23 Desember 2013

A Journalist Wanna Be #Part 4 ; *Mengais berita bersama Leyla


cerita sebelumnya :

A journalist Wanna Be part #1
A journalist Wanna Be part #2
A journalist Wanna Be part #3

Minggu ini adalah minggu pertama aku liputan sendiri. Sebelumnya,seperti yang udah aku ceritain dipostingan yang Part #3, aku masih ngekor-ngekor ama reporter senior. Aku udah ngebuntutin kak Eza liputan di DPRD Kota, ngikutin bang Firman liputan di Gedung Walikota, Ikut Bu Martalena yang posnya ada di DPRD Provinsi dan terakhir ngikut kak Deby yang mengisi halaman berita bisnis. Jadi kami keluar masuk hotel kemaren.

Dan minggu ini saatnya aku ''dilepas'' untuk liputan sendiri. Pos aku adalah halaman bisnis. Hari senin kemaren aku ditugaskan ngeliput pameran-pameran yang ada di mall. Aku pun dengan PD nya jalan2 ke beberapa mall di Pekanbaru. Hasilnya nihil. Ga ada pameran atau apapun yang bisa aku angkat jadi berita. Yang ada duit aku abis buat parkir sana-sini #ngenes

Hari ini aku liputan lagi. Tapi kali ini aku nggak sendiri. Ada Leyla yang aku ajak. Soalnya dia pengen jadi wartawan juga di tempat aku, mungkin karna kau terlihat keren kali ya jadi wartawan #kibas poni. sebelum masukin lamaran dia pengen tau cara kerjanya gimana. Makanya dia ikut aku seharian. Eh enggak seharian ding, kami mulai start jam 12. Sambil nunggu Leyla, aku malah sempet numpang blogging dulu di Pustaka Soeman HS. Internetnya kenceng dan ruangannya adem.hehe..

Destinasi pertama kami adalah Ramayana pasar bawah. Target narasumber kali ini adalah pedagang emas. Mau nyari tau harga emas.
Setelah keliling2 nyari toko emas dan pilih-pilih tampang penjaga tokonya, kami dapat seorang bapak berjanggut yang kayaknya nggak mau diajak salaman.
Wawancara bentar dan pamit. Hal yang sama juga kami lakukan ditoko emas lain untuk memperkuat berita.
sesi wawancara dengan pedagang emas

22 Desember 2013

I'm Move On..! *Kenalan dengan Pustaka Soeman HS


Hai semua, apa kabarnya setelah terima raport? Nilainya bagus-bagus semua kan? Nah, dari pada liburannya bengong, mendingan dengerin aku cerita.

Dahulu kala, ketika loket terminal bus masih di pasar pagi jalan Nangka,  Bangunanku dulu sederhana. Aku sering galau dan  kesepian, tidak banyak orang yang mengenalku. Bahkan banyak orang yang tidak tau namaku. betapa menyedihkannya aku. Kemudian pemerintah Daerah Riau mulai melakukan pemugaran dan perbaikan. Sampai akhirnya tahun 2008 bagunan ku sudah cantik dan megah, bahkan wakil presiden Jusuf Kalla datang melihatku dan meresmikan aku. Sejak itu hidupku berubah. Aku move on…!!

Kini gedungku punya fasilitas lengkap. Seperti auditorium, bilik budaya melayu, atrium, ruang pertemuan, ruang Internet, Musholla, Café, kantin, Energy Corner (Chevron Library), Children Library, Meeting Room. Discussion Room, dan toilet mewah sekelas hotel berbintang 5.

Suasana lantai 2. Foto By Risah

21 Desember 2013

A Journalist Wanna Be #Part 3 ; *Liputan Pertamaku


postingan sebelumnya :
A journalist Wanna Be part #1
A journalist Wanna Be part #2


Hari kedua, aku datang ke kantor seperti biasa. Jam 9 pagi. Masih sempet aku tidur abis subuh (kebiasaan buruk yang belum bisa di tinggalin,hehe). Pak budi yang kemaren menilai tulisan aku bilang, aku udah bisa nulis berita, tapi kayaknya imajinasi aku dalam menulis fiksi masih kebawa-bawa. soalnya berita tentang helm kemaren aku karang-karang. hahaha. dan beritanya masih kurang 5W+1H nya. Pak Budi janji mau bimbing aku dalam menulis berita selanjutnya. makasih Pak. jadi terharu #tisu mana tisu

Hari ini Pak Budi menugaskan aku ikut reporter senior liputan di lapangan. Supaya aku bisa liat gimana proses kerja di lapangan . kemaren Pak ical sebagi Korlip (Koordinator Liputan) udah menghubungi Kak Eza. Salah satu wartawan senior yang pos nya ada di DPRD kota Pekanbaru. Kak Eza nyampe ke kantor jam 9.30. aku langsung kenalan dan ngobrol-ngobrol dikit sama beliau.

Kesan pertama aku liat Kak Eza, orangnya imut, agak galak (karna eyelinernya kali ya), cuek, , lincah, gesit dan serba cepat. Dan hampir semuanya benar. Tapi itu baru First jugde aku, dengerin dulu cerita selanjutnya ya. ^_-

Dari kantor,kami langsung ke posnya Kak Eza. Jadi setiap reporter itu ada pos dimana dia ditempatkan. Ada yang di pengadilan, tugasnya meliput kasus-kasus yang ada di sana, ada yang di DPRD Provinsi, ada di Rumah sakit, di Lapangan olahraga, di Pendidikan, Bisnis, dll. So, hari ini aku ngebuntutin Kak Eza ngeliput di DPRD kota. 
 

18 Desember 2013

PLN Lakukan Inspeksi, Ditemukan Pencurian Arus


PEKANBARU, DETIL- Inspeksi Kepala Cabang PLN Kota Pekanbaru yang dilakukan pada hari Rabu (11/12) menemukan adanya pencurian arus.  Lokasi penyimpangan penggunaan energi listrik ini di temukan di Komplek Nangka Raya Permai yang berada di Jalan Tuanku Tambusai. PLN langsung mengambil tindakan pemutusan. “Tidak ada tebang pilih dalam pemutusan, jika ditemukan ada penyimpangan akan kita proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” Tegas Agustian sebagai Kepala Cabang PLN Kota Pekanbaru. 
 
Saat di wawancarai, Agustian mengatakan bahwa ini bukan yang pertama kalinya PLN menemukan adanya pencurian arus. Dalam inspeksi sebelumnya ditemukan 21 kasus pencurian arus di kota pekanbaru. Akibat kasus ini, Kerugian PLN  di perkirakan mencapai 7,3 Milyar rupiah.  Angka tersebut dihitung berdasarkan temuan PLN dilapangan. Jika di rata-ratakan, pelanggan yang banyak melakukan pencurian arus adalah perumahan dan para pelaku bisnis seperti rumah toko. 

A Journalist Wanna Be #Part 2

*Hari Pertama  Jadi Wartawan Gadungan*

Seperti yang aku ceritakan kemaren, aku resmi jadi jurnalis yang magang di HARIAN DETIL. Koran lokal Riau. Hari pertama aku dikasi pembekalan sebentar di kantor dan setelah Pak Budi dan Pak Ical capek nyeramain aku, aku pun dapat tugas pertama dari Pak Budi.

Kamu liat helm itu?'' kata Pak Budi menunjuk sebuah helm yang ada di atas meja.

''Helm itu baru saya beli kemaren di toko AA jalan nangka. Harganya 150rb. Warnanya kamu liat sendiri kan. Dan itu helm SNI''

Aku masih bingung, ni bapak  kenapa jadi pamer helm sama aku..

16 Desember 2013

A Journalist Wanna Be



Helloowwww semuaaaa.. Gimana ngeblog nya? Tantangan ngeblog dr Emotional Flutter udah hari ke berapa, punya aku baru hari ke-2 udah di pause. Haha..

Aku mau cerita, sekarang status aku udah bukan pengacara lagi. Sekarang aku jadi jurnalis maa meenn... Iyakkkzz... Jadi wartawan..!
sumber gambar dari sini

Pegimane ceritanye tuh? Elu kan sarjana pendidikan, Ris..?!

Iya banyak pertanyaan itu aku terima, baik fb, sms, WA, sampe tetangga-tetangga aku yg nanya langsung. Entah emang banyk orang yang kepo di dunia ini atau aku yang terlanjur terkenal. #kibas poni

15 Desember 2013

Day 3 : 11 Playlist lagu di Handphone aku


Masi dalam rangka menyelesaikan misi tantangan 30 hari ngeblog dari koko Keven.ketika aku ubah playlist ke ode suffle, inilah lagu-lagu yang muncul.
  1. Love and girls by Girls Generation


Di postingan hari ke 2. Aku udah bilang kalo aku suka SNSD. Lagu ini adalah salah satu lagu yg sering aku repeat dan muncul waktu aku rubah ke mode suffle. Lagunya ngebeat dan bikin tambah semangat. Coba deh dengerin.

25 November 2013

Job Fair di UIN SUSKA Pekanbaru ; TIPS Ikut Job Fair

Sebagai fresh graduate, harus rajin cari kerja. Harus gesit nyari info lowongan, harus tau info-info terupdate lowongan mana yang buka. Dan kali ini ada job Fair yang di adakan oleh DISNAKER kota pekanbaru yang di adakan di Gedung PKM UIN SUSKA Pekanbaru.
With Ori di depan gedung PKM UIN

Ini pengalaman pertama aku ikut job expo. Temen-temen yang lain udah beberapa kali berburu lowongan pekerjaan di job expo di berbagai kota kabupaten yang dekat dengan Pekanbaru. Kayak Siak, Bangkinang, Pelalawan dan Perawang.

Memang seharusnya kita bukan mencari kerja, tapi menciptakan lowongan kerja. Menciptakan lowongan kerja kan bukan hal mudah. So, untuk sementara, fresh graduate sebagai pemula dalam dunia pekerjaan, jadi karyawan dulu boleh lah.

24 November 2013

Geng PENGACARA Goes To Kulim

Kali ini geng PENGACARA kembali kumpul-kumpul dalam rangka mempererat tali silaturahmi sesama PENGACARA (Pengangguran Banyak Acara).  Agenda kali ini diadakan di rumah aku di Kulim. Karna saking jauhnya, banyak temen yang belum pernah ke rumah aku. Ide ngumpul di rumah aku ini berkat rahmad yang sebelumnya udah piknik dadakan di rumah aku dan terinspirasi untuk menjadikan kebun belakang itu basecamp buat ngumpul.
Tapi keinginan itu kayaknya susah di wujudkan, karna letak rumah aku yang jauh dari mana-mana. Dan kalau bukan karna tiga batang pohon rambutan di rumah aku lagi berbuah lebat, aku juga gak bakaln deh ngajak mereka ke rumahku, kesian kalo gak dapet apa-apa.
So, hari minggu Ori yang duluan SMS aku nanya jalan dan rutenya. Ori udah pernah 1 kali ke rumah aku, udah lumayan lama waktu masih rempong sama skripsi. Wajar kalau agak lupa jalannya. Aku pun SMS in rutenya lengkap, detai sampe ke belok kanan belok kiri. Kami pun telpon-telponan ngasi arah dan tujuan. Sampai akhirnya ori nyasar dan bilang “Aku udah di jalan pasir putih, pandau” Oh my god..!! aku syok! Antara pengen ketawa, kaget dan kasian. Kulim dengan pandau itu jauh banget loh dari kulim ke pandau bisa 1 jam pake motor… kok bisa ori sampe nyasar kesana. Pantes aja dia jalan hampir 2 jam nggak nyampe-nyampe. Ckckck…
Akhirnya, Ori ketemu jalan Sudirman, salah satu jalan protocol di Pekanbaru. (nggak tau juga gimana dia bisa sampe sana). Ori nelpon dia putus asa nyai rumah aku dan balik kosnya.. huaa…
Rahmad yang nyampe duluan, nyobain nelpon Ori dan bujuk dia balik lagi. Jelas aja ori nggak bakal mau karna dia udah putus asa banget. Di iming-imingi makan gratis, bawa rambutan sekarung, dia tetap nggak mau. Dan menurut prediski aku, dia nggak bakal pernah lagi mau ke rumah aku. Pasti trauma tuh anak.. hahaha.. ups!
Karna baru rahmad sendiri yang nyampe, aku dan rahmad jalan-jalan dulu disekitar rumah aku. Dari pada bengong aja di rumah nungguin Dila dan Mami. Lagian mau makan juga ummiku belum selesai masak. (bukannya di bantuin. Hehehe). Kami pun pergi ke danau yang nggak jauh dari rumah aku. Dulu waktu danau ini baru ditemukan di tengah hutan, tempatnya bagussss banget. Ternyata sekarang udah di jadikan taman pancing dan dipagar. Jadi gersang dan nggak enak lagi buat nongkrong.
Rahmad di Sebuah Danau di Kulim

disediakan pondok2 utk tempat berteduh para pemancing

 Puas panas-panasan di danau aku dan rahmad back to home dan makan. Karna dila dan mami masih belum nyampe, kami makan berdua doang deh. Karna diluar cukup panas, makannya di pindah ke dalam. Nggak piknik kayak kemaren lagi Idi kebun belakang. Selesai makan, baru mami dan Dila nyampe.. langsung ambil piring dan makan. Hohohoho..

At least, Ori nggak ikut ngumpul dan nggak merasakan sensasi panen rambutan yang keliatannya mudah tapi susah pas di praktekin. Liat aja nih perjuangan mereka ngambil rambutan.
cara 1 :  mengambil dengan tangan
cara 2 : menggunakan galah

cara 3 : pake galah + kursi

dan inilah hasil kerja keras mereka..
Rahmad kayaknya puas banget

Dila, Rahmad and Mami
karena mereka udah capek ngejulukin rambutan hampir 1 jam. aku bikinin deh Cappucino spesial..!


berteduh di bawah gerimis
kasian si Ori yang udah nyasar hampir 2 jam menuju ke rumah aku...
Pantes aja ori nggak nyampe-nyampe, naik domba begini... Manyun daahh....

Gitu deh cerita ku hari minggu kemaren. Apa ceritamu? ^_^

aku minta tolong isi polling ini ya...
Seandainya aku jadi...
  
pollcode.com free polls 

23 November 2013

Day 2 : ini namanya Hobi


Hobi aku sebenarnya buanyak banget. Tapi pengertian hobi menurut aku itu, hal-hal yang kita suka dan sering kita lakukan. Ada kalanya kita suka tapi jarang kita lakukan itu sih masih HO. Jadi masih setengahnya HO-BI dong. Ah apaan sih. Ya udah, di hari ke dua tantangan 30 hari ngeblog kali ini, aku mau cerita tentang beberapa hobi aku yang tentu aja masih sering aku lakukan. 

1. Baca Buku

Aku pikir pasti banyak orang yang hobinya baca buku, meskipun ada juga yang nggak suka baca buku. aduuh.. kesian banget deh pokoknya. Secara buku adalah jendela dunia, walaupun ini pepatah basi tapi bener banget loh. Kita jadi banyak tau dari membaca buku. hal-hal yang nggak kita pelajari di sekolah/kampus, bakal kita temukan di buku. wawasan jadi nambah kalo baca buku.

Nah aku pribadi, suka baca buku sejak umur 5 tahun. waktu itu aku udah sekolah kelas 1 SD. Aku udah bisa baca dan udah mulai terbiasa baca koran. Dari Koran yang dibeli oom dan tente aku (waktu itu masih tinggal di rumah nenek) sampe Koran bungkus cabe dari warung. Semua aku baca. dan untuk memenuhi kehausan aku akan bacaan, ummi  membelikan buku-buku cerita nabi-nabi yang bergambar, dan beberapa buku cerita anak lain. Yang sampe sekarang masih ada, tanpa kulit tentunya. Haha

Nah semenjak selesai kuliah, minat baca buku jadi berkurang. Kayaknya udah eneg banget sama buku. kalo ada beberapa temen kuliah yang masih berjuang menyelesaikan skripsi nanya sesuatu masalah skripsinya ke aku. Rasanya muaalesss….. banget jawabnya. Soalnya aku harus buka buku lagi. Udah aku kasih bukunya sama dia, suruh dia baca, tapi masih aja tetep nanya, akhirnya jawabnya dengan ogah-ogahan deh. Hehehe,, sorry bro..

Sekarang, buku-buku yang aku lahap adalah buku fiksi. Buku nonfiksi apalagi modul kuliah dulu jangan harap aku sentuh lagi. Kemaren aja barusan dapat paket buku gratis dari acara Anugrah Sagang Riau, diambilin sama si Ilham (Makasih buanget Ilham Fauzi alias Pao) belum aku baca semua. Yang baru aku baca adalah “Melabuh Kesumat, kumpulan cerpen pilihan Riau POS 2013. Padahal selain itu ada kupulan essay terbaik, kumpulan karya jurnalistik terbaik, dan kumpulan karya ilmiah terbaik. Yang udah selesai baca malah ortu ku (mereka juga hobi baca).

2. Nulis
Nulis kan banyak macamnya ya, ada nuis cerpen, essay, berita, artikel atau nulis blog. Dan untuk sekarang yang sering aku lakukan adalah nulis blog. Dulu aku sering nulis FF, FTS dan cerpen, tapi sekarang udah jarang. Cerpen terakhir yang aku tulis adalah cerpen “Tanda Tangan” yang aku tulis waktu sibuk-sibuknya proposal. Dan itu semester 6.  Sekarang bahkan aku udah sarjana. Hahaha. Lama banget. Masih ngaku jadi penulis gue? Mundur aja daahh…  :D

3. Nonton Film
FYI dirumah aku nggak ada TV. Sejak aku lahir, di rumahku emang nggak ada TV. Ortu aku yang nggak mau ada TV di rumah. Kotak ajaib itu musuh bagi ortu aku. Tapi bukan berarti aku jadi orang paling katrok, nggak update berita terkini dan jadi orang paling kuno. Justru kadang-kadang di antara temen2 yang punya TV, Aku yang tau berita terupdate. Mereka sukanya nonton sinetron doang kali ya.

So, aku nonton film nya di laptop. Ini semenjak punya laptop 4 tahun lalu loh ya.. dulu waktu masih sekolah, aku rutin nonton film2 terbaru di bioskop. Tapi yang horror-horor, apalagi film horror buatan indo.  Sory banget deh, ogah banget aku nonton. Selain karna banyak adegan syurnya, aku juga penakut. Satu kali nonton film pasti hantunya kebanyang-bayang sampe 3hari.

Film terakhir yang aku tonton adalah Hunger Games2 : Chatcing Fire. Nontonnya baru aja kemaren di 21 Ciputra mall. Itu pun gratisan bo….! Tiket weekend seharga 50k gratis… Bukan di traktir, bukan. Ini Dari point telkomsel. Udah pernah aku ceritain di postingan Nonton di 21 Gratis dari telkomsel, Tapi nanti di postingan selanjutnya, bakal aku certain lagi gimana serunya kami ngantri 3 jam demi dapetin tiket nonton.
nonton Hunger games : Chatcing Fire Gratissssssss

4. All About K-POP
Iya, aku suka yang berhubungan dengan K-POP. Aku suka k-pop sebelum k-pop merajalela di Indonesia tahun 2010. Aku udah suka SS501 sejak tahun 2009. Dan tahun 2011 aku mulai suka SNSD aka Girls Generation, dan sejak itu nggak tau kenapa aku jadi suka girlband-girlband  nya di banding yang cowok. #plis jangan curiga

GB yang paling aku suka sekarang adalah SNSD, dan of course karna aku cinta ama SNSD, aku jadi benci ama para plagiat idol aku, siapalagi kalo buka cibi cibi huek..huek..huek..! sorry banget nih buat para fansnya. Masing-masing kan punya selera dan pendapat beda-beda. Tul ga?
 
SNSD aka Girls Generation

Aku bukan Cuma hobi dengerin lagunya, tapi aku suka semua yang ada kaitannya sama SNSD. aku baca berita-berita terkait mereka, aku nonton semua drama-drama yang ada SNSD nya, aku nonton semua  reality show yang ada  SNSD. Dan salah satu reality show yang lagi aku tonton sekarang adalah INVINCIBLE YOUTH. Disini ada Sunny dan Yuri SNSD. Di Invicible youth ini mereka turun ke desa dan hidup layaknya rang desa, mereka ke sawah, masak di dapur tradisional, dan menanam banyak sayuran dan buahan. Meskipun ini acara udah lama, tapi acaranya seru banget ngocok perut, bikin aku nonton terus sampe episode 25.  Untuk kali ini aku seneng jadi PENGACARA, karna aku jadi punya banyak waktu untuk nonton video-video mereka. Hahaha

Invincible Youth Reality Show @KBS TV

Itu deh hobi-hobi aku akhir-akhir ini. hobi kamu apa? Ada yang sehobi denganku?
            Baca juga postku di tantangan 30 hari menulis blog :

18 November 2013

Day 1 : Namaku Risah


ada tantangan ngeblog selama 30 hari dari Emotional Flutter. so, I'm in..



Kenalin. Nama aku Risah. Bukan Resah apalagi gelisah.  Ada juga temen yang masi manggil aku zahra, karna itu nama gaul aku waktu jadi penyiar radio. Di keluarga semua manggil aku Icha. Jadi kadang ada juga temen2 yang ikut-ikutan manggil aku Icha. Itu hanya temen2 terdekat dan orang2 tertentu. Nama asli yang ada di KTP aku Haritsah Salim. Haritsah itu adalah nama sahabat nabi, dan Salim itu diambil dari nama bokap aku, Aslim.

Aku lahir di Pekanbaru dan menghabiskan masa kecil selama 3 tahun di tembilahan. Tempat terpencil dimana ummi aku ditugaskan jadi guru.

Ummi ku pengen move on, kami pun kembali ke Pekanbaru setelah 12 tahun ummi  ngajar di SD terpencil.

Lulus SD aku langsung di lempar bonyok untuk nyantri di salah satu pesantren di Jakarta Selatan. 4 tahun disana aku move on lagi ke Riau, tepatnya di Bangkinang.
Lulus Aliyah (sederajat SMA) umur aku 20 tahun. Padahal aku gak pernah tinggal kelas, gak pernah nganggur. Pgn tau kenapa? Kapan-kapan deh aku ceritain.
  Di umur 20 itu aku pengen balik ke Jakarta tapi gak kesampean, aku sempet berkelana menjajal tes di beberapa kampus terkemuka, tapi alhamdulillah sesuatu banget, aku diterimanya di UNRI yg sekarang berganti nama jadi UR (Universitas Riau) ngambil jurusan atas suruhan ummi aku, dan demi meneruskan perjuangannya, aku pasrah masuk jurusan itu. Yap, that is PGSD.

Alhamdulillah setelah perjuangan berdarah2, aku lulus tepat waktu. 3tahun 10Bulan. Dengan predikat cumlaude. Tapi itu semua gak ada artinya karna sejak aku wisuda (oktober) sampe sekarang aku masih jadi PENGACARA, ada yang gak tau artinya? Mending cepet2 tanya bokap lu gih.

Soal sifat, aku orangnya penyabar banget. It's fact! Trust me. Aku paling pinter mendam amarah. Oiya, kata orang (kata orang nih ya,bukan kata aku) aku orangnya supel. Dan emang bener deh kayaknya. Haha. Aku cepet beradaptasi dengan lingkungan baru, mudah akrab dengan orang, dan makanya aku suka bertemu orang2 baru, dan aku suka berada di keramaian. Bakat narsis.hahaha

Aku aktif di beberapa komunitas offline. Diantaranya FLP Pekanbaru dan Blogger Bertuah. Komunitas online terlalu  banyak, jadi ga usah di sebutin.

Aktifitas aku sekarang Sebagai PENGACARA (yang semoga aja sementara) adalah melalang kesana-kesini. Kadang aku ikut kegiatan komunitas kayak beberapa postingan yg pernah aku ceritain disini, disini dan disini. Kadang aku jalan2 ke rumah sodara yg udah bertahun-tahun nggak ketemu, kadang2 aku ke toko buku, ke Puwsil wifian gratis, atau keliling kota masukin lamaran kerja. Itu sih baru terjadi 2 kali. Hehehe.

penampakan paling update

Okey segitu aja deh perkenalan kita. Sorry kalo kepanjangan.

Ikuti terus pos-post  selanjutnya dalan iven tantangan ngeblog.

Semoga aja aku bisa menyelesaikan tantangan ini sebelum tahun 2014. :D

keep Blogging..! ^_^

12 November 2013

Blogger Bertuah with PT Telkom adakan Pelatihan Blog di SMK YAPIM Siak Hulu


SMK YAPIM SIAK HULU
Hari  ini Blogger Bertuah kembali menjadi tutor dalam pelatihan blog yang kali ini di selenggarakan di SMK YAPIM (Yayasan Perguruan Indonesia Membangun )Tunas Bangsa yang ada di kabupaten SIAK HULU. Ini udah di luar kota Pekanbaru. Jadi kami berangkat dari Rumah Blogger Riau alias sekre di Gobah, berbondong-bondong ke Jln Pasir putih Siak Hulu. Dan bener aja, lokasinya jaaaauhhh.. banget! untung aku gak pake motor sendiri, motorku pasrah aku tinggalin di sekre yang nggak ada orangnya, dan aku nebeng sama si Ihsan. Makasi san.. ^_^

Mengenai kerempongan aku pagi-pagi ke sekre tau-tau orang di sekre masi pada tidur (sekre sering dijadikan basecamp tempat nginep anak2 bertuah) itu nggak usah di ceritain, padahal tapi aku udah fotoin mereka2 yang lagi pada tidur, kesian nanti pacar mereka liat dan turun martabatnya. Hohoho. Kita langsung aja cerita, betapa kacaunya manajemen pelatihan kali ini.

10 November 2013

Blogger Bertuah Gala Dinner With WIGO Pekanbaru

*ini sebenernya draft lama. Tapi sayang aja kalo nggak di posting
Awalnya ada undangan di grup Blogger Bertuah. Bahwa beberapa (sekitar 15 orang) anak Blogger Bertuah (BG) Diundang untuk gala dinner with WIGO.
Sebelumnya, kami juga udah pernah di undang di acara launching produl 4G WIGO di Plaza Senayan. Waktu itu heboh banget deh, karna kami yang diundang masing-masing di kasih kesempatan narik undian yang berhadiah langsung. Ada yang dapet kipas angin, ada yang dapat Smartphone, BB dan sejenisnya, ada yang dapat kompor gas (yg dapetin itu cowok semua), tas, kaos dll banyak lagi. Sedangkan aku dapet payung! Aku emang jarang beruntung soal undian. Itu karna setiap undian pasti dapat hadiah aja, coba kalo undiannya ada yang kosong. Pasti aku dapet yang kosongnya deh.. apes mulu.. -__-
mencoba jaringan WIGO 

09 November 2013

Kelas Menulis di Rumah Blogger Riau


Rumah Blogger Riau sebagai sarana belajar dan mengajar para blogger yang ada di Riau kali ini kembali mengadakan kelas menulis. kali ini  mengangkat tema "Dari Menulis Blog Menjadi Sebuah Buku". Sebagai pemateri di daulat mbak Lusiana Trisnasari yang sudah banyak menerbitkan buku. baik buku antologi maupun buku solonya yang sudah terbit di gramedia.

materi kali ini membahas banyak hal mengenai buku. Dari mulai mencari tema yang bombastis, menulis uotline, mengumpulkan kerangka, sampai mengajukan penerbit dan mengajukan proposal untuk penerbit. 

diskusi berlangsung santai dan asik. cara mbak Lusi menyampaikan materi juga tidak menggurui.
setelah Sharing Class dengan mbak Lusi. kami pun para awak Blogger Bertuah langsung heboh merencakan menulis buku Antologi. ide-ide di lontarkan dan di tampung. tapi ini masih rencana kasar dan semoga saja bisa berjalan dan terbit sebelum tahun 2014. (instan banget ya)



Mbak Lusi lagi ngasi materi

Yopi lagi bagi-bagi minuman
yang pake baju putih itu Om Rizal. pernah masuk di BE dulu tapi di Kick. hihihi
Aris, Ketua pelaksana Sharing class

semua pegang laptop. malah ada yang langsung live post
dari kanan : Kak Ayi, Bg Ais, Pijan



mau denger lebih banyak, simak video nya di channel Youtube ini
dan yang mau download Materi yang disampaikan mbak Lusi kemaren, langsung aja kesini

08 November 2013

Review Drama Korea ; Adolescence Medley | Puberty Medley


Judul : 사춘기 메들리 / Sachoongi Medeulli
Juga dikenal sebagai : Medley of Youth / Adolescent Medley / Teen Medley
Genre : 
Schoolromantiskomediremajamelodrama
Episode : 4
Format : Drama Special
Jaringan Broadcast : KBS2
Broadcast periode : 10 Juli 2013 s.d 31 Juli 2013
Tayang : Rabu 23:10

The Cast :

Kwak Dong Yun Sebagai Choi Jung Woo
Baek Sung Hyun Sebagai Choi Jung Woo dewasa
Kim Kyung Min (김경민) SebagaiSiswa SMP Jung Woo (ep 1)
Lee Joon Myung (이준명) SebagaiSiswa SD Jung Woo (ep 1)
Lee Se Young SebagaiYang Ah Young
Yoo Da Mi (유다미) SebagaiYang Ah Young dewasa
Kwak Jung Wook SebagaiIm Duk Won
Choi Tae Joon SebagaiLee Yuk Ho
Park Jung Min SebagaiShin Young Bok
Bae Noo Ri SebagaiJang Hyun Jin
Yoon Park SebagaiLee Won Il



Film ini di mulai dari Chio Jung Woo yang sedang mengajar  di SMA Namil. Malamnya Jung Woo mendapat SMS bahwa milis angkatannya di SMA dulu bakal di hapus, jadi di suruh backup foto-foto dan email. Waktu Jung Woo  Log in ternyata salah password. Dia pun menjawab pertanyaan keamanan “Cinta pertamaku adalah?” Jung Woo mengetik password, tapi itu terlihat *******. Setelah itu cerita pun di mulai….

Jung Woo adalah siswa pindahan. Ini bukan pertamakalinya dia pindah sekolah. Karna tuntutan perkejaan ayahnya Sebagaipegawai PLN, Jung Woo harus pindah-pindah sekolah. Ada yang Cuma 2 minggu dia duduk di sekolah itu, dan paling lama enam bulan. karna selalu pindah-pindah, Jung Woo jadi nggak punya teman. Dan dia berusaha untuk tidak menarik perhatian dan tak terlihat di depan teman-teman barunya.

Ketua kelas di kelas itu adalah seorang cewek pintar dan cantik. Namanya Yang Ah Young. Karna Ah Young kasian liat Jung Woo sendirian terus dan tidak bergaul dengan teman lainnya, dia nyuruh Jung Woo mencuci sprei ruang UKS. Kata si ketua kelas, ini giliran kelas kita dan dia pilih Jung Woo yang ngerjain. Maksudnya  Biar Jung Woo bisa berinteraksi sama temen-temen lainnya. Ternyata si Jung Woo mikirnya lain, dia pikir dia lagi di perbudak. Dia marah-marah nggak jelas dan akhirnya malaaaah…..


Nembak Ah Young…
 
teknik nembak cewek ala Jung Woo : pegang bahunya, dan katakan "Berkencanlah denganku"

Dan nggak tau kenapa Ah Young malaahh… nerima Jung Woo..

Hebohlah satu kelas. Ketua kelas yang cantik, tegas dan disiplin ternyata bisa diluluhkan anak baru. Semua nyorakin dengan noraknya.

Hari-hari berlalu, mereka pacaran layaknya anak SMA. Pulang sekolah bareng, main ke rumahnya. Makan di luar bareng tanpa satu pun menyadari arti dari perasaan mereka satu sama lain. Setiap Jung Woo tanya, kenapa kamu mau jadi pacarku (padahal kan Jung Woo Cuma mau mempermainkan Ah Young) tapi Ah Young jawab “ ini RAHASIA”.

Mereka akhirnya berpisah karna Ah Young harus pindah ke seul dan Jung Woo tetap tinggal di desa namil dan menjadi guru disana. Di episode 8 baru terbuka semua cerita. Waktu itu Jung Woo pulang sekolah dan ngebuka lokernya Ah Young, dia nemu diary Ah Young. Dan ternyata banyak gambar-gambar mereka berdua kayak di komikin gitu. Dan kenyataan yang bikin Jung Woo terharu. Ah Young udah sama sama dia sejak Jung Woo masuk di kelas dan perkenalan Sebagaianak baru. Meleleh lah air matanya…

Over all ceritanya sederhana, nggak banyak konflik. Tapi acting si Jung Woo yang di perankan artis muda Kwak Dong Yun  Kocak banget. Ekspresinya lawak, bisa bikin ngakak. Sementara aktingnya si ketua kelas yang diperankan oleh Lee Se Young Agak monoton. Soalnya imej dia pendiam, dan agak susah mengertikan ekspresi mukanya. Tapi acting si Kwak Dong Yun udah mengobati itu semua. Ekspresi mukanya bener-bener kocak, kalo nggak ada dia pasti monoton banget nih film.

Di film ini banyak muka-muka baru (atau aku nya yang nggak kenal) dan setelah baca-baca di beberapa blog, emang di film ini banyak artis baru. Muka lama yang aku kenal Cuma Jung Woo versi Dewasa yang di perankan Baek Sung Hyun yang pernah main di film To The beautiful You bersama Minho Shinee. dan di Film BIG bersama Suzy Miss A.


Nonton film ini kita bakal di manjain sama pemandangan desa Namil. Rumah mereka Di antara gunung-gunung. Apalagi sekolahnya, asri banget. Dimana-mana ada taman yang tertata rapi. Setiap pulang sekolah Jung Woo dan Ah Young pulang lewat sungai, tapi karna jembatan sungainya runtuh, mereka menyusuri sungai dari bebatuan. Asyik banget deh. Dan di sungai itu juga adegan ciuman mereka. Dalam 8 episod Cuma 2 kali. itu pun adegan nya gak di liatin. Adegan ciuman pertama di halangin sarung tinju, adegan ciuman kedua di halangi buku. kecewa deh penonton gak bisa liat. Wahahhahahahahhahaa….

Adegan ciuman di tengah sungai di tutupi sarung tinju
1 lagi yang menarik dari film ini adalah focus pengambilan gambarnya. Te O Pe banget deh pokoknya. Apalagi suasananya hijau semua. Jadi enak di liat mata. Dan nonton film ini aku ngerasa kayak bukan nonton film korea, soalnya suasananya beda banget dari film-film biasanya yang memakai seuol Sebagailokasi syuting. Di film ini nggak ada apartemen mewah, mobil mewah ditengah kemacetan. Yang ada disini siswa-siswi bersepeda, gunung-gunung dan sungai yang airnya jernih banget.

karna si Jung woo ga bisa pake sepeda. jadi Ah Young yang bonceng. padahal jalannya nanjak
Desa Namil.
Kalo di kasih nilai skala 10. Film ini aku kasih nilai 70 aja. Soalnya yang aku suka dari film korea itu konfilknya yang padat. Tapi di film ini lebih banyak mengeksplor sisi perasaan mereka, banyak acting yang sama-sama diam Cuma pandang-pandnagan, penonton yang disuruh menerjemahkan ekspresi wajah mereka.
nah susah kan mengartikan ekspresinya?
Buat pecinta drama korea romantic, film ini nggak masuk list deh. Soalnya , walaupun ada pasangan pacaran dalam film ini, tapi nggak banyak sisi romantisnya. Lebih banyak perang batin antara 2 tokoh kayaknya. Si Jung Woo kayaknya nggak cinta beneran ama Ah Young, ya gitu deh pokoknya. Aku lebih suka film yang sama-sama saling cinta dan mereka memperlihatkan dan membuktikan cinta mereka. Itu baru sweeeett.. hahaha

Gitu deh ceritanya, nggak aku certain lengkap karna nanti nggak seru dong kalian nontonnya. Film ini Cuma 8 episod. Lumayan lah buat ngisi waktu bagi pengangguran sementara kayak aku. Hahaaha.
Anyyeong…..  ^_^


sumber the cast : dari sini
Screenshoot dapat dari  : Korean Lover