Keluarga Baru [live in papua part #2]
Risah Icha Az-zahra
11/06/2014 03:09:00 AM
3 Comments
Haaallloo pembaca setia blog gaje ini. Ketemu lagi dengan cerita dari papua #kibas poni
Nggak kerasa udah 2 bulan tinggal di Papua, Alhamdulillah atas doa orangtua, saudara,kerabat dan kalian semua, aku disini masih bisa menghirup udara segar pegunungan, dan masih bisa ngetik untuk mengisi blog tercintah. Juga untuk mengobati kerinduan sahabat semua #kibas jilbab
Kata kakak-kakak alumni yang SM3T Di papua sebelunya. Penempatan kita tergantung amal ibadah kita selama di Riau. Hahaha.. naik haji keless.. kak Juniar dan Kak Vita, alumni SM3T angkatan III yang bertugas di Lanny Jaya (daerah konflik di Papua, tempat nongrongnya OPM) mereka bilang, bukan hanya tempat tugas yang untung-untungan. Gaji dan honor juga beda-beda. Ada daerah yang memberikan tunjangan besar, bahkan sampai 7 juta perbulan. Ada juga yang sama sekali tidak memberikan tunjangan, dilirik juga kagak. Jadi guru SM3T yang bertugas hanya mendapatkan gaji pokok dari DIKTI Sebesar 2,5 juta perbulan. Kalau di hitung berdasarkan harga barang disini yang kadang bisa sampai 10 kali lipat dari harga Sumatra, 2,5 juta tidak ada artinya. Hidup pas-pasan.
Jadi selama sebelum berangkat, terhitung setelah dinyatakan lulus wawancara sampai detik-detik berangkat, aku selalu berdoa : “Ya Allah, berikanlah aku tempat tugas terbaik dan teman sekelompok yang baik”. Udah gitu doang. Aku lupa minta gaji yang besar. Karena menurutku tempat terbaik itu sudah mencakup semuanya. Kalau tempat tugasku punya Sekda yang baik, kepala Dinas Pendidikan yang perhatian, Kepala Sekolah yang mau bekerja sama, dan guru-guru yang care, aku kira semua pasti akan baik-baik saja.
Alhamdulillahirobbil ‘alamin ala kulli hal. Allah kasi aku rumah yang nyaman, dan teman sekelompok yang baiknya luar biasa. Allah maha mendengar do’a hambanya. Selain punya teman serumah yang baik, Allah juga kasi aku bodyguard gratis sebagai satpam kami 24 jam. Nikmat Allah yang manakah yang engkau dustakan.?
Pasti pada penasaran kan.. here we goes.. Aku kenalkan satu persatu, siapa aja orang-orang yang ada di sekitarku. Yang akan menjadi keluargaku di Papua selama satu tahun ke depan.











