23 Desember 2013

A Journalist Wanna Be #Part 4 ; *Mengais berita bersama Leyla


cerita sebelumnya :

A journalist Wanna Be part #1
A journalist Wanna Be part #2
A journalist Wanna Be part #3

Minggu ini adalah minggu pertama aku liputan sendiri. Sebelumnya,seperti yang udah aku ceritain dipostingan yang Part #3, aku masih ngekor-ngekor ama reporter senior. Aku udah ngebuntutin kak Eza liputan di DPRD Kota, ngikutin bang Firman liputan di Gedung Walikota, Ikut Bu Martalena yang posnya ada di DPRD Provinsi dan terakhir ngikut kak Deby yang mengisi halaman berita bisnis. Jadi kami keluar masuk hotel kemaren.

Dan minggu ini saatnya aku ''dilepas'' untuk liputan sendiri. Pos aku adalah halaman bisnis. Hari senin kemaren aku ditugaskan ngeliput pameran-pameran yang ada di mall. Aku pun dengan PD nya jalan2 ke beberapa mall di Pekanbaru. Hasilnya nihil. Ga ada pameran atau apapun yang bisa aku angkat jadi berita. Yang ada duit aku abis buat parkir sana-sini #ngenes

Hari ini aku liputan lagi. Tapi kali ini aku nggak sendiri. Ada Leyla yang aku ajak. Soalnya dia pengen jadi wartawan juga di tempat aku, mungkin karna kau terlihat keren kali ya jadi wartawan #kibas poni. sebelum masukin lamaran dia pengen tau cara kerjanya gimana. Makanya dia ikut aku seharian. Eh enggak seharian ding, kami mulai start jam 12. Sambil nunggu Leyla, aku malah sempet numpang blogging dulu di Pustaka Soeman HS. Internetnya kenceng dan ruangannya adem.hehe..

Destinasi pertama kami adalah Ramayana pasar bawah. Target narasumber kali ini adalah pedagang emas. Mau nyari tau harga emas.
Setelah keliling2 nyari toko emas dan pilih-pilih tampang penjaga tokonya, kami dapat seorang bapak berjanggut yang kayaknya nggak mau diajak salaman.
Wawancara bentar dan pamit. Hal yang sama juga kami lakukan ditoko emas lain untuk memperkuat berita.
sesi wawancara dengan pedagang emas

22 Desember 2013

I'm Move On..! *Kenalan dengan Pustaka Soeman HS


Hai semua, apa kabarnya setelah terima raport? Nilainya bagus-bagus semua kan? Nah, dari pada liburannya bengong, mendingan dengerin aku cerita.

Dahulu kala, ketika loket terminal bus masih di pasar pagi jalan Nangka,  Bangunanku dulu sederhana. Aku sering galau dan  kesepian, tidak banyak orang yang mengenalku. Bahkan banyak orang yang tidak tau namaku. betapa menyedihkannya aku. Kemudian pemerintah Daerah Riau mulai melakukan pemugaran dan perbaikan. Sampai akhirnya tahun 2008 bagunan ku sudah cantik dan megah, bahkan wakil presiden Jusuf Kalla datang melihatku dan meresmikan aku. Sejak itu hidupku berubah. Aku move on…!!

Kini gedungku punya fasilitas lengkap. Seperti auditorium, bilik budaya melayu, atrium, ruang pertemuan, ruang Internet, Musholla, CafĂ©, kantin, Energy Corner (Chevron Library), Children Library, Meeting Room. Discussion Room, dan toilet mewah sekelas hotel berbintang 5.

Suasana lantai 2. Foto By Risah

21 Desember 2013

A Journalist Wanna Be #Part 3 ; *Liputan Pertamaku


postingan sebelumnya :
A journalist Wanna Be part #1
A journalist Wanna Be part #2


Hari kedua, aku datang ke kantor seperti biasa. Jam 9 pagi. Masih sempet aku tidur abis subuh (kebiasaan buruk yang belum bisa di tinggalin,hehe). Pak budi yang kemaren menilai tulisan aku bilang, aku udah bisa nulis berita, tapi kayaknya imajinasi aku dalam menulis fiksi masih kebawa-bawa. soalnya berita tentang helm kemaren aku karang-karang. hahaha. dan beritanya masih kurang 5W+1H nya. Pak Budi janji mau bimbing aku dalam menulis berita selanjutnya. makasih Pak. jadi terharu #tisu mana tisu

Hari ini Pak Budi menugaskan aku ikut reporter senior liputan di lapangan. Supaya aku bisa liat gimana proses kerja di lapangan . kemaren Pak ical sebagi Korlip (Koordinator Liputan) udah menghubungi Kak Eza. Salah satu wartawan senior yang pos nya ada di DPRD kota Pekanbaru. Kak Eza nyampe ke kantor jam 9.30. aku langsung kenalan dan ngobrol-ngobrol dikit sama beliau.

Kesan pertama aku liat Kak Eza, orangnya imut, agak galak (karna eyelinernya kali ya), cuek, , lincah, gesit dan serba cepat. Dan hampir semuanya benar. Tapi itu baru First jugde aku, dengerin dulu cerita selanjutnya ya. ^_-

Dari kantor,kami langsung ke posnya Kak Eza. Jadi setiap reporter itu ada pos dimana dia ditempatkan. Ada yang di pengadilan, tugasnya meliput kasus-kasus yang ada di sana, ada yang di DPRD Provinsi, ada di Rumah sakit, di Lapangan olahraga, di Pendidikan, Bisnis, dll. So, hari ini aku ngebuntutin Kak Eza ngeliput di DPRD kota. 
 

18 Desember 2013

PLN Lakukan Inspeksi, Ditemukan Pencurian Arus


PEKANBARU, DETIL- Inspeksi Kepala Cabang PLN Kota Pekanbaru yang dilakukan pada hari Rabu (11/12) menemukan adanya pencurian arus.  Lokasi penyimpangan penggunaan energi listrik ini di temukan di Komplek Nangka Raya Permai yang berada di Jalan Tuanku Tambusai. PLN langsung mengambil tindakan pemutusan. “Tidak ada tebang pilih dalam pemutusan, jika ditemukan ada penyimpangan akan kita proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” Tegas Agustian sebagai Kepala Cabang PLN Kota Pekanbaru. 
 
Saat di wawancarai, Agustian mengatakan bahwa ini bukan yang pertama kalinya PLN menemukan adanya pencurian arus. Dalam inspeksi sebelumnya ditemukan 21 kasus pencurian arus di kota pekanbaru. Akibat kasus ini, Kerugian PLN  di perkirakan mencapai 7,3 Milyar rupiah.  Angka tersebut dihitung berdasarkan temuan PLN dilapangan. Jika di rata-ratakan, pelanggan yang banyak melakukan pencurian arus adalah perumahan dan para pelaku bisnis seperti rumah toko. 

A Journalist Wanna Be #Part 2

*Hari Pertama  Jadi Wartawan Gadungan*

Seperti yang aku ceritakan kemaren, aku resmi jadi jurnalis yang magang di HARIAN DETIL. Koran lokal Riau. Hari pertama aku dikasi pembekalan sebentar di kantor dan setelah Pak Budi dan Pak Ical capek nyeramain aku, aku pun dapat tugas pertama dari Pak Budi.

Kamu liat helm itu?'' kata Pak Budi menunjuk sebuah helm yang ada di atas meja.

''Helm itu baru saya beli kemaren di toko AA jalan nangka. Harganya 150rb. Warnanya kamu liat sendiri kan. Dan itu helm SNI''

Aku masih bingung, ni bapak  kenapa jadi pamer helm sama aku..

16 Desember 2013

A Journalist Wanna Be



Helloowwww semuaaaa.. Gimana ngeblog nya? Tantangan ngeblog dr Emotional Flutter udah hari ke berapa, punya aku baru hari ke-2 udah di pause. Haha..

Aku mau cerita, sekarang status aku udah bukan pengacara lagi. Sekarang aku jadi jurnalis maa meenn... Iyakkkzz... Jadi wartawan..!
sumber gambar dari sini

Pegimane ceritanye tuh? Elu kan sarjana pendidikan, Ris..?!

Iya banyak pertanyaan itu aku terima, baik fb, sms, WA, sampe tetangga-tetangga aku yg nanya langsung. Entah emang banyk orang yang kepo di dunia ini atau aku yang terlanjur terkenal. #kibas poni

15 Desember 2013

Day 3 : 11 Playlist lagu di Handphone aku


Masi dalam rangka menyelesaikan misi tantangan 30 hari ngeblog dari koko Keven.ketika aku ubah playlist ke ode suffle, inilah lagu-lagu yang muncul.
  1. Love and girls by Girls Generation


Di postingan hari ke 2. Aku udah bilang kalo aku suka SNSD. Lagu ini adalah salah satu lagu yg sering aku repeat dan muncul waktu aku rubah ke mode suffle. Lagunya ngebeat dan bikin tambah semangat. Coba deh dengerin.