19 Juni 2018

Wisata Sambil Belajar di Planetarium Jakarta

6/19/2018 11:31:00 PM 22 Comments
Assalamualaikum calon orang sukses….

Cekgu lagi liburan di Jakarta nih. Gaooolll kaann… hahaha.

Alhamdulillah kemaren dapat tiket gratis ke Jakarta. Jangan di tanya tiketnya dari mana, pokoknya halalan toyyiban deh! Nah, mumpung lagi di Jakarta, cikgu gaul gak mau dong diem di rumah aja. Secara jalan Jakarta yang biasa macet parah jadi lengang sampai bisa main bola. Gimana nggak tergiur coba buat keluar dan menikmati lengangnya jalan di Jakarta.

Salah satu destinasi wisata yang aku kunjungi selama 9 hari di Jakarta ini adalah Planetarium dan Observatorium Jakarta.

Planetarium Jakarta ini berada dalam kawasan Taman Ismail Marzuki yang berada di jalan Cikini Raya, Jak-pus. Kebetulan lokasinya nggak jauh dari rumah nya om ku. Om ini adik bungsunya ummiku. Ya kali aja ada yang ngira aku main sama om om :D

Kami sampai disana jam 12 tepat. Dan ternyata disana udah ruammeee banget antrian beli tiket buat nonton show jam 3 sore. Kami pun ikut masuk di antrian yang sudah diatur duduk mengular. Jadi nggak capek berdiri buat nunggu 3 jam kedepan.

Jam 14.30 loketnya baru buka. Harganya murah banget. Rp. 12.000 untuk dewasa. Dan Rp. 7.000 untuk anak-anak. Satu orang bisa beli 4 tiket. Karena kami ada 6 orang sama adik-adik sepupu. Yang ngantri cukup 2 orang dan yang lainnya bisa main-main ke ruang planetariumnya. Seru!

Singkat cerita, setelah ngantri tiket kami langsung masuk Teater Bintang. Teater Bintang dengan atap mirip kubah masjid dan tanpa layar seperti di bioskop pada umumnya. Awalnya aku sempat bingung, muterin filmnya dimana yak. Eh eh eh…. Ternyata diluar dugaan. Ini sih penampakannya kayak di film-film gitu. Kereenn…
source :  http://www.aplf-planetariums.info/
Sebelum shownya di mulai kita selfie dulu. no selfie = hoax
Di dalam Teater Bintang ini kita semacam di ajak naik pesawat luar angkasa dan melihat benda-benda langit dari luar angkasa. Sandaran kursinya juga bisa rubah posisi sampai kita kayak lagi baring di hamparan padang rumput yang luas dan menatap ke langit. Indah bangeeeet…. ada juga sesi kita seperti sedang naik pesawat dan berkeliling di Luar angkasa. Adikku sampai pusing kepalanya, ngerasa kursinya muter-muter. padahal mah itu optik trik yang membuat penonton berasa berputar di luar angkasa. ah keren!

09 April 2018

Ternyata Pake Powerbank itu nyaman! | Asus Zen Power Slim Review

4/09/2018 03:11:00 PM 5 Comments

Sebel nggak sih, di saat  lagi butuh banget pakai Smartphone, eh tau-tau HP nya mati karena kehabisan batrai. Ini sering banget terjadi sama aku. HP semang selalu di tangan, tapi kalau sudah habis batrai, paling mager untuk bergerak mencari colokan dan ngecarge. Aku juga paling malas bawa carger kalau bepergian kemana-kemana. Kecuali kalau perginya jauh, pake acara nginep. Itu sih musti banget bawa carger.

Biasanya, kalau berangkat sekolah. HP aku tuh jarang banget dalam kondisi ada batrainya. Setelah dipake buat nemenin tidur semalam, batrainya pasti habis, dan paginya aku nggak sempet ngecarge karena pagi-pagi rempong beres-beres rumah dan siap-siap mau ke sekolah. Alhasil sering banget ke sekolah bawa HP dalam kondisi matot alias mati total. Kadang suka sebel sendiri ketika mau pake kameranya untuk foto moment seru di kelas, eh HP nya lupa di carge.

Pernah sih sempat terfikir pengen beli powerbank atau penambah daya. Tapi belum kesampean. Lagian Bingung juga mau beli powerbank merk apa. Dulu waktu masih berkelana di Papua pernah punya powerbank, itu pun hadiah dari beli tablet. Yang seminggu kemudian tidak berfungsi lagi. Menyebalkan. Padahal mau beli tablet merk itu karena ada hadiah powerbank nya *maniak gratisan level 7

Pucuk dicinta ulam pun tiba, Seminggu yang lalu aku dipinjemin Powerbank sama om-om dari Blogger Pekanbaru.  Mungkin doski kasihan kali ya liat HP aku tiap ada iven blogger malah lagi matot. Terus pinjam HP sana-sini buat foto-foto. Wahaha. Dengan baik hati dan tidak sombong, om Andrew yang kadang kami panggil Om, kadang Abang (kalau lagi ada maunya) ini meminjamkan aku powerbank dari ASUS. Duh, kalo di ceritain proses peminjamannya, bakalan panjang. Drama banget deh pokoknya!

04 April 2018

Ruang VIP di Kelas Kami

4/04/2018 11:02:00 AM 9 Comments

Ruang VIP biasanya dikenal dengan kenyamanan, kemewahan dan fasilitas serba lengkap. Sebut saja ruang VIP di Rumah sakit yang jauh berbeda dengan ruang biasa. Ruang biasa penuh sesak, pasien berbaris-baris, panas dan tidak ada kenyamanan sama sekali. berbeda jauh dengan ruang VIP, apalagi yang kelas I. disana bisa ditemukan TV layar datar yang tergantung di dinding pendingin ruangan dengan suhu yang sangat pas untuk menemani istirahat, dan juga ketenangan yang akan didapatkan karena satu kamar hanya satu pasien.

Begitu juga ruang VIP di bandara dengan segala fasilitasnya. Dari yang diberi akses bebas antri, sampai sofa empuk diruang tunggu yang berharga jutaan.

Nah, bagaimana jika ruang VIP ini ada di dalam lingkungan sekolah, di dalam kelas. Di pojok kelas lebih tepatnya. Akan menarik jika kamu membaca sampai habis ^_^

03 April 2018

Ngobrolin Personal Branding di Sultan Resto

4/03/2018 04:48:00 PM 11 Comments


Ceritanya, Selebgram asal Medan @Nasutionrizky lagi ada ivent di Pekanbaru. Kami dari Blogger Pekanbaru langsung gerak cepat menangkap dan menculiknya dari Hotel untuk di ajak nongkrong berfaedah di Sultan Resto yang dengan senang hati memfasilitasi kami ruang special aka VIP buat bisa ngobrol-ngobrol manjah dengan para blogger. Kenapa @Nasutionrizky bisa jadi seleb di instagram? Ya kerena apa yang dia posting tu punya sisi yang bisa buat orang lain suka dan mau jadi followersnya. Makanya followersnya di IG sampai 10k alias sepuluh libu lebih loh pemirsa! Ini bukan followers beli macam seleb-seleb baru jadi ya… ini followers nyata. Dengan menjadi selebgram, job review ( atau bahasa instagramnya Endorse) pun berdatangan. Dengan followers segitu banyak, kebayang dong berapa besaran biaya kalau minta endorse ke dia. Belum lagi panggilan kemana-mana sampai luar kota. Bukan, bukan dipanggil buat jadi tukang urut ya, tapi buat jadi pemateri dan berbagi inspirasi. Nah, seru kan jadi selebgram? Punya followers banyak, jago public speaking. And boom!

Kok bisa?



Nah karena pertanyaan yang sama juga kami mengundang doski buat sharing ke kami para blogger dan juga influencer pekanbaru. E jangan salah ya, di Pekanbaru juga banyak infuencher aka selebgramnya. Gosah di sebutin lah ya. panjang nanti ceritanya.

@Nasutionrizky yang kami panggil kak Rizky ini (padahal lebih muda pun dia dari pada yang manggil) mengawali materi dengan menceritakan kisah suksesnya orang yang tadinya minderan, tidak punya mimpi sampai bisa mewujudkan mimpinya dan berhasil juga punya personal branding di socmed. Ada beberapa orang yang diceritakan, dan aku bisa mengambil benang merah dari cerita-cerita kesuksesan personal branding ini dengan mencatat beberapa hal.

02 April 2018

Mengenalkan Siswa Generasi Milenial dengan Korespondensi. PART #2

4/02/2018 10:50:00 AM 0 Comments
Alangkah baiknya sebelum membaca cerita PART #2, baca dulu cerita Part #1 nya DISINI


Bagaikan  gayung bersambut, niatku ingin mengajak siswa berkorespondensi langsung disambut baik oleh komunitas Relawan Muda Riau yang waktu juga menerima ku sebagai salah satu relawannya. (saat ini sudah Vakum karena aku tenggelam dalam kesibukan mencari sesuap nasi dan sebongkah berlian. ehak). Dimana ada TBM (Taman Baca Masyarakat) yang di kelola salah satu relawan di Kuala Enok, Indragiri Hilir, juga sedang mencari partner untuk membalas surat dari anak didiknya di TBM Lentera Ilham. Tentu saja aku langsung exited di tawari tumpukan surat yang di tulis anak-anak SD dari Tembilahan itu. Membayangkan betapa serunya bertukar cerita dengan nuansa berbeda, yang satu dari perkampungan kecil di Inhil, yang satu lagi dari SD Swasta di Kota Pekanbaru. What a beautifull different story will coming up.

Esoknya saat pelajaran berakhir, dan anak-anak juga sudah selesai mengerjakan tugas latihan, aku pun bercerita di depan kelas mengenai korespondensi dan bagaimana teknisnya. Anak-anak sangat antusias dan berulang kali memintaku segera mennyudahi penjelasan dan memberikan amplop-amplop putih itu kepada mereka. Baiklaahh…. Cegku akan bagikan suratnya. Mendadak suasana kelas menjadi heboh.

Antusias sekali membaca surat balasan dari sahabat pena di TBM Lentera Ilham  Kuala Enok, Inhil
Plis jangan close minded dengan I Love You ya. Ini sesama Perempuan :D
kinyis-kinyis dan mengharukan gak sih.... u.. la..la...

Mengenalkan Korespondensi kepada Siswa Generasi Milenial

4/02/2018 10:25:00 AM 9 Comments

Generasi 2000 an atau yang lebih dikenal dengan generasi Milenial yang hidup dizaman kemudahan tentu tidak akan pernah kenal dengan yang namanya Korespondesi jika tidak di kenalkan. Padahal kegiatan korespondesi itu sangat seru dan menegangkan!
 Emang korespondensi apaan sih?

Nah, kalau kamu punya pertanyaan seperti itu ketika membaca paragraf pertama, maka kamu termasuk generasi milenial zaman now. Atau mungkin kamu hidup di zaman dulu tapi kurang gaul. Ups!

Jangan ngambek dulu, aku bakal jelasin kok. Sini-sini baca sambil makan cemilan dulu…
Korespondensi adalah kegiatan surat menyurat antara dua orang atau lebih secara terus menerus, artinya kita kirim surat, dibalas sama yang bersangkutan, kita balas lagi dan begitu seterusnya sampai Lee Min Ho melamar aku. krik krik krik.

Dengan berkorespondensi, kita akan memiliki sahabat Pena. Orang yang kita kirimi surat ini bisa orang yang kita kenal, bisa juga orang yang tidak kita kenali. Aku ceritakan sedikit nih ya, tentang pengalaman aku berkorespondensi selama kurang lebih 7 tahun. Wew, lama juga ternyata.

Dulu, aku tinggal di Asrama di sebuah Pondok Pesantren. Dimana waktu itu hobi sekali membaca, terutama novel dan majalah-majalah islami, kalau buku pelajaran sih kurang Hobi ya. hihihi. (Don’t Try this at home!).  Majalah langgananku adalah Majalah Muslimah dan Annida dengan ciri khas Nida si Akhwat dengan jilbab panjang menjulur, sedangkan Novel-novel yang aku gandrungi dari dulu adalah novel-novel islami terbitan Mizan (saat ini Mizania) yang kebanyakan penulisnya adalah dari komunitas FLP (Forum Lingkar Pena).  Di masa itu, saat aku masih memakai rok biru dongker, aku bermimpi ingin bisa menulis cerpen dan menjadi anggota FLP. Yang terwujud 5 tahun kemudian. Alhamdulillah.

Dari berlangganan majalah Annida, aku mendapatkan info novel-novel islami terbaru, dan mulai menjadi idola para penulis novel islami seperti Asma Nadia, Helvy Tiana Rosa, Afifah Afra, Gola Gong, Pipiet Senja sekeluarga dan banyak lagi. Selain mendapatkan info novel terbaru, di majalah Annida juga dulunya terdapat kolom “Sahabat Pena”.  Kolom itu memuat foto dan biodata singkat para koresponden. Disitu aku mencoba mengirimkan surat pertamaku kepada salah satu wanita berjilbab yang kuliah di UNJ. Jadi ceritanya aku mau sahabatan pena sama anak kuliahan, yang mana saat itu aku masih MTs, atau setara SMP. Hehehe… eh tapi aku lupa sih, dapat biodata dan alamat mbak kuliahan itu di majalah Annida atau Majalah Muslimah yang dulu juga sempat terkenal.

12 Februari 2018

Nyobain Makanan Khas Korea di Jjigae House Pekanbaru

2/12/2018 09:33:00 AM 7 Comments

Pernah nggak sih kalian nonton drama Korea terus ikutan ngiler di adegan makannya? Apalagi di drama Let’s Eat yang cuma aku tonton 2 episode. Nggak kuku… adegannya makan melulu. Aku tuh sampe ikutan ngidam masak mie goreng dengan kecap dibanyakin tau! Biar mirip sama ramyun gitu. Ah memang dasar drama Korea ini racun banget deh! Setiap nonton drama baik yang roman atau komedi, selalu ada adegan makan yang begitu nikmat dan menggugah selera penonton. Dari ramyun dengan porsi besar, semangkok Tteokbokki dengan kuahnya yang aduhai, sampai kimchi yang kalo di film selalu bikin ngiler. 

Tapi setelah nyobain makanan khas Korea di Jjigae House Pekanbaru ini, rasa penasaran level dewa terjawab sudah. Ternyata oh ternyata….

Jjigae House Pekanbaru.

07 Januari 2018

Green House Lezatta, Taman Bunga yang Instagramable di Bukittinggi

1/07/2018 04:07:00 PM 5 Comments
People zaman now itu, setiap ada spot foto baru selalu diburu. Makanya dimana pun tempat wisatanya semua ramai. Apalagi di liburan panjang akhir tahun begini. Termasuk di Green House Lezatta yang lagi kekinian banget di Bukittinggi. Ada puluhan spot foto yang bisa diburu anak tongsis seperti aku. hahaha. 

Berawal dari sarannya BangPoby yang sempat nyamperin aku waktu di Hotel Padang, di lanjut browsing di mbak Google, kami pun menemukan taman bunga ini. berangkat jam 8 pagi dengan berjalan kaki dari hotel ke jam gadang melewati Janjang Ampek Puluah. Dari jam gadang, kami naik Gocar ke Green House Lezatta yang jaraknya sekitar 25 menit dari kota Bukittinggi. Jangan tanya kenapa kami harus naik Go car,  panjang dramanya. Krik..krik..

Janjang Ampek Puluah (Tangga 40) di Bukit tinggi
My Travel Partner
Begitu sampai di TKP, aku takjub akan 2 hal.
Yang pertama, ternyata antrian masuknya panjang mengular.
Kedua, dalemnya beneran baguuuuuuussss banget!

30 Desember 2017

10 My Unlucky Moment Selama Liburan di Sumbar

12/30/2017 05:14:00 PM 4 Comments

Biasanya aku selalu menghiasi blog ini dengan cerita-cerita travelling yang menyenangkan. Padahal kadang dibalik perjalanan yang menyenangkan, ada juga kejadian-kejadian yang bikin kesel tapi nggak diumbar. Nah kali ini aku mengalami buanyak banget “Apes Moment“ yang bikin jari aku gatal banget mau ceritain diblog ini. So, ini dia 10 ke apesan yang aku dapat selama 5 hari liburan ke Sumbar (23-27 Desember 2017).



Aku urutkan ceritanya dari kesialan paling receh sampai kesialan paling bikin pingsan. So, baca sampai habis yaa pemirsah ^_^

14 November 2017

Wisata Edukasi ke Agrowisata Tenayan Pekanbaru

11/14/2017 10:30:00 AM 8 Comments

Sudah menjadi program sekolah-sekolah swasta untuk membawa anak-anak belajar ke luar kelas yang biasa kami sebut Outclass atau Field Trip. Dalam dua minggu ini, aku yang di amanahkan sebagai Wakasis (Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan) sibuk sana-sini untuk mempersiapkan kegiatan outclass dari kelas 1 sampai kelas 5. Dari mulai merancang lokasi tujuan, mensingkronkan dengan mata pelajaran, mengatur alokasi dana agar cukup dan efektif, sampai survey lokasi dan banyak lagi tetek bengek lainnya yang harus diurus. Dan tentu saja aku tidak mengerjakan semua ini sendirian, ada beberapa guru yang turut membantu mengemban tugas ini. Terimakasih kengkawan J

So, kali ini aku mau cerita mengenai kegiatan Field Trip kelas 4 dan 5 ke Agrowisata Tenayan Raya Pekanbaru. Yuhuuuu….

BACA JUGA : Hospital Tour RS Awal Bros Pekanbaru. Kenalkan RS ke Anak SD

Untuk kelas 4 dan 5 aku rancang membawa mereka ke alam. Back to nature gitu deh pokoknya. Kebetulan juga di materi IPA kelas V ada materi flora dan fauna. So, aku googling wisata edukasi di Pekanbaru, dan akhirnya merasa klik dengan Agro Wisata Tenayan yang lokasinya sangat dekat dari sekolah kami.

Kenapa memilih Agrowisata Tenayan?

09 November 2017

Berkunjung ke RS Awal Bros Pekanbaru. Kenalkan Rumah sakit ke anak SD.

11/09/2017 10:24:00 AM 0 Comments

Rumah sakit kadang menjadi momok bagi anak-anak. Tak jarang mereka harus dipaksa untu mau dibawa ke rumah sakit. Profesi dokter dan perawat hanya sekedar cita-cita, tapi jika tiba waktunya para dokter dan suster sungguhan datang ke sekolah untuk vaksinasi. Anak-anak langsung takut setengah mati. Tak jarang kelas jadi ajang menangis masal karena takut disuntik.

Pengalaman pribadiku sebagai anak SD yang takut disuntik juga lucu untuk dikenang. Biasanya vaksinasi dilakukan setiap setahun sekali. dan aku sebagai anak yang palig jago bersembunyi dan kabur, selalu berhasil alri dari kegiatan suntik menyuntik di sekolah. Suatu kali aku pernah sembunyi di WC guru dan mengunci rapat-rapat pintu wc sampai akhirnya terkunci dari dalam tak pintu tak bisa di buka. Aku menangis menjerit ketakutan. Antara takut di suntik dan takut karena terkurung dalam WC. Untunglah tak lama ada siswa lain yang datang ke WC dan melapor ke penjaga sekolah. Endingnya, aku diceramahi guru dan dimarahi ummiku yang juga guru di sekolah itu. Muehehe..

Selama  5 tahun, aku selalu lolos vaksinasi di sekolah… karena saking takutnya disuntik, aku selalu kabur dengan berbagai cara. Dari cara halal sampai cara haram. Pokoknya jika terdengar gosip kalau dokter akan datang untuk menyuntik siswa, aku akan angsung ambil langkah seribu. Di kelas 6 aku baru berhasil disuntik karena sudah pindah sekolah. Tidak ada lagi ummiku sebagai guru disekolah itu, jadi aku menjadi sedikit lebih mandiri. Di sekolah baru itu, aku memasrahkan lengan untuk di suntik. Dan ternyata, TIDAK SAKIT. Trus kenapa gue harus capek-capek kabur selama 5 tahun. Hahaha

31 Oktober 2017

Ketika Blogger diajak Menyusun Burger di Oemah Abah

10/31/2017 02:28:00 PM 16 Comments
Dalam rangka hari Blogger Nasional yang bertepatan tanggal 27 Oktober kemaren, kami para Blogger yang ada di Pekanbaru di undang oleh Oemah Abah untuk ikutan lomba menggarnis burger. Wow… ini bener-bener pengalaman pertama buat aku. biasanya bikin burger ala-ala dirumah cuma pake sayur sama telur doang. Kali ini semua bahan tersedia lengkap! Dan tentu saja, ada hadiah untuk yang paling kece dalam menyusun burgernya.

Jadi hari sabtu itu, begitu selesai acara pembagian raport MID semester, aku langsung cus ke Oemah Abah yang ada di Jalan Sultan Syarif Qasim. Pas banget di depan HOTEL DAFAM, jadi gampang dicari. Begitu sampe di TKP, udah ada beberapa blogger yang lagi nongki-nongki cantik di Oemah Abah. Sambil nunggu yang lain, kita foto-foto dunk… secara look nya Oemah Abah ini keren dan instagramable banget.  Ngerasa rugi banget kalo nggak foto-foto disini.

difotoin  Mbak Wulan

25 September 2017

Serunya Blogger Gathering di Hotel Grand Tjokro Pekanbaru

9/25/2017 08:45:00 PM 29 Comments
Bersama Para blogger papan atas dan selebgram Pekanbaru. yahuuuwww

Wah… dari kemaren mainnya dari hotel ke hotel mulu nih… hihihi.. Alhamdulillah yaa.. sesuatu banget. Rejeni anak sholeh. Nah kali ini aku mau cerita keseruan Blogger Gathering di Hotel Grand Tjokro Pekanbaru yang ditaja oleh SAS Hospitality, operator hotel yang mengelola seluruh unit hotel Grand Tjokro di Indonesia. 

Breakfast cantik di Tjokro Restaurant
Biasanya… Blogger Gathering itu sore atau malam. Eh tapi gathering kali ini pagi banget. Jam 8 pagi udah duduk manis di restoran hotel Tjokro. SAS Hospitality mengajak para blogger untuk breakfast cantik di Tjokro Restaurant. Asiikkk… perbaikan gizi dong!

24 September 2017

Menjalin Keluarga Baru Bersama SAS Hospitality

9/24/2017 12:57:00 PM 0 Comments


Ada suasana hangat yang terasa di Sabtu pagi, 23 September 2017. Berlokasi di Tjokro Restaurant, Tjokro Hotel Pekanbaru , SAS Hospitality, operator hotel yang mengelola seluruh unit hotel Grand Tjokro di Indonesia, mengajak teman-teman blogger untuk menikmati sajian sarapan. Tak hanya makanan yang tersaji dalam sarapan kali ini, tapi juga perbincangan hangat dan keluarga baru. Ya, sarapan bersama kali ini adalah momen berharga bagi SAS Hospitality untuk menjalin hubungan keluarga dengan teman-teman blogger.

Seusai sarapan, teman-teman blogger diajak untuk berkeliling hotel dan melihat fasilitas hotel yang ada, seperti  Meeting Room, Kids Corner, Room dan Ballroom. Keseruan berlanjut saat para blogger mencari voucher hadiah yang sudah di sembunyikan di setiap sudut ruangan hotel.



Mengenai SAS Hospitality

10 September 2017

Satu Malam di Golden Boutique Hotel Jakarta

9/10/2017 12:37:00 PM 16 Comments
tampak depan, Hotel Golden Boutique Angkasa, yang katanya mirip bentuk perahu
Kemaren ceritanya aku ada undangan untuk menghadiri sebuah acara di Jakarta. Alhamdulillah banget dikasih fasilitas terbaik. Dari pesawatnya Garuda, sampai hotelnya **** (bintangnya ada 4 loh. hahaha) . Biasanya kalau ada acara pelatihan/bimtek sering juga sih dikasih fasilitas nginep di hotel. Tapi hotelnya nggak semewah ini. so aku mau kasih review sedikit soal hotel ini. sekalian buat nambah bahan postingan di blog karatan ini  ya kan… muehehe…
 
Golden Boutique Hotel ini letaknya di daerah Kemayoran, cukup dekat dari bandara. Begitu sampai ternyata panitia acara belum datang, sedangkan para pesertanya yang datang dari sabang sampai merauke sudah stand bye di lobby hotel. Jelas kami belum bisa masuk kamar dong, secara kan yang bertanggung jawab untuk bayarin belum datang. Tapi dengan ramahnya pihak hotel menyambut kami, ngurusin barang-barang dan malah mempersilahkan makan siang di restaurant.

07 September 2017

Catatan kecil dihari lahir SM3T ke 6

9/07/2017 12:47:00 PM 12 Comments



Alhamdulillahirobbil Alamin…
Allah SWT berikan saya kesempatan dan rezeki menjadi bagian dari keluarga besar Masyarakat SM3T Indonesia (MSI), organisasi yang berisikan para alumni SM3T yang sudah mengabdi di pelosok negeri, ditambah mendalami ilmu keguruan dengan duduk di bangku PPG (Program Profesi Guru) selama setahun.
LPTK Universitas Riau menugaskan saya di pegunungan Papua, tepatnya di Kabupaten Jayawijaya atau yang biasa dikenal di TV dan berita dengan Lembah Baliem. Jika ditanya, bagaimana perasaan saya menjadi guru disana selama setahun? Jawaban singkatnya bisa saya jabarkan dalam 3 huruf.
W-O-W!

21 Mei 2017

Menjadi Relawan Muda Riau

5/21/2017 09:33:00 AM 2 Comments


Amanah baru datang lagi, pekerjaan baru disusun kembali. Bertemu orang-orang baru, karakter yang baru, kreatifitas yang baru, dan banyak hal baru yang aku temukan. Tapi itu bukan tujuan utamaku menjadi relawan. Aku ingin berguna buat orang lain. Ingin ada manfaatnya buat orang yang membutuhkan, ingin berbuat sesuatu buat sekitar, terutama daerah Riau, tanah kelahiranku. Aku ingin waktu luangku bermanfaat.  Itulah alasan kuat yang membuat aku tertarik utuk bergabung menjadi Relawan Muda Riau A.k.a RMR
 
RMR, Organisasi Binaan Dispora Provinsi  Riau
Relawan Muda Riau yang di bina langsung oleh Bidang Kepemudaan Dispora Riau, ternyata baru saja dibentuk tahun ini. sebelumnya sudah banyak program kepemudaan dari Dispora Riau seperti PPAN, BPAD, KPN, yang alumninya kemudian disebut PCMI. Ada juga WMR (Wirausaha Muda Riau) Dan masih banyak lagi program kepemudaan dari dispora lainnya. Tujuannya tentu saja mengajak pemuda-pemudi di Riau berkontribusi kepada daerahnya. Bisa dibilang, ngajakin pemuda ngabdi untuk Riau.

Melalui Tahap Seleksi

02 Mei 2017

Duo Sister Mimpi ke Negeri Gingseng Bersama Cheria Wisata

5/02/2017 11:45:00 PM 43 Comments
Tap for zoom
Aku dan si sofi pun menggebu-gebu buka tante google. Bukan nyari destinasi wisata di korea atau  tiket promo ke korea, tapi nyari apa itu wisata halal. Soalnya waktu kami tanyain ke Buya (Panggilan untuk Ayah) apa itu wisata halal, Buya malah bilang “Udah pake smartphone tapi kok nggak smart-smart juga sih kalian” kata Buya sambil ngeloyor pergi. gubrak banget kan.

Setelah aku googling sana-sini ternyata wisata halal itu lagi digadang-gadangkan banget di Indonesia. Lombok yang mempesona itu udah didapuk menjadi yang pertama dan satu-satunya daerah yang punya Perda wisata halal di Indonesia. Luar biasa!

Dalam Perda No. 2 Tahun 2016 tentang pariwisata halal, tertulis bahwa ruang lingkupnya bukan hanya soal makanan dan tempat sholat saja. Tapi juga mencakup pemasaran dan promosi, kelembagaan, pembinaan, pengawasan sampai ke pembiayaan yang merujuk pada syariat islam.
Dengan brand wisata halalnya, Lombok sudah berhasil mendapatkan dua penghargaan sekaligus yaitu World’s Best Halal Tourism Destination dan World’s Best Halal Honeymoon Destination di ajang World Halal Travel Award (WHAT) 2015 yang diselenggarakan di Abu Dhabi, UEA. Wow! Semoga semakin banyak lagi daerah yang memiliki perda wisata halal di Indonesia.

30 Maret 2017

Komitmen atau Realistis?

3/30/2017 10:09:00 PM 10 Comments


(source)
Alhamdulillah wa syukurillah…
Akhirnya bisa ngeblog lagi. Waktu pengangguran kemaren malah nggak ada nyentuh blog sama sekali, eh ini disaat dateline raport MID dengan nilai murid yang masih berantakan, malah disempetin ngeblog.

Kali ini mau curhat banget nih. Kepikiran terus, semoga dengan ditulis jadi lebih lega. Karena kata dokternya BJ Habibie, menulis adalah bentuk terapi terbaik #kayak udah berat aja masalahnya
Jadi begini pemirsah… sejak lulus PPG (Pendidikan Profesi Guru) bulan Januari kemaren, aku mulai menyerakkan lamaran dimana-mana. Cuma ke 5 sekolah doang sih, yang satu lagi bimbel. Jadi total 6 lamaran. Hehehe. 

kriteria sekolah idaman aku adalah, sekolah swasta yang ada pengembangan gurunya. Jadi selama jadi guru, kita nggak cuma ngajar, tapi juga belajar. Pengembangan guru di sekolah swasta biasanya dalam hal ilmu kependidikan dan agama. Misalnya, pelatihan, KKG, Workshop. Atau kalau dalam bidang agamanya dengan memberikan jam belajar Al-Qur’an khusus untuk guru, baik itu Tahsin (memperbaiki bacaan) atau Tahfiz (menghafal), ada juga sekolah swasta yang memfasilitasi guru-gurunya untuk ikut  kajian dalam halaqoh-halaqoh kecil. Bahkan di SDIT AL Fikri,  murobbi (guru) nya datang ke sekolah untuk membimbing guru di jam kosong. Ilmu Al-Qur’an guru-gurunya juga di bina secara intensiv setiap hari sabtu dalam kelompok kecil, berdasarkan kemampuannya. Di SD An-Namiroh dulu setiap sabtu juga ada pengembangan guru, dari belajar Tahsin, belajar computer, bahasa arab atau bahasa inggris. Bergantian tiap pekannya. Keren kan?  Udahlah dapat duit, dapat ilmu gratis pula.

Ya elah… Cari kerja kok pake kriteria segala sih…

23 Desember 2016

Wawancara dengan Pemenang UNSA Ambassador 2016

12/23/2016 01:05:00 AM 2 Comments
Ilham Fauzi. UNSA AMBASSADOR 2016

UNSA (Untuk Sahabat) adalah sebuah grup kepenulisan yang tenar di media sosial facebook. Setiap tahun Unsa memilih satu orang anggotanya untuk menjadi Duta Penulis Unsa yang tugasnya memotivasi dan menginspirasi  para penulis lain untuk berkarya lebih baik lagi. Tidak hanya itu, Duta Penulis Unsa harus senantiasa bersahabat atau friendly dengan siapa pun dalam berkarya. Mengingat saat ini tidak sedikit penulis yang hanya berkarya saja namun terkadang masih dingin dengan teman-teman penulis lain yang ingin sharing dan berbagi ilmu dengannya.

Untuk menjadi Unsa Ambassador tidak mudah. Ada rentetan tugas dan penjurian yang harus di ikuti selama 3 bulan (emejing banget kan. Kalau gue ikut kompetisi selama itu mungkin sudah melambaikan tangan ke kamera). Tugasnya bermacam-macam. Dari tugas membuat cerpen sampai menulis buku. Dua finalis terpilih akan berkompetisi satu sama lain dan diundang dalam perayaan ulangtahun UNSA.

Juara pertama Unsa Ambassador ini akan mendapatkan hadiah uang tunai ratusan ribu, selempang Unsa Ambassador yang bertuliskan tahun jabatan (duh ngiler banget gue secara selempang cuma bisa didapat di ajang kayak putri-putrian gitu), tropi, paket buku dan tentu saja dinobatkan menjadi UNSA Ambassador. Cukup menggiurkan bukan?

Pemenang UNSA Ambassador tahun 2016 adalah Ilham Fauzi. Pria berdarah minang ini merupakan pengurus FLP Pekanbaru yang saat ini sedang menjalani pendidikan master-nya di UNAND Padang. Keren apa coba. Dia masih singel loh dan katanya lagi buka lowongan, muehehe. Saat diwawancara via inbox fb, Ilham baru saja pulang dari Bogor menghadiri milad UNSA dan penobatan UNSA Ambassador 2017 yang baru. Meski begitu, Ilham tetap mau kok berbagi pengalamannya yang pernah memenangkan Unsa Ambassador 2016 dan berbagi kisahnya selamat menjabat menjadi Duta Penulis.

*ceritanya disini aku sebagai wartawan yang mewawancarai artis. haghaghag*