Tampilkan postingan dengan label berita Pekanbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita Pekanbaru. Tampilkan semua postingan

22 Desember 2013

I'm Move On..! *Kenalan dengan Pustaka Soeman HS

12/22/2013 10:43:00 AM 42 Comments

Hai semua, apa kabarnya setelah terima raport? Nilainya bagus-bagus semua kan? Nah, dari pada liburannya bengong, mendingan dengerin aku cerita.

Dahulu kala, ketika loket terminal bus masih di pasar pagi jalan Nangka,  Bangunanku dulu sederhana. Aku sering galau dan  kesepian, tidak banyak orang yang mengenalku. Bahkan banyak orang yang tidak tau namaku. betapa menyedihkannya aku. Kemudian pemerintah Daerah Riau mulai melakukan pemugaran dan perbaikan. Sampai akhirnya tahun 2008 bagunan ku sudah cantik dan megah, bahkan wakil presiden Jusuf Kalla datang melihatku dan meresmikan aku. Sejak itu hidupku berubah. Aku move on…!!

Kini gedungku punya fasilitas lengkap. Seperti auditorium, bilik budaya melayu, atrium, ruang pertemuan, ruang Internet, Musholla, Café, kantin, Energy Corner (Chevron Library), Children Library, Meeting Room. Discussion Room, dan toilet mewah sekelas hotel berbintang 5.

Suasana lantai 2. Foto By Risah

18 Desember 2013

PLN Lakukan Inspeksi, Ditemukan Pencurian Arus

12/18/2013 10:34:00 AM 2 Comments

PEKANBARU, DETIL- Inspeksi Kepala Cabang PLN Kota Pekanbaru yang dilakukan pada hari Rabu (11/12) menemukan adanya pencurian arus.  Lokasi penyimpangan penggunaan energi listrik ini di temukan di Komplek Nangka Raya Permai yang berada di Jalan Tuanku Tambusai. PLN langsung mengambil tindakan pemutusan. “Tidak ada tebang pilih dalam pemutusan, jika ditemukan ada penyimpangan akan kita proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” Tegas Agustian sebagai Kepala Cabang PLN Kota Pekanbaru. 
 
Saat di wawancarai, Agustian mengatakan bahwa ini bukan yang pertama kalinya PLN menemukan adanya pencurian arus. Dalam inspeksi sebelumnya ditemukan 21 kasus pencurian arus di kota pekanbaru. Akibat kasus ini, Kerugian PLN  di perkirakan mencapai 7,3 Milyar rupiah.  Angka tersebut dihitung berdasarkan temuan PLN dilapangan. Jika di rata-ratakan, pelanggan yang banyak melakukan pencurian arus adalah perumahan dan para pelaku bisnis seperti rumah toko.