26 Juli 2015

Travel to Raja Ampat. Piece of Paradise



Wamena-Biak-Sorong-Raja Ampat-Sorong-jayapura-wanokwari-wamena

Assalamualaikum wr wb…

Alhamdulillahirobbil alamin… sampe juga aku di Raja Ampat. Yang katanya surga dunia. Bersyukur banget bisa sampe di Raja Ampat. Dikasi Allah kesempatan untuk bisa melihat keindahannya yang luar biasa indahnya sampa-sampe kami speechless waktu menginjakkan kaki di tangga terakhir pulau pianemo. Melihat indahnya gugusan pulau-pulau dari atas. Untuk beberapa detik kami terdiam dan kemudian baru lah teriak-teriak kayak kesetanan seneng banget karena udah bisa sampe di Pianemo. The mini of wayag.

Karena banyak yang bertanya tentang perjalanan ke Raja Ampat. Dari biaya, destinasi, sampai cara hemat ke Raja Ampat. Jadi aku bakalan share disini perjuanganku bisa sampe di Raja Ampat. Ini Raja Ampat loh cuy nggak semua orang bisa kesini. Meskipun aku udah di Papua, teapi tetap aja ke Raja Ampat itu suatu hal yang mewah banget. Butuh waktu 3 hari perjalanan baru bisa sampe Raja Ampat.  Aku menulis ini bukan untuk pamer, tapi berharap cerita perjalanan ini bisa menginspirasi bagi yang ada niat pengen pergi ke Raja Ampat... 

03 Juli 2015

Hercules jatuh = terancam batal ke Raja Ampat

#postingan ini agak panjang, atur posisi Pewe dan siapkan cemilan anda :D

Jatuhnya pesawat Hercules milik TNI AU di Medan juga berdampak bagi kami rombongan yang bakal berangkat ke Raja Ampat.Aku dan 11 orang teman-teman SM3T lainnya berencana bakal bernagkat ke Raja Ampat tanggal 7 Juli 2015.Kami udah merencanankan jauh-jauh hari.Dan rencananya kami berangkat dengan menumpang dengan pesawat Hercules dari bandara Wamena ke bandara Biak. Dilanjutkan naik kapal PELNI dari Biak ke Sorong, dan dari Sorong ke Raja Ampat naik kapal yang di pandu dengan travel guide yang udah kami booking jauh-jauh hari. Aku memang nggak layak terlalu bersedih di bandingkan korban-korban pesawat Hercules yang jatuh di medan. Aku menulis potingan ini hanya untuk mengobati kegalauan.Bukankah Habibi juga mengobati galaunya dengan menulis?Aku tidak layak untuk terlalu bersedih karena korban Hercules yang jatuh lebih tagis nasibnya di banding kami yang hanya batal jalan-jalan ke Raja Ampat.Bahkan ada 2 orang adik tingkat di PGSD UR yang juga menumpang pesawat untuk pulang kampung ke Natuna turut menjadi korban.Mari sejenak kita sama-sama kirimkan do’a untuk korban dan sanak saudara yang ditinggalkan. Al-Fatihah..

“Manusia hanya bisa berencana, Allah yang menentukan.”
Rencana :          

01 Juli 2015

Sauasana Puasa di Papua

Hallooww…. Sobat blogger tercintah.. pembaca setia blog gaje ini. maaf udah lama banget nggak di isi. Karena alasan yang nggak bisa di pungkiri. Malas.. malas.. malas… dari pada aku nyari-nyari alasan lain mending gue jujur aja deh. Muehehe…

Gimana nih kabarnya? Lagi pada puasa dong ya… sama dong, aku juga lagi puasa. Bedanya kalian mungkin ada di rumah, berbuka dan sahur bersama orang tua dan keluarga. Sedangkan aku berbuka dan sahur bersama temn seperjuangan, mungkin kalian sholat taraweh ke masjid. Sedangkan aku sholat taraweh di rumah. karena masjid jauh dan kemanan yang nggak menjamin kami bisa melangkah ke masjid. Aku certain dikit deh ya suasana puasa disini…

Kalau dirumah mungkin bisa rame-rame ke Masjid, nenteng mukena dan sejadah sekalian tepe-tepe sama pemuda kampung, Sedangkan disini masjid jauh sekali dan tidak semua distrik (kecamatan) ada masjidnya. Kalaupun nekat ke masjid, di jalan pulang nggak ada yang bisa menjami keselamatan kita karena di jalan selalu ada anak-anak asli papua yang mabuk-mabukan. Ngaak jarang mereka membawa senjata tajam. Kecuali kalau kamu mau “berinfaq” setiap lewat seratus ribu.. karena mereka selalu malakin yang lewat.