12 Maret 2014

I’m a announcer right now!



Huaaaahhh… udah lama banget nggak cerita di blog ku tercintah ini…. hasrat ngeblog udah menggebu-gebu, yang mau diceritain udah banyak banget di kepala, yang mau ditulis udah bikin nyesek di dada. Udah kebelet banget pengen ngeblog. Tapi waktu yang bikin semua itu jadi Fana #apasih bahasanya.. untung hari ini libur, semua sekolah di Pekanbaru di liburkan karna pekatnya Asap. Semua murid libur, tapi guru tetap ke sekolah. Iya, yang punya paru-paru Cuma murid kali ya…

Duh, Banyak banget yang mau aku certain, aku yang tadinya reporter halaman bisnis di Harian DETIL, sekarang aku kembali ke habitatku, jadi guru di salah satu SD Swasta begengsi #eaak.

Selain jadi guru aku juga jadi penyiar radio.

Yeaaaahhh…!!! Akhirnya hasrat dan keinginan yang menggebu-gebu sejak lulus sekolah untuk jadi penyiar, akhirnya kesampean jugaa… yeaaa… yeaaa… #loncat-loncat di kamar 

Sebetulnya dari dari dulu kala, waktu masih kuliah, aku pengen banget jadi penyiar lagi. Dulu waktu di sekolah aku juga jadi penyiar di Radio sekolah. Hampir 3 tahun aku siaran disana. Aku disibukkan dengan kegiatan On air maupun of air yang di selenggarakan Radio sekolahku. Namanya radio AN-Nur FM. Radio ini cukup terkenal di kota Bangkinang. Karna merupakan satu-satunya radio yang bernafaskan Islam. 

Cerita sedikit soal pengalaman disana, awalnya radio dibentuk. Ada sekitar 15 orang penyiar. Terdiri dari guru-guru yang agak gaul. (hihihi) dan murid-murid yang berminat jadi penyiar. Dan aku of course ada di deretan pertama nama-nama yang pengen ikut siaran. Secara, sesuatu yang berhubungan dengan radio aku exited banget. Apalagi jadi penyiarnya. Baca aja postinganku yangini dan yang ini. setelah sekitar beberapa bulan radio siaran suka-suka dengan 15 orang penyiar, Direktur nya (yang merupakan Guru di sekolahku) mengadakan pelatihan jurnalistik dan penyiaran. Semua siswa yang kira-kira berpotensi, ikut pelatihan ini selama 3 hari. Peserta kira-kira 50 atau 100 orang aku lupa deh. Yang akhirnya terpilihlah 4 orang sebagai penyiar tetap radio An-Nur. Alhamdulillah namaku masuk di dalamnya. Itu adalah hari paling membanggakan selama aku sekolah disana. Kami pun mulai di ajarin rule jadi penyiar yang sebenarnya. Kami di kasih program masing-masing, dan yang paling penting dapet honor!  Aku inget, uang honornya sempat aku belikan cincin emas gram dulu. Hehehe. Aku menjadi penyiar disana kurang lebih 2,5 tahun. lama yaaaa….

Nah, sewaktu kuliah aku pengen banget siaran lagi. Banyak radio-radio di pekanbaru yang aku minati. Cuman masih terbentur izin ortu. Ortuku itu keduanya fanatik. Waktu aku minta izin mau masukkan lamaran ke radio, langsung di ceramahin abis-abisan. Hadis-hadisnya semua keluar. Ada juga radio islami, namanya Radio Robbani FM, tapi studionya jauh banget dari rumahku, kalo pake motor sekitar 1 jam.  Aku pun mulai mengubur mimpiku untuk menjadi penyiar dan membangun mimpi lain. Menjadi penulis salah satunya. 

Wah udah kepanjangan aja nih ceritanya.. hihi..

Ikan teri ikan cucut, yuk lanjuuuttt….. 

 Nah, awalnya aku bisa jadi penyiar sekarang, adalah di mulai dari undangan untuk talkshow di radio green FM. Waktu itu, komunitasku, Blogger Bertuah diundang untuk share tentang komunitasnya di radio itu. seharunya yang ngisi adalah ketua atau datuk bertuah, atau pendiri komunitasnya, yang lebih tau. Sedangkan aku baru satu tahun gabung disana. Tapi, masalahnya, dan ini jadi keuntungan buat aku. Hari itu para pendiri, anggota dan ketua Blogger Bertuah lagi backpakeran ke TNTN (Taman Nasional Teso Nilo). Sekalian ngeliput untuk BERTUAH TV. Jadilah kami cewek-cewek yang nggak ikut pergi yang kebagian ngisi acara di radio green.
I Like all about radio
Risa and Cica. Blogger Bertuah Talkshow on Green Radio
Finally, aku dan Cica yang dateng kesana.. rekamannya udah aku edit dan cut lagu dan iklannya. Dan dengan noraknya udah aku posting di souncloud. Hahaha
Mau denger rekamannya. Boleh banget kepoin akun souncloud aku di sini.

Beberapa hari setelah talkshow di radio green itu, bg Putra, pengurus Blogger Bertuah nawarin untuk jadi penyiar freelance di radio Robbani. Kalau di dengar dari banyaknya iklan, Robbani adalah salah satu radio Islami yang paling besar di Pekanbaru. katanya lagi butuh penyiar. aku senangnya bukan main. Aku ngasih link rekaman talkshow di radio green kemaren. Eh ternyata dia malah udah denger dan udah dia rekam di HP nya. so, langsung aja hari sabtunya aku antar surat lamaran dan magang di Radio Robbani. Yang dulu tempatnya jauh, sekarang udah pindah studio. Jaraknya sekitar 20 menit dari rumahku. 

Bg putra, ternyata adalah penanggung jawab program di radio Robbani. dia juga ngajak beberapa member Blogger Bertuah lain buat jadi penyiar Freelance di Robbani. Kalau aku tau dari dulu, pasti aku udah ngefans sama dia. hihihihihi, yang langganan baca blog ku pasti tau lah ceritaku disini.
 
Karena aku udah kerja tetap di sekolah, Bg putra nawarin aku ngisi hari sabtu dan minggu, aku nya mau bangeeett… tapi lagi-lagi terbentur izin. Ortu Cuma ngasih izin hari sabtu. Itupun sampai jam 4 doang. Tapi it’s okey lah. Demi memenuhi hasrat siaran di radio. Beberapa jam seminggu pun jadi. Hari minggu aku masih bisa ikut agenda komunitas, masih bisa bantu-bantu ummi dirumah. Makasih bg Putra atas kesempatannya, Makasih Blogger Bertuah. Makasih Ummi dan Buya atas izinnya. Aku pun mulai menggali mimpiku untuk menjadi penyiar yang sudah pernah aku kubur dulu. ^_^

So, I am a announcer right now!

ruang siaran radio Robbani