biarkan dia bahagia. 
Di depan Gubuk Bahagia nenek. nenek yang paling tengah pake jilbab hitam

Sumur timba
Di kampung masih ada yang namanya sumur timba. Belum ada mesin air nya, terpaksa kami nimba air sebelum mandi. Awalnya cici, adik sepupu aku yang mencoba nimbi air. FYI timba nya nggak pake katrol, tapi Cuma sebuah ember yang dikasi tali. Tali itu nanti yang kita tarik ke atas. Keliatannya gampang, tapi setelah adik-adik aku mencoba nggak ada yang berhasil.. Sesulit itukah? Aku pun turun tangan. Dengan noraknya kami pun berkumpul di kamar mandi yang sempit.  Aku coba menurunkan ember, sampai di dalam sumur, airnya nggak masuk masuk ke dalam ember. Ku coba mengguncang-guncangkan tali itu, tapi embernya tetap tergolek mesra di atas air tanpa ada air yang masuk. Berkali-kali kucoba nggak berhasil. Aku menambah tenaga menggoncangkan tali itu sampai air sumur keruh, semua jadi heboh antara memberhentikan aksiku dan menyuruhku lanjut. Dan akhirnya.. tetap nggak berhasil. Ternyata nimba air memang sulit sodara-sodara! Haha. Sampai akhirnya nenek yang turun tangan dan dengan sekali goncang, dengan mudahnya air itu masuk ke ember. 

Untungnya di sebelah rumah nenek ada rumah kakaknya nenek yang juga tinggal sendirian. Anak-anaknya berserakan merantau di mana-mana, ada yang di Jakarta, bandung, medan dan Pekanbaru. Tapi rumahnya cukup besar dengan fasilitas lengkap. Jadilah kami numpang mandi, numpang bobok, numpang nonton TV sampai numpang ngecas HP disana.

Besoknya, tante aku yang ku panggil Bu is langsung membelikan mesin dap supaya nenek nggak capek2 nimba air lagi. Mesin itu langsung di pasang sama Om Ewo. Suaminya bu is. Kami pun tersenyum gembira.

Jalan-Jalan
Selain silaturahmi ke rumah saudara-saudara, kami juga jalan-jalan. Trip pertama kami adalah pantai sabalah yang ada di kota padang. Pantai ini letaknya di belakang rumah saudara yang ada di padang. Waktu para orangtua-tua asyik bercengkrama dan nostalgia, kami yang unyu-unyu (masi aja ngaku muda) melarikan diri kepantai. dan langsung foto-foto. ini salah satu pose alay gue. wkwkkw


Pantainya sepi banget karna masih suasana lebaran (Hari raya pertama)

Karna kami kelamaan di pantai, dan rombongan harus berangkat lagi ke rumah saudara yang lain, jadilah kami dijemput kepantai. Naasnya, mobil sempat pula terpuruk.

Besok Sorenya, kami ke padang lagi. Kami pun ke pantai padang dengan misi menonton indahnya sunset. Sampai di pantai padang sekitar jam 3 sore manusia udah ramai banget. Ada yang main layang-layang, ada yang main di deburan ombak ada juga yang Cuma duduk-duduk.langsung deh kami jeprat-jepret di pantai ke 2 ini.

AWESOMEE......!!

kapan yaaa...............?

bersama keluarga itu indah

kenalin, adik sepupu aku. Maysi alias Cici. jomblo, kelas 2 SMA

engaakk... bukan.. bukan si cewek cantik itu yang nyupir.. gaya doang

Tapi karna kami harus cepat-cepat ke rumah nenek di padang yang kami panggil Nenek Padang (Adiknya nenekku) jadi kami nggak sempat melihat sunsetnya. Aku Cuma bisa mengkap awan yang indah banget sore itu..


hari yang cukup melelahkan, masih ada 2 hari lagi perjalanan kami di sumbar..

To be continued…..

01 Agustus 2013

5 in 1 Blogger Bertuah


Jadi ceritanya hari jumat kemaren (26 Juli 2013) Blogger Bertuah ngadain acara buka bersama alias BUBAR.
Hah? Apaan? Udah lama banget! Bassiiiiiiiiii………….
Ya udah angetin lagi. :p

Sebenarnya pas pulang dari acara pengen langsung certain di blog. Tapi fotonya belum ada. Seperti yang Vina, Iva dan Yogi bilang. NO pict = HOAX.

Jadilah aku tunggu para fotografer blogger bertuah upload fotonya di grup. Setelah proses menunggu dengan sabar.. ternyata hasilnya mengecewakan..

Kenapa?? Karna nggak ada muka aku di foto-fotonya  #aaaakk…… #nyobek2 baju Ihsan

Aku datang kesana dari jam 3 an. Padahal acara jam 5. Padahal bg kurnia (ketua) nyuruh datang pagi-pagi, padahal aku dari kampus panam, padahal rumah aku di kulim, padahal…… padahal……. #stop!

Padahal aku datang jam 3, tapi jam 3.30 bg kurnia sms :
“Risaa.. kok belum datang sih aduhhh…….”
Segitu rempongnya dia nyiapin acara sampe gue segede gaban bolak-balik di depannya dia nggak liat -__-

Padahal dalam suatu acara yg penting itu dokumentasi (menurut aku). Tapi karena aku liat udah banyak para fotografer2 yang kece du Bolgger Bertuah. Aku jadi nggak niat mau foto-foto. Nggak bawa camdig, nggak bawa handycam. atau Biarlah mereka paraa fotografer yang ngambil foto aku baik langsung maupun tidak langsung. Aku sibuk rempong urusan makanan.

Ternyataa.. oh ternytaaa.. aku ke PD an..  dari segitu banyaknya orang nenteng kamera canggih, nggak ada foto yang menangkap mukak aku -__-
Satu-satunya foto Cuma ini. itu pun tampak samping 

yg pake jilbab biru dongker itu adik aku, Sofi
=================Oke, cukup cerita soal foto================

Mau tau apa aja acara blogger bertuah kali ini?
Ada 5 acara dalam 1 waktu. 

1.        Buka Bersama Blogger Bertuah
Of course! Setiap acara pasti ada makan-makan. Tapi karna lagi puasa, jadi acara buka bersama deh. Asal tau aja. Bubar kali ini GRATIS..!! semua konsumsi di tanggung blogger Bertuah. Hasil patungan para para pengurusnya #semoga allah melimpahkan rizki pada para donator.

Semua yang hadir diperkirakan 100 orang. jadi kami persiapkan nasi kotak 100 biji. Ternyata yang hadir rummmeeee buanget. Jadi ada sebagian yang nggak kebagian nasi kotak. Jadinya di beliin nasi bungkus sama om Atta. Nggak apa2 deh ya. Kan sama-sama nasi. Muehehe.

Soal nasi nggak ribet. Yang ribet itu kue dan minuman. Bayangin aja untuk 100 orang lebih. Sedangkan cewek2 di blogger bertuah Cuma beberapa biji. Ada Vina, Aku, kak Wiwik dan tante Wina. Untunglah bg Ais Bawa pasukan. Jadi lumayan terbantu. #gumawo

foto d ambil dari pintu depan

foto di ambil dari pintu belakang
Sebelum berbuka juga ada tausiah yang di sampaikan seorang ustad. Tapi aku lupa kenalan jadi nggak tau namanya. Muehehe.



2.      Peresmian Rumah Blogger Riau
Acara yang nggak kalah penting juga adalah peresmian Rumah Blogger Riau (RBR). Rumah ini sudah di tempati kurang lebih sebulan yang lalu. Rumah yang cukup besar milik seorang polisi yang sedang bertugas di Kalimantan. Polisi baik hati itu bersedia rumahnya di tempati blogger bertuah. #Wowwwww,,, jadilah kami beramai-ramai membersihkan rumah yang sudah penuh semak belukar itu.
penampakan sebelum ditempati
Rumah Blogger Bertuah masa renovasi

waktu gotong royong. ada Pijan daann....... nggak tau -__-


 penampakan setelah di huni
Rencana mau gotong royong malah online, menikmati jaringan internet kencang dan gretongan



Yang meresmikan acara ini adalah Ahmad Syahrofi Kadis Kemenkominfo Provinsi Riau.  disaksikan para petinggi Telkom yang hari itu juga turut hadir. Bapak Gunung Pahala Simare mare (GM Telkom Ridar), bapak  Ening Susilo (Kepala Telkom Ridar), Bapak Tohang (Kepala Bagian Speedy), Manager Corporate Comunication Hadi Sucipto, General Manager (GM) ICT Sumbagteng Ahmad Wahyudi, GM SCC Sumbagteng Surya Rachman, Manager Branch Pekanbaru Ahmad Febyanto, Manager Network Support I Ketut Purbawa, Manager Network Operation Hasan Budiono, dan Manager SKA Sumbagteng Henry G Purba.
Para pengurus blogger bertuah, anggota, teman2 komunitas2 di Pekanbaru, anak panti asuhan AMANAH, Pak RT dan RW, dan Pemuda setempat, dll.




3.      Ketemu Komunitas2 Kece Di Pekanbaru
Selesai makan abis magrib. Ada acara ketemu komunitas dan bincang2 santai. Para petinggi-petinggi dan yang tua-tua udah pulang (maafkan saya pak) yang muda-muda dan perwakilan berbagai komunitas masuk ke dalam untuk ngombrol-ngombrol santai. Acara di pandu langsung oleh ketua.  Ada beberapa komunitas yang datang:
1.      KLPI (Komunitas Pengguna Linux Indonesia)
2.      Komunitas berbagi nasi
3.      KEB ( Kumpulan Emak blogger)
4.      FLP Pekanbaru
5.      Poster (Post Your Shutter).
6.      Riau Heritage
7.      Sapulidi
8.      Kepo (Komunitas Energy Positif)
9.      Stand Up Comedy Pekanbaru (nggak hadir)
10.   dll

Masing-masing perwakilan memperkenalkan komunitasnya dan Menjelaskan secara singkat profil komunitasnya. Aku manggut-manggut terus terkesima dengan komunitas2 yang ada di Pekanbaru ternyata banyak dan keren2. Pas manggut-manggut tiba-tiba aja di depan aku udah ada mic. Disuruh jadi perwakilan dari FLP. Mungkin bg Kurnia liat aku manggut2 karena aku mau ngomong. Padahal ennggggggaaaaaaakkkk…. Tapi karna semua mata sudah tertuju padaku. Jadilah aku ngomong terbata-bata.
“FLP itu.. a.. a .. ada.. adalaah… ko..ko..komunitass… ya..aa…yang…. de es te”

4.      Santunan Anak Panti Asuhan AMANAH
Tadinya aku pikir anak2 panti itu seumuran SMP ke bawah. Ternyata yang datang anak2 kelas 3 SMA. Ada juga anak kecil tapi cowok. Yang ceweknya pun cantik-cantik dan rapih. Yang menandakan mereka anak panti Cuma 1. Bajunya yang sama. Padahal aku bawa beberapa baju dan mukena untuk di sumbangkan. Nggak jadi deh dikasih.



5.      Instalasi Wifi.Id Di RBR #Apakah Ini Termasuk Acara?
Alhamdulillah ya, sesuatu banget. PT. TELKOM Riau Daratan mendukung kegiatan BLOGGER BERTUAH dengan memasang wifi.id di Rumah Blogger Bertuah. Kalo speedy udah ada dari dulu dan setiap anggota blogger bertuah bebas menggunakan aringan ini GRATIS!  Waktu acara selesai juga di bagikan 50 vaucher speedy #walaupun aku nggak kebagian, terimakasih Telkom

acara ini juga Diliput Bertuah TV dan Riau pos (padahal kebetulan aja orang Blogger Bertuah ada yang jadi wartawan  Riau Pos. hehehe)

bonuss... 
si saat yang lain udah ada yang  pada bubar, ada yang lanjutin makan, ada yang pedekate sama cewek-cewek, ada yang kenalan, ada yang tidur2an kekenyangan, ada yang mungut kue masukin tas. di saat itulah kami cuci piring. semua peralatan minjam punya tante Wina, Yayangnya Om Atta. bapak Blogger Riau. nggak mungkin ante Wina cuci piring sebanyak itu sendirian. jadilah dengan sotoy nya kami bawa ke rumahnya dan mulai cuci piring.. 
setengah jam kemudian, setelah 98% piring selesai dicuci... tercium bau super pel dari luar.
tante wina datang..
ternyata.. oh ternyata.. kami cuci piring pake super pel.... bukan pake sabun cuci piring. abis warnanya sama kayak sunlight like a diamond #pake nada Rihanna.. 
 

terpaksa cuci ulang.. -___-
Team Nyupir : Risa, Bayu, k Wiwik dan Sofi
gittu deh ceritanyaa...... SELAMAT ATAS PERESMIAN RUMAH BLOGGER RIAU. semoga rumah ini bisa menjadi tempat bernaung blogger2 di Riau dan Pekanbaru khususnya. bisa menjadi tempat berbagi pengalaman, ilmu, sharing dan menambah erat tali silaturahmi. semoga blogger bertuah makin semangat, kompak dan solid. 

#Terimakasih yang sudah baca semua sampai akhir. love you all.. keep Blogging :)

sumber foto :  Blogger Bertuah,