Oh My God…!! Pertama kali dalam hidup ku kena tilang ama polisi yang mejeng dipinggir jalan..!! Ceritanya tadi sore pulang dari ngantar adikku kembali ke haribaannya (ponpes). Walaupun sudah dekat magrib, tapi aku santai saja mengendarai motor bututku. Lagu something ‘bout love nya david archuleta mengalun ditelingaku. Aku pun dengan santai mengikutinya. Sore ini macet sekali, karena pembangunan fly over di tengah jalan sudirman dan harapan raya yang entah kapan selesainya, dan entah sampai kapan pula rakyat pekanbaru harus menanggung macetnya. Saat aku menyelip di antara mobil-mobil dan kendaraan yang tak mau kalah, Tiba-tiba polisi yang ramai berdiri di pinggir jalan menunjukku, dan mengarahkan tongkat yang dipegangnya kearah plat depan motorku. Aku heran dan terkejut, ku lihat kiri kanan. Tak ada yang kira-kira mengarah kea rah polisi itu. Ah, ternyata memang aku yang ditunjukknya. Aku pun menuruti arah tongkat polisi yang menyeramkan itu untuk berhenti di tepi jalan, salah seorang polisi yang lain menanyaiku dengan muka seram “Ada surat-suratnya?” Tanya si polisi serem “ada pak” “lengkap” “lengkap Pak” tapi aku jawab dengan dagu gemetar. Soalnya sudah setua ini aku belum punya SIM, bawa STNK pun jarang-jarang. “coba liat” “yah apes gua” kataku dalam hati. Aku pun mengaduk-ngaduk ranselku. tapi bagaimanapun ku aduk-aduk hingga jadi adonan kue, yang kutemui hanyalah STNK, tidak ada SIM, karena memang tidak punya. Dengan pasrah dan wajah polos ku serahkan STNK itu. Polisi langsung manggut-manggut tersenyum licik. “mana SIM nya” “tinggal pak” aku jawab dengan senyuman maut, tapi rupanya senyumanku tak mempan meluluhkan hati si bapak. Ia pun menyerahkan STNK ku ke posko. Polisi lainnya menyuruhku memarkirkan motor di halaman parker hotel ASEAN. Ya elah, kena deh. Bayar berapa nih? Dalam hati aku mengutuk kebodohanku, kenapa tadi lewat sisni. Udah macet, kena tilang pula! Dengan gemas aku coba menghubingi Ummiku (siapa lagi coba.hehe) tapi jangakan di angkat, masuk aja nggak! Ah sebelnya. Ku coba sms saja. Baru saja mengetik “ mi icha kena tilang..” polisi yang berada di di dalam posko memanggilku. Saat itu barulah aku deg-degan (dari tadi sih deg-degan dikit.hehe) Di dalam posko yang di tutup kaca riben hitam, polisi tua sedang mengintrogasi korban yang senasib denganku. Tidak bawa SIM. Tapi belum apa-apa korban itu langsung menunjukkan kartu PERS nya. Polisi tua itu membaca. “oalah, ini sudah tidak berlaku” Entah apa lagi kata si korban, tapi nampaknya polisi tak ingin embil resiko dengan seorang wartawan, siapa tau besok ada wajahnya di headline news “ razia amatiran”. Polisi itupun melepaskan pers itu dengan senyum ramah, dan berpesan agar jangan mengulangi lagi kesalahannya. Kini giliranku “silahkan duduk” Aku pun duduk “kamu tau apa hukuman tidak membawa SIM?” Tanya bapak itu sambil membuka buku undang-undang. Ia membuka sebuah halaman, tak sempat terbaca olehku, tulisannya kecil sekali “tidak membawa SIM dikenai denda sebesar Rp.25 juta “ kata si bapak menjawab pertanyaannya sendiri. “kan saya bawa STNK pak”. Aku pasang tampang semelas mungkin “lho? SIM sama STNK itu lain Dek, gini aja. Dari 25 juta ini adek bisa bantu berapa? Jadi aku yang bingung? Berapa yah? Maksudnya kasi uang berapa aja dan urusan selesai? Gitu yah? Wah berarti duitnya msuk kantong sendiri dong? Wah tidak bisa di biarkan nih! Tapi bagaimana lagi. Ngeri juga mendengar 25 juta. Langsung saja ku buka tas dan dan menyerahkan semua uang yang ada didompet. “yah, gimana dong Pak, Cuma ada segini” maksudnya di luar rosleting.hehe. aku pun menyerahkan uaang kembalian beli tinta tadi. Kira-kira berjumlah 38ribuan. Bapak itu menghitung dan mengembalikan 3 ribunya padaku. Hehe.. mungkin tak tega aku pulang tangan kosong. Sempat juga kulihatkan tas yang penuh buku. Dan uangku sudah habis. Kebetulan di ranselku penuh buku dagangan, yang tadi ku tarik dari toko buku (soalnya ternyata buku titipanku nggak di pajang, karna gak ada tempat lagi katanya. Kapan laku nya!) Akhirnya aku pulang dengan hati sedikit ikhlas. Setelah memberikan uang 30 ribu yang rencananya besok akan makan paket manis di KFC bersama teman2 kampus, Ku perkirakan tingkat keikhlasanku lebih ikhlas dari pada bayar parkir 1000 perak ketika beli pulsa. Hehe
Nah, dari pengalaman pertama kena tilang. Ada beberapa tips yang bisa ku ambil 1. Jangan tampakan wajah takut, semakin takut, polisi itu semakin berani menyabutkan angka denda tilang 2. Tampakkan wajah sepolos mungkin, semiskin mungkin, dan betapa kerenya seorang mahasiswa. 3. Perlihatkan dompet yang kosong setelah kamu membayar denda. Jangan perlihatkan yang di dalam rosletingnya.hehe 4. Jangan berkelit 5. Kalau ada, keluarkan kartu PERS. *tips ini tidak baerlaku untuk ibu2 yang dandanannya menor
Cerpen Berdarah, karya Eko Hartono menandai terbitnya 100 judul buku LeutikaPrio dalam kurun 6 bulan (sejak berdiri 18 November 2010).
Semarak 100 buku dalam 6 bulan kami meriahkan dengan event:
My Favorite Cover
Tulis komenmu & raih undian buku gratis
Caranya:
1. Login di www.leutikaprio.com (bagi yang belum jadi member, silakan klik “daftar/sign up”).
2. Klik cover buku LeutikaPrio yang paling kamu anggap keren.
3. Tulis alasan kenapa kamu memilih cover tersebut di kolom “Review Anda” (kolom ada di bawah buku).
4. Jangan lupa untuk menyertakan alamat FB di bagian bawah ulasanmu untuk keperluan konfirmasi apabila kamu menang.
5. Klik tombol “send” dan ulasan covermu kami simpan (review tidak bisa tampil seketika. Kami akan mengaktifkannya sehari setelah pesreta kirim review tersebut).
Hadiah:
1. Leutika mengundi 5 komen beruntung untuk mendapatkan 10 buku GRATIS dari LeutikaPrio (@2 buku, judul bisa memilih).
2. Bagi cover buku dengan komen terbanyak, akan mendapatkan reward khusus dari Leutika dan akan dikirim langsung ke penulisnya. (Untuk buku kompilasi hadiah dikirim ke koordinatornya.)
Penting:
1. Peserta hanya diperbolehkan kirim satu ulasan untuk satu cover buku. So, pilih cover paling favoritmu.
2. Pemenang berdasarkan undian.
3. Event ini tidak berlaku bagi setiap penulis LeutikaPrio, hal demikian untuk memberikan kesempatan bagi teman-teman non penulis untuk mendapatkan buku Leutika.
My Inspiring Writer
Perjuangannya dalam dunia tulis-menulis menginspirasiku, tulis ah!!!
Beda individu, beda pula pengalamannya. Kalau ternyata apa yang telah kita lakukan bisa memicu orang terdekat untuk lebih semangat, kenapa harus malu untuk berbagi kisah?
Meriahkan 100 buku Leutika dengan memilih salah penulis LeutikaPrio untuk kamu jadikan notes FB yang menginspirasi orang lain.
Caranya:
1. Pilih satu penulis LeutikaPrio yang kamu kenal (baik dalam buku kompilasi maupun solo) untuk kamu ceritakan salah satu episode inspiratifnya dalam dunia tulis-menulis. Seperti: tetap mengirimkan naskah walau ditolak 100kali, bersepeda 50kilo untuk demi ikut organisasi penulisan, dll.
So, di sini kamu belajar jadi penulis biografi orang, belajar ngewawancarain juga.
2. Tulis dengan panjang maksimal 2 halaman A4 spasi 1,5 times new roman 12.
- Posting ulasanmu di notes FB masing-masing. Tag min. 25 orang, termasuk (pilih salah satu) FB LeutikaPrio, Leutika Publisher, Leutika Publisher Dua.
- Sertakan banner (logo) “Setengah Tahun Seratus Buku” dalam notes tersebut. Logo bisa diambil di bawah notes ini.
Hadiah:
Leutika mencari 5 notes terbaik, masing-masing akan mendapatkan 2 buku dari LeutikaPrio (judul bisa memilih) dan 1 buku dari Leutika (judul tidak bisa memilih).
Penting:
1. Pemilihan pemenang berdasarkan teknis penulisan peserta dalam mengulas profil penulis dan muatan inspiratifnya.
2. Event ini terbuka bagi penulis LeutikaPrio maupun non penulis LeutikaPrio. (Apabila peserta adalah penulis LeutikaPrio, maka yang harus diceritakan adalah episode inspiratif penulsi LeutikaPrio lainnya.)
Dua event di atas dibuka hingga: 21 Mei 2011.
Pengumuman pemenang pada: 30 Mei 2011 di semua FB Leutika dan website www.leutika.com & www.leutikaprio.com.
by Hanna Fransisca (Zhu Yong Xia 朱永霞) on Saturday, April 30, 2011 at 12:45pm
Sahabat FB terkasih, tak terasa setahun telah berlalu, dari Mei, kembali kita ke Mei.
Mei bagi saya, adalah sebuah bulan yang senantiasa menampakkan dua sisi: harapan sekaligus kecemasan. Mei adalah sebuah pertanda. Dan di bulan Mei pula, tiga puluh dua tahun yang lalu, saya dilahirkan. Adalah benar, bahwa sejak kecil saya menyukai sastra. Adalah sebuah kebebasan, jika saya (ataupun siapa saja), ingin menandai bulan Mei dengan sebuah pilihan yang disukai. Seperti halnya tahun-tahun lalu, saya memberi penanda Mei dengan menawarkan kenikmatan petualangan kreatif bagi para sahabat, untuk menulis sesuatu yang paling dekat dengan diri kita. Sesuatu yang membuat kita ada. Sesuatu yang yang kita sebut, kasih sayang abadi, kasih sayang yang tak pernah tergantikan oleh apa pun, yakni kasih sayang seorang ibu. Maka izinkan pada Mei ini, Mei 2011, saya kembali menawarkan arena untuk menulis puisi terbaik bagi dedikasi seorang ibu. Saya sesungguhnya risih untuk menyebut kata lomba--alangkah tidak enaknya. Tapi baiklah, sebut saja ini sebuah arena. Sebuah lapangan perjumpaan yang menawarkan petualangan, terutama bagi sahabat-sahabat FB terbaik saya, di mana kalah atau menang bukanlah tujuan pokok. Kehadiran juri, hanyalah pelengkap untuk menandai batas sebuah arena. Hal terpenting dari perjumpaan ini, adalah keikutsertaan para sahabat. Bagi saya, keikutsertaan para sahabat jauh lebih berharga dari hanya sekedar istilah kalah atau menang. Maka tuliskanlah puisi terbaik bagi ibu, kirimkan pada penjaga batas arena, yang kali ini (seperti halnya tahun lalu) kembali dijaga oleh Acep Zamzam Noor (Penyair, peraih Khatulistiwa Literary Award, dan peraih SEA Write Award), serta Joni Ariadinata (Sastrawan, Redaktur Majalah Sastra Horison). Konsistensi dari dua nama penjaga batas arena ini, semata-mata dimaksudkan untuk sebuah pertanggungjawaban kelak, ketika puisi-puisi yang terpilih diterbitkan. Adapun penjelasan dari bahasa yang lebih gamblang tentang aturan main serta prosedur standar, bisa dibaca dalam format pengumuman di bawah ini. Selamat menikmati petualangan yang berbahagia.
Salam Kasih HF
Syarat dan Ketentuan: 1. Peserta terbuka untuk umum 2. Naskah harus asli, bukan saduran atau terjemahan 3. Naskah belum pernah dipublikasikan di media apapun 4. Panjang pendek naskah bebas 5. Peserta mencantumkan biodata diri, alamat jelas, nomor kontak, dan nomor rekening bank untuk memudahkan kebutuhan admistrasi. (Biodata diri akan dijaga keamanannya) 6. Peserta hanya boleh mengirimkan maksimal tiga puisi 7. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat menyurat 8. Peserta dapat mengirimkan karyanya melalui email: ibupuisi_ibu@yahoo.com 9. Pengiriman naskah terakhir paling lambat tanggal 25 Mei 2011. 10. Pengumuman 10 nomine akan diumumkan pada tanggal 27 Mei 2011. 11. Penetapan pemenang 1, 2, 3, dan pemenang favorite akan diumumkan berbarengan hari ulang tahun saya, pada tanggal 30 Mei 2011
Apresiasi: 1. Pemenang pertama akan mendapatkan uang tunai sebesar 2.500.000,- rupiah 2. Pemenang kedua akan mendapatkan uang tunai sebesar 1.500.000,- rupiah 3. Pemenang ketiga akan mendapatkan uang tunai sebesar 1.000.000,- rupiah 4. 10 Nomine akan mendapatkan paket buku sastra terjemahan yang akan dikirim setelah pengumuman pemenang lomba 5. Di samping penentuan pemenang 1, 2, dan 3, dari 10 nomine akan dipilih satu puisi favorite. Puisi favorite ini akan ditentukan oleh para sahabat FB, yang dikirim melalui ruang komentar yang disediakan khusus setelah penetapan 10 nomine diumumkan. Suara terbanyak akan menentukan pemenang favorite. 6. Pemenang favorite akan mendapatkan uang tunai sebesar 500.000,- rupiah.
Terima kasih atas partisipasi para sahabat FB terkasih. Semoga damai dan sejahtera senantiasa melimpah bagi kita semua.
di antara haru biru melupakan mantan, dan tugas-tugas kampus yang menumpuk. aku malah browsing. iseng-iseng liat konser nya JB di youtube (belum ada) dan ngeliat kedatangannya di bandara. alamak.. masak kecil-kecl udah pinter gandeng cewek.. si shelena di bawa kemana-mana.. ckckc.. aku yakin banyak yang neror shelena tuh, minimal di twitter nah waktu lagi main2 ke kampung WR. nemu deh ada lomba dari HONDA. eh ikutan deh, jadi sekarang ceritanya aku butuh VOTE buat dapetin IPod, ato dapet honda scoopy juga boleh deh.. hahaha vote aku yah.. caranya.. klik link ini http://www.welovehonda.com/kartinimuda/entry,detail,1972 dan klik vote.. makasih.. ^_^
Ada belasan file cerpen bertebaran di laptopmu. Ada setumpuk kertas berisi cerpen-cerpen jadul yang hanya kalian tulis, baca dan simpan. Apa kalian suka bertukar cerpen dengan kawan-kawan lain yang juga hobi menulis? Kenapa nggak bikin antologi aja? So, Leutika mengajak kalian yang punya karya untuk ikutan event “Kumcerku di LeutikaPRIO”.
Ketentuan :
1. Add akun Fb Leutika Prio bagi yang belum menjadi teman Fb (wajib)
2. KumCer bertema bebas.
3. Isi naskah tidak mengandung SARA, pornografi, dan belum pernah diterbitkan oleh pihak lain (baik secara massal maupun online).
4. Persyaratan halaman:
Satu naskah terdiri dari minimal 10 cerpen,dengan perkiraan hal masing-masing cerpen 3-4 halaman A4 spasi 1 ½ Times New Roman 12.
10 Cerpen tersebut bisa ditulis oleh MAKSIMAL 5 orang. Jadi tidak harus 1 orang, kok :)
5. Kirim karyamu ke leutikaprio@hotmail.com dengan subjek “KumCerku di LeutikaPRIO”. Lengkapi juga dengan:
a. Sinopsis
b. Biodata (Nama asli, nama pena, tempat tanggal lahir, alamat sesuai KTP, alamat surat, email, alamat fb, no telp/HP yang bisa dihubungi, dan no rekening yang masih aktif)
Jika naskah adalah tulisan lebih dari 1 orang, tetap sertakan biodata seluruh penulis.
Seluruh data tersebut bisa dijadikan dalam satu file : Sinopsis dan Biodata.
6. Mohon untuk meng-attach file dan tidak menaruhnya di badan email. Setiap karya yang dikirim ke selain email di atas, tidak kami data dan kami anggap tidak sah.
7. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah terbaiknya. Ketentuan ini juga berlaku bagi penulis “keroyokan”, hanya boleh menulis untuk 1 judul buku.
8. Posting gambar event & materi lomba di FB masing2. Tag minimal 25 orang. Anda tidak perlu men-tag Leutika.
Hadiah:
Leutika akan memilih 5 (lima) karya terbaik untuk diterbitkan secara GRATIS di LeutikaPRIO dengan paket penerbitan senilai total Rp 2.500.000,-. Pemenang juga mendapatkan 1 eks hasil buku jadi, dan royalti dari penjualan buku.
Selain itu pemenang akan mendapat Paket Buku gratis dari Leutika (judul tidak bisa memilih).
Hadiah buku akan dikirim langsung ke alamat pemenang.
Deadline:
31 Mei 2011 jam 12 malam. (Jangan mepet2 deadline ya :)
Pengumuman Pemenang:
6 Juni 2011 jam 12 siang di website Leutika, LeutikaPrio dan seluruh FB Leutika group.
Mohon dishare ke teman2 lain ya. Maaf tidak bisa tag satu2 :)
Kalau Kartini Hidup kembali Dia akan bertanya Wanita manakah yang masih terbelenggu? Adakah yang masih dirudung semu? Ataukah merindukan kebebasan agung?
Kalau Kartini Hidup Kembali Dia akan berkata Genggam lah dunia dengan tanganmu Raihlah angan dan citamu Jemputlah mimpi-mimpimu Jangan lagi mau di atur dunia Buktikan wanita juga bisa berkarya SEMANGKA… eh salah SEMANGAT…!
Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.
Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.
Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.
Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie.
Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum.
Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda. Makam R.A. Kartini di Bulu, Rembang.
Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka. Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, RM Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang. Kartinischool (1918)
Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.
Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.
dikutip dari mbah google. sebagai pengingat kita atas jasanya menjelang hari kartini ^_^
Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.
Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.
Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.
Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie.
Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum.
Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda. Makam R.A. Kartini di Bulu, Rembang.
Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka. Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, RM Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang. Kartinischool (1918)
Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.
Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.
dikutip dari mbah google. sebagai pengingat kita atas jasanya menjelang hari kartini ^_^
Deadline: 25 Juni 2011 Mengusung Berkesenian, Cerdaskan Anak Bangsa dengan Berkarya dalam tema “Pendidikan & Guru” DIMANAKAH LETAK PENDIDIKANKU Karya: Ady Azzumar setiap waktuku adalah zaman yang tak banyak orang butuh setiap nafasku adalah pendidikan tak bermutu aku bodoh hidup tak sekolah terbebani karena biaya aku lelah hidup tak pernah sejahtera ekonomi begitu lemah
aku ingin pendidikanku maju hanya asa dalam pasrah jangankan wajib sembilan tahun Tk pun aku tak sempat mencicipi aku adalah… gadis mungil bermangkuk kecil mengharap receh dari uluran tangan saat peluh menetes di dahi mentari kian menyengat seakan tak mau lagi bersahabat ayahku telah wafat ketika aku masih dalam rahim ayahku telah wafat! bukan harta, tapi melarat yang ia wariskan dimanakah letak dunia pendidikanku! 22 Maret 2008, di muat diharian berita pagi (Guru, Penulis, dan Creator Group FB Rumah Puisi) Guruku Oleh: Dilandra Karimatun Nisa Guruku Kau begitu cantik di mataku Kau begitu anggun mewangi Kau berdandan rapi di depan semua murid Kau begitu baik pada kami Kau juga sayang pada semua Bila ada yang sakit segera kau tolong Oh guruku, begitu baik hatimu Aku berjanji untuk selalu mengenang jasa-jasamu Karena bila tiada engkau Aku akan bodoh Tidak bisa membaca, menulis dan berhitung Dengan adanya dirimu Orang-orang jadi pintar Terima kasih, oh guruku (Kls V SDI Alhadid Kebayoran Lama Jakarta, di muat majalah ummi) Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, pekerjaan yang mulia, dulu guru adalah gudangnya sumber ilmu, dan dengan kemajuan tekhnologi yang canggih, maka guru adalah sebagai fasilitatornya murid. Cerdaskan anak dengan pendidikan, hormati guru dengan keikhlasan. Untuk para guru “Mengapa Anda Menjadi Guru? pernahkan anda Tuliskan min 10 Alasan anda menjadi guru?” Untuk para murid, mari sejenak mengingat masa sekolah kita dulu “Adakah guru yang paling kita sukai? Adakah guru yang paling tidak kita sukai?” rekam dan ingatlah. Maka dengan itu lomba ini saya adakan dengan tujuan untuk menjaring semangat dari teman-teman sebuah ajang kreasi “Cipta Puisi” dengan tema “Pendidikan & Guru” seberapa besar Kado penghargaan seorang guru dalam membimbing dan memberikan kecerdasan dalam dunia pendidikan. Adapun ketentuan/kriteria perlombaan cipta puisi adalah sebagai berikut: • Peserta adalah Warga Negara Indonesia, TKI / TKW, tidak dibatasi umur (Pelajar, Mahasiswa, Guru, Umum, dll) • Naskah harus asli karya sendiri, bukan jiplakan atau terjemahan dan sedang tidak diikutkan pada lomba yang bersamaan. • Bertemakan: pendidikan / guru • Bentuk puisi bebas, halaman bebas, ditulis / diketik dalam Bahasa Indonesia • Naskah ditunggu selambat-lambatnya 15 Juni 2011 cap pos. Pemenang akan diumumkan 25 Juni 2011. di blog, Facebook Ady Azzumar, Group Rumah Puisi, Email. Tehnik Pengiriman Naskah: 1. Via Email: Tulisan diketik dan dikirim ke Email: indonesiaku2011@yahoo.co.id (lampirkan biodata naratif + No Hp, naskah karya, dan bukti transfer) Peserta lomba wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 25.000 ke No. Rekening: 801-09-91003 Bank SUMSEL BABEL cabang Syariah Palembang. Atas Nama: Supriadi 2. Melalui Via Pos: (Naskah print / tulis + Uang Pendaftaran 25.000, + Biodata lengkap dan No. Hp). Kirim: Kepada: Ady Azzumar (Supriadi, S.Pd.I) Alamat: Jl. Ir. H. Djuanda No. 21 Kelurahan Ps III Muara Enim, 31314 (SUMSEL) cp. 085267557556 a. Puisi akan dinilai oleh 3 dewan juri: 1. Mukhlis Rais, Lc. M. Pd. I (Penulis, Ketua FLP Mesir 2003-2005) Mukhlis Rais, mantan ketua FLP Mesir 2003 – 2005. berbagai media: Sriwijaya (Cairo), Suara Musi (Cairo), Ukazh (Cairo), Izzah (Cairo) Raudhatuna (Cairo), Tarbawi, Republika, Sumatera Ekpres. Sanili, Koran Jum’at, dll. Karya dalam bentuk Antalogi Bersama: Ketika Nyamuk Bicara FLP SUMBAGSEL (Zikrul Hakim, 2004), Kado Untuk Mujahid FLP Mesir (Fikri, 2004), Matahari Tak Pernah Sendiri, Di Sini Ada Cinta (LPPH, 2004). Pernah aktif membina FLP Cabang Ogan Ilir & FLP Ranting Raudhatul Ulum Palembang. sekarang sebagai Staf Pengajar di STAIN Langsa ACEH. 2. Yadhi Rusmiadi Jashar (Penulis, Guru Bahasa Indonesia, Pimred Majalah PANTAU (1995-1997) Yadhi Rusmiadi Jashar bernama asli Rusmiadi, S.Pd, lahir 12 Maret 1973. menamatkan studi di Universitas Sriwijaya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, tahun 1998. Pekerjaan yang ditekuni, antara lain Guru Bahasa dan Sastra Indonesia di SMP Negeri 19 OKU (1999), Dosen FKIP Universitas Baturaja (2003), dan Guru Bahasa dan Sastra Indonesia di SMP Negeri 41 OKU (2010). Semasa kuliah aktif di beberapa organisasi kampus, di antaranya Ketua II HMPSBI FKIP Unsri (1995-1996). Ketua Umum UKM Teater Unsri (1994-1996), dan Pimpinan Redaksi Majalah PANTAU FKIP Unsri (1995–1997). Selain itu, turut membidani lahirnya Komunitas Pengarang dan Penyair Muda Palembang sebagai Koordinator I (1995–1997). Aktif menulis sejak duduk di bangku SMA, ditandai dengan dimuatnya cerpen Gigolo dan cerpen Gigolo Tua di Harian Sriwijaya Post. Karya-karya berupa cerpen, puisi, esei, dan artikel pernah dimuat Buletin Priiit, Majalah Gelora Sriwijaya, Majalah Pantau, Harian Sumatera Ekspres, Sriwijaya Post, dan Lampung Post, dan sebagainya. Menerbitkan secara terbatas buku kumpulan cerpen Orator (1995) dan kumpulan cerpen remaja Seraut Wajah dalam Bayangan (1996). Beberapa prestasi yang pernah dicapai, antara lain Juara I LKTI Tahun 1996 di Unsri, juara I LKTI Tahun 1997 di Unsri, Juara I Lomba Kritik Sastra Se-Sumatera Selatan Tahun 1997, Juara Harapan I LKTI Se-Sumatera dan DKI Jakarta Tahun 1997 di Universitas Bengkulu, dan Juara Harapan II Lomba Cipta Cerita Pendek se-Sumsel Tahun 1997 di Palembang. Beberapa kali diminta menjadi juri lomba baca puisi dan 3. Ady Azzumar Creator Grop FB Rumah Puisi. Ady Azzumar bernama asli Supriadi, S.Pd.I Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah SUMSEL th. 2008-2010, Aktifis Forum Media Dakwah Indonesia. Buku pertamanya kumpulan puisi “Ruh dalam Maksiat” penerbit Lieterer Kahtulistiwa (November 2010), “Kerdam Cinta Palestina” Antalogi bersama FLP se-Sumatera. (polifenol 2010). “Simponi Munajat Pada-Mu” (Oktober 2010). Munajat Sesayat Do’a (Leutika, 2010) antalogi puisi festival bulan purnama majapahit (2011) Antalogi: Kisah Hewan bersama 30 penulis Indonesia (2010), Antalogi “Pahlawan yang Menginspirasiku” bersama 20 penulis Indonesia. Karyanya pernah nongkrong di: Majalah Sabili, Gi-Zone, Gaul, Gemilang Prestasi, Harian Sriwijaya Post, Berita Pagi, Sumatera Ekpres, dll. Prestasinya: Juara II menulis cerpen se-Sumsel (2007) di Palembang, Juara Harapan II menulis puisi se-Sumsel (2007) di Palembang. Juara III menulis puisi se-Sumsel (2009) di Lubuk Linggau. Cerpen Pilihan Terbaik Kategori Kontroversi, UNSA AWARDS 2010. Juara terfavorit 1 lomba Puisi Islami Rhomadhan 1431 H, Juara 1 puisi Pahlawan Inspirasi FLP Bekasi (2010), Nominasi 10 terbaik dalam lomba cipta puisi 1 Muharram ( group UNSA 2010) b. Keputusan dewan juri mutlak tidak dapat diganggu gugat, dan hal-hal yang menjadi penilaian oleh dewan juri, di antaranya: 1. Kesesuaian Tema 2. Kekuatan Metaphor dan Diksi, 3. Keindahan Puisi, 4. Kekuatan Pesan\Makna 5. Pemilihan Judul Hadiah Pemenang Lomba : Juara 1: Uang tunai 500.000,- + Sertifikat penghargaan + T-Shirt dari Singapura oleh: Nessa Meta Kartika, mendapatkan buku antalogi puisi “Kado untuk Indonesia” + Buku kumcer Bulan Celurit Api karya Benny Arnas + Buku Kumcer Tangan untuk Utik karya Bamby Cahyadi + Buku Fiksi karya Uda Agus (Gusrianto) + buku puisi Ruh dalam Maksiat karya Ady Azzumar Juara 2: Uang tunai 300.000,- Sertifikat penghargaan + T-Shirt dari Singapura oleh: Nessa Meta Kartika, mendapatkan buku antalogi puisi “Kado untuk Indonesia” + KUMCER Bulan Celurit Api karya Benny Arnas + Kumcer Tangan untuk Utik karya Bamby Cahyadi + Buku Fiksi karya Uda Agus (Gusrianto) buku puisi Ruh dalam Maksiat karya Ady Azzumar Juara 3: Uang tunai 200.000,- Sertifikat penghargaan + T-Shirt dari Singapura oleh: Nessa Meta Kartika, mendapatkan buku antalogi puisi “Kado untuk Indonesia” + KUMCER Bulan Celurit Api karya Benny Arnas + Kumcer Tangan untuk Utik karya Bamby Cahyadi + Buku Fiksi karya Uda Agus (Gusrianto) buku puisi Ruh dalam Maksiat karya Ady Azzumar Akan dipilih seratus lima puluh (150) naskah terbaik untuk diterbitkan & Semua peserta tanpa terkecuali akan mendapatkan Piagam Penghargaan dengan Logo Group Rumah Puisi, logo Facebook, dan logo cover buku. Dikirim melalui via email peserta (dua minggu pengiriman setelah pengumuman lomba, melalui via email masing-masing). Demikian pemberitahuan lomba puisi ini saya sampaikan, semoga terjalin kerjasama yang baik di antara penyelenggara dan peserta, serta pihak-pihak lainnya yang terlibat dalam lomba puisi ini. TERIMAKASIH. Info ini boleh disebarkan ke sekolah-sekolah, perpustakaan, dll. Mari beri kado untuk gurumu dengan sebuah puisi. PENYELENGGARA: Dan info lengkap Creator Grop FACEBOOK Rumah Puisi Ady Azzumar: Jl. Ir. H. Djuanda No. 21 Kelurahan Ps III Muara Enim, 31314 (SUMSEL) cp. 085267557556
LMCR-2011 ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD ke 6 tahun 2011 oleh Phoenix Wibowo pada 17 April 2011 jam 21:15
Lomba Menulis Fiksi Paling Bergengsi
LMCR
KEMBALI MENGUNDANG ANDA UNTUK BERPRESTASI
Raih Hadiah Total Rp 95 Juta
Syarat-Syarat Lomba
1. Lomba ini terbuka untuk pelajar SLTP (Kategori A), SLTA (Kategori B) dan Mahasiswa/Guru/Umum (Kategori C) dari seluruh Indonesia atau mereka yang sedang studi/bertugas di luar negeri 2. Lomba dibuka 21 April 2011 dan ditutup 21 September 2011 (stempel pos) 3. Tema Cerita: Dunia remaja dan segala aspek serta aneka rona kehidupannya (cinta, kebahagiaan, kepedihan, kekecewaan, harapan, kegagalan, cita-cita, persahabatan, pengalaman unik, petulangan maupun perjuangan hidup) 4. Judul bebas, tetapi mengacu pada tema Butir 3 5. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu judul. Judul boleh menggunakan bahasa asing 6. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik, benar dan indah (literer). Bahasa daerah, bahasa prokem, bahasa gaul dan bahasa asing boleh digunakan untuk dialog (bukan narasi) 7. Naskah yang dilombakan harus asli, bukan jiplakan dan belum pernah dipublikasikan 8. Ketentuan naskah:
1. Ditulis di atas kertas ukuran kuarto atau A-4, ditik berjarak spasi 1,5 spasi, huruf 12 font Times New Roman, margin kiri-kanan rata maksimal 3Cm 2. Panjang naskah 6 (enam) – 10 (sepuluh) halaman, diprint 3 (tiga) rangkap (copy) disertai file dalam CD 3. Naskah disertai sinopsis, biodata singkat pengarang dan foto dalam pose bebas ukuran postcard. Lampiran lainnya: Fotocopy KTP/SIM atau Kartu Pelajar/Mahasiswa dan Kartu Keluarga (pilih salah satu) 4. Setiap judul naskah yang dilombakan wajib dilampiri 1 (satu) kemasan LIP ICE jenis atau saja atau segel SELSUN jenis apa saja 5. Naskah yang dilombakan beserta lampirannya dimasukkan ke dalam amplop tertutup, cantumkan tulisan PESERTA LMCR-2011 sesuai dengan kategorinya pada bagian kanan atas amplop 6. Naskah dan persyaratan (Butir e) dikirim ke alamat:
Panitia LMCR-2011 ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD
Jalan Gunung Pancar No.25 Bukit Golf Hijau, Sentul City
Bogor 16810 – Jawa Barat
1. Hasil lomba diumumkan 15 Oktober 2011 melalui website: www.rayakultura.net dan www.rohto.co.id 2. Keputusan Dewan Juri bersifat final dan mengikat 3. Naskah yang masuk ke Kotak Pos Panitia LMCR-2011 menjadi milik PT ROHTO, hak cipta milik pengarangnya 4. Informasi lebih lanjut silakan e-mail ke: lmcr.kelima@gmail.com
Hasil Lomba dan Hadiah Untuk Para Pemenang
Pajak hadiah para pemenang ditanggung PT ROHTO Laboratories Indonesia
Kategori A (Pelajar SLTP)
* Pemenang I – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD * Pemenang II – Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * Pemenang III – Uang Tunai Rp 2.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * 5 (lima) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Bingkisan dari PT ROHTO + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * 15 (lima belas) Pemenang Karya Favorit masing-masing mendapat Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * Sekolah Pemenang I, II dan III berhak mendapat 1 (satu) Unit TV
Kategori B (Pelajar SLTA)
* Pemenang I – Uang Tunai Rp 5.000.000,- + ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD * Pemenang II – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * Pemenang III – Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * 5 (lima) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * 15 (lima belas) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Bingkisan dari PT ROHTO + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * 50 (lima puluh) Pemenang Karya Favorit masing-masing mendapat Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * Sekolah Pemenang I, II dan III berhak mendapat 1(satu) Unit TV
Kategori C (Mahasiswa/Guru/Umum)
* Pemenang I – Uang Tunai Rp 7.000.000,- + ROHTO-MENTHOLATUM GOLDEN AWARD * Pemenang II – Uang Tunai Rp 6.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * Pemenang III – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * 5 (lima) Pemenang Harapan Utama masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.500.000,- + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * 20 (dua puluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Bingkisan dariPT ROHTO + Piagam ROHTO-MENTHOLATUM * 200 (dua ratus) Pemenang Karya Favorit masing-masing mendapat Piagam ROHTO-MENTHOLATUM
Seluruh pemenang mendapat Antologi LMCR-2011 dan Buku TELAGA INSPIRASI MENULIS FIKSI karya Naning Pranoto
cerita ini terjadi sekitar tanggal 18 oktober 2010. dan udah pernah di posting di fb.
malam minggu nan syahdu, ketika semua insan dirumahku tertidur lelap. ternyata seorang MALING telah beraksi!!!
alhasil ummi qu yang baru menyadari kejadian itu subuh. langsung histeris ketika melihat jendela dapur terbuka dan ada bekas congkelan.
maka heboh lah ummi ku membangunkan seisi rumah. yang pertama di bangunin pasti sang suami tercinta yang kebetulan malam itu tidur di kamar belakang (pisah ranjang) karna dikamar ummi si adek ngompoL ( buya gak tahan baunya geto ^_^).
setelah ummi bangunkan buya dengan gaya orang mau tsunami, selanjutnya bangunin aku denagn gaya ada maling ( ya emang beneran).
"cha... cha...!!! bangun ca!!!! rumah kita masuk maling!!!"
apa reaksiku?
"hah? kapan?" dengan pasang tampang ngantuk berat.
" ya tadi mlam lah....!!!!" jawab ummi geram.
barulah aku sadar sepenuhnya. aku pun melangkah keluar kamar, buya sedang melihat-lihat jendela dapur yang terbuka. ku pikir, maling masuk ngambil apa ya?
"astaga. honda mi?" tanyaku
"ada tu" jawabnya santai
"komputer?"
"ada juga"
"loh? jadi yag di ambil apa dong?
ya gak ada..
langsung terpikir olehku. maling iseng masuk rumah ku mau ngambil apa coba?
perlu sodara-sodara ketahui, rumahku gak kayak rumah kebanyakan orang. dari luar aja diliat orang udah gak napsu buat maling. lha wong belum selesai di bangun.
ciri-ciri nya kira-kira seperti ini ;
1. belum selesai, masih lantai kasar (belum dikeramik)
2. jendela model zaman dulu yang orang betawi biasa pakai itu loh... yang ada 4 daun, kalu pagi di buka lebar-lebar. hua....
3. jendela gak pake terali ( gampang banget tu maling masuk)
4. ini yang paling penting, dirumah ku gak ada barang berharga. seperti TV, KULKAS, MESIN CUCI, Ricecooker (bnr g ya tulisannya?), atau barang berharga lainnya kayak di rumah2 normal lainnya. yang ada ya barang yang benar2 di butuhkan. ky motor, komputer, (itupun kompi udah butut banget... alhamdulilah sekarang lagi mati suri, belum ada dana buat operasi. heheh untung sang pengganti udah ada. alhamdulillah...)
nah. apa coba yang di incer ma maling???
HP 2 biji di meja juga kagak di ambil? (emang sih HP nya tahun jebot banget, yag punya ummi motorolla yang udah pentes masuk museum, bayangin aja HP yang blm ada fasilitas warna n speaker. ck...ck...)
yang 1 lagi HP adek ku buat nlp minta jemput antar. HP SMART seharga 80 ribuan ( suer loh garganya!).
2 HP Butut iutu mungkin gak di ambil karna mungkin maling nya gak nafsu liat HP murahan, hehehe,,, buktinya tuh HP udah di timang-timang ma maling, tali mainan nya di gulung2 gitu. tapi alhamdulillah ya robbb, si maling kagak nafsu buat ngembat.
oa, motor juga udah hampir di embat tuh, tapi lagi-lagi gak tau kenapa, tu maling gak jadi bawa motor yang sehari-hari nemeni aku kuliah. padahal kuncinya udah nyantol di stang!!! padahal sebelmnya ad di meja. kunci motor 1 nya lagi juga ada di meja. bersama 2 HP BUTUT, Tapi si maling yang lumayan sial malam itu gak ngambil. malah keluar lewat jendela depan ( jendela berhadapan dengan motor). so. si maling masuk dari belakang, keluar lewat depan. hahay... maling pake seni juga ya?
nah,,, yg aku takutin (yg alhamdulilah gak kejadian)
kalo dia masuk kamar ku, dan buka lemari baju, alamak.... baru 1 minggu tu umur laptop...
untung ja lemari aku kunci dan kuncinya aku telen! eh salah ding, di simpen gitu maksudnya.
tapi kata buya, mungkin si maling udah ngintip kamar aku, soalnya di balik jemdela kamar ada tempat sepatu yang letaknya udah pindah, mungkin buat manjat. haiyaampyun.... untung aku tudur pake baju sopan,, mana lampu lupa aku matiin. dasar maling....
apa hubungannya denga ayat kursi?
usut punya usut, ummi ku baca ayat kursi dulu berkali-kali sebelum tidur. waktu ngunci pintu dan jendela juga baca ayat kursi.kalo aku sih kadang baca kadang nggak, hehehe.. soalnya kalo udah ngantuk, si mata gak bisa di ajak kompromi. tapi insyaallah untuk selanjutnya aku akan amalkan rutin!.
nah.. (dr tadi nah terus ya??) mungkin ayat kursi itu lah yang bikin si maling iseng bingung mau ngambil apa. sekaligus bingung dan grogi. hehe.. alhamdulillah.... maha besar engkau ya allah.....
so, sodara-sodara, silahkan amalkan ayat kursi sebelum tidur. dijamin maknyos buat ngusir nyamuk.!!! eh ngusir maling maksudnya....^_^
Teriring salam sejahtera dan terangkai bait-bait terindah di ruang maya.
Saudara dan saudariku yang senatiasa dalam naungan kasih sayang Allah SWT.
Seperti yang sudah di diskusikan tadi malam, bahwa kita bersama akan menerbitkan buku Antologi WR 04 yang bertemakan ‘ASIKNYA MENULIS’. Semoga nantinya buku ini akan bermanfaat buat penulisnya dan juga pembacanya. Dalam proyek ini kita sama masih sama-sama belajar. Jadi mohon kerja samanya yang baik. Bila ada permasalahan mari kita pecahkan sama-sama melalui WR 04 ini. Jangan segan-segan bertanya atau menegur bila tidak mengerti dan ada yang ganjal dalam proyek kita ini.
Di dalam antologi ini kita buat sebuah Cerita bertema “Asiknya Menulis”. Bisa berbentuk prosa dan puisi. Didalmnya bisa menceritakan seseorang yang asik menulis dan yang membacanya jadi terinspirasi untuk menulis atau yang lainnya asalkan tetap di lingkungan ‘ASIKNYA MENULIS’. Insyaallah kita akan menerbitkan 35 KARYA TERBAIK dengan cara self publishing di Leutika Prio.
• Adapun ketentuan adalah sebagai berikut :
1. Panjang karya maksimal 3 halaman bertema asyik menulis. Diketik dalam Times New Roman 12, spasi 1,5. Halaman A4, marjin standar (Margin (garis): atas, bawah, samping kiri dan kanan (semua sisi 3 cm)). Sertakan juga nomor halaman.
2. Sehubungan dengan datangnya hari kartini, hari pendidikan nasional dan hari kebangkitan nasional, kami memutuskan untuk mewajibkan seluruh peserta melampirkan puisi buatannya. Puisi ini untuk mengenng jasa-jasa pahlawan yang telah gugur. Puisi maksimal satu halaman bertemakan pahlawan/pendidikan/emansipasi. Nanti akan dipilih 10 puisi untuk masuk dalam buku antologi bersana 35 karya yang terpilih.
3. Setiap puisi diberi keterangan di dedikasikan untuk siapa. Cot: Dedikasi Kepada: Bung Tomo, RA Kartini, Cut Nyak Din, Budi Utomo, Hasanudin dll.
4. Setiap pengirim naskah membayar iuran Rp.15.000. Iuran ini untuk menerbitkan buku kita secara self publishing di Leutika Prio. Dan jika ada sisa ataupun royalti akan kami tabung untuk keperluan even WR 04 selanjutnya.
5. Bahasa yang di gunakan bahasa Indonesia EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).
6. Naskah dan bukti pembayaran dikirimkan ke email oktavianaa@yahoo.com dikirim dalam bentuk attachment (bukan ditulis di badan email) dengan menulis subyek: ‘AM_JUDUL CERPEN_Nama Akun FB’. Contoh : AM_Gila nulis_Risah Icha Azzahra.
7. Menyertakan biodata narasi meliputi nama lengkap, no anggota WR, nama akun fb, email, prestasi penulis (jika ada) dan nomor HP di akhir tulisan maksimal 300 karakter.
8. Pembayaran melalui rekening BNI 0185412479 atas nama Oktaviana Muharromah. Bisa juga melalui sms bangking ke no 085219391611.
• Persyaratan
1. Terdaftar sebagai anggota Writing Revolution angkatan IV.
2. Karya sendiri bukan saduran atau terjemahan.
3. Belum pernah diikutkan dalam lomba.
4. Hanya boleh mengirim 1 naskah terbaik.
• Yang masi bingung bisa menghubungi:
1. Email oktavianaa@yahoo.com dan 085219391611 (Anna)
2. Email kayla.firly@gmail.com (Lily)
3. 085664475048 (Risah)
• Penilaian :
1. Kekuatan pesan\makna.
2. Karakter penokohan.
• Lain-lain
1. PJ adalah mbak Hylla Shane Gerhana.
2. Endorsement belum, insya allah oleh pak pung kita: Joni Lis Efendi.
3. Akan dipilih 35 karya cerpen dan 10 puisi terbaik.
4. Deadline 30 april pukul 00.00
5. Naskah terbaik 1,2,3 akan mendapatkan bingkisan beruba buku dan pulsa.
Maksimal naskah 5 halaman meliputi 3 halaman karya, 1 halaman puisi dan 1 halaman biodata narasi.
Demikian pemberitahuan untuk menulis kisah sejati yang mengispiransi ini saya sampaikan, semoga terjalin kerjasama yang baik di antara kita semua. Dan semoga semangat dari kita untuk berkarya menjadi amal yang mendapatkan ganjaran setimpal dari Allah Sang Penguasa Semesta.
Sekolah : SD Negeri 047 Bukitraya Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : VI/ 2 Pertemuan Ke : 1-2 Alokasi Waktu : 5 x 35 menit
A. Standar Kompetensi : 6. Menggunakan sistem koordinat dalam pemecahan masalah
B. Kompetensi Dasar 6.1 Membuat denah letak benda
C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat : Menggambar letak benda secara sederhana
D. Materi Ajar Sistem koordinat
E. Metode Pembelajaran Tanya Jawab, Ekspositori, Latihan
F. Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan ke 1-2 Kegiatan awal - Apresepsi - Memberikan motivasi dan semangat dengan permainan atau cerita pendek. Kegiatan Inti - Membahas permasalahan sehari-hari yang berhubungan dengan letak sebuah benda - Melakukan percobaan dan observasi terhadap letak beberapa benda dengan bantuan software komputer - Melakukan diskusi dan latihan dengan fasilitas soal-soal Kegiatan Akhir - Meriview kembali mengenai materi yang telah disampaikan, memberikan pekerjaan rumah dan memberi tugas membaca materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.
G. Alat/Bahan dan Sumber Belajar Buku Pelajaran Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas 6 M.Khafid, Sutati Erlangga. Matematika SD untuk Kelas VI Zaini.M.Sani dan Siti.M.Amin 6 B Esis Matematika Progesif Teks Utama SD Kelas 6 Munawati Fitriyah Widya Utama Soft ware komputer
H. Penilaian Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Instrumen/ Soal o Menggambar letak benda secara sederhana o Tugas Individu Isian dan uraian o Buatlah denah rumahmu beserta lingkungan satu RT di sekitarmu! Format Kriteria Penilaian PRODUK ( HASIL DISKUSI ) No. Aspek Kriteria Skor 1. Konsep * semua benar * sebagian besar benar * sebagian kecil benar * semua salah 4 3 2 1 PERFORMANSI No. Aspek Kriteria Skor 1.
2. Pengetahuan
Sikap * Pengetahuan * kadang-kadang Pengetahuan * tidak Pengetahuan
* Sikap * kadang-kadang Sikap * tidak Sikap 4 2 1
4 2 1 Lembar Penilaian No Nama Siswa Performan Produk Jumlah Skor Nilai Pengetahuan Sikap 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.
Mengetahui, Kepala Sekolah
Drs. H. MARTIUS NIP . 195208121974021001 Pekanbaru, Januari 2011 Guru Kelas
Sekolah : SD Negeri 047 Bukitraya Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : VI/ 2 Pertemuan Ke : 1-2 Alokasi Waktu : 5 x 35 menit
A. Standar Kompetensi : 6. Menggunakan sistem koordinat dalam pemecahan masalah
B. Kompetensi Dasar 6.2 Mengenal koordinat posisi sebuah benda
C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat : Membaca denah gambar Menentukan letak benda dari denah yang ditentukan
D. Materi Ajar Sistem koordinat
E. Metode Pembelajaran Tanya Jawab, Ekspositori, Latihan
F. Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan ke 1-2 Kegiatan awal - Apresepsi/ Motivasi - Mengulang sedikit materi tentang membuat denah letak benda Kegiatan Inti - Melakukan diskusi dan tanya jawab untuk menentukan letak sebuah benda dari denah yang ditentukan - Melakukan diskusi dan latihan dengan fasilitas soal-soal Kegiatan Akhir - Meriview kembali mengenai materi yang telah disampaikan, memberikan pekerjaan rumah dan memberi tugas membaca materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.
G. Alat/Bahan dan Sumber Belajar Buku Pelajaran Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas 6 M.Khafid, Sutati Erlangga. Matematika SD untuk Kelas VI Zaini.M.Sani dan Siti.M.Amin 6 B Esis Matematika Progesif Teks Utama SD Kelas 6 Munawati Fitriyah Widya Utama Kertas berpetak H. Penilaian Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Instrumen/ Soal o Menggambar letak benda secara sederhana o Tugas Individu
Isian dan uraian o Perhatikan gambar denah berikut! a. Rumah diatas menghadap ke arah …. b. Ruang tamu terletak … ruang tidur utama c. Kamar mandi terletak … ruang tidur anak d. Ruang tidur terletak … naman
Format Kriteria Penilaian PRODUK ( HASIL DISKUSI ) No. Aspek Kriteria Skor 1. Konsep * semua benar * sebagian besar benar * sebagian kecil benar * semua salah 4 3 2 1
PERFORMANSI No. Aspek Kriteria Skor 1.
2. Pengetahuan
Sikap * Pengetahuan * kadang-kadang Pengetahuan * tidak Pengetahuan
* Sikap * kadang-kadang Sikap * tidak Sikap 4 2 1
4 2 1
Lembar Penilaian No Nama Siswa Performan Produk Jumlah Skor Nilai Pengetahuan Sikap 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.
CATATAN : Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10. Untuk siswa yang tidak memenuhi syarat penilaian KKM maka diadakan Remedial.
Mengetahui, Kepala Sekolah
Drs. H. MARTIUS NIP . 195208121974021001 Pekanbaru, Januari 2011 Guru Kelas
YUNIZAL NIP . 195906281981122001
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )
Sekolah : SD Negeri 047 Bukitraya Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : VI/ 2 Pertemuan Ke : 1-5 Alokasi Waktu : 10 x 35 menit
A. Standar Kompetensi : 6. Menggunakan sistem koordinat dalam pemecahan masalah
B. Kompetensi Dasar 6.3 Menentukan posisi titik dalam sistem koordinasi Kartesius
C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat : Menentukan letak titik pada sistem koordinat Menentukan pencerminan pada koordinat kartesius Menggambar bangun datar pada bidang koordinat
D. Materi Ajar Sistem koordinat
E. Metode Pembelajaran Tanya Jawab, diskusi, Ekspositori, Latihan
F. Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan ke 1-5 Kegiatan awal - Apresepsi/ Motivasi - Games yang berhubungan tentang letak titik. Kegiatan Inti - Melakukan diskusi dan memecahkan permasalahan sehari-hari yang berhubungan dengan letak titik pada sistem koordinat - Menentukan letak titik pada sistem koordinat - Menggambar bangun datar pada bidang koordinat Kegiatan Akhir - Merefleksi materi yang telah disampaikan, memberikan pekerjaan rumah dan menginformasikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
G. Alat/Bahan dan Sumber Belajar Buku Pelajaran Matematika untuk Sekolah Dasar Kelas 6 M.Khafid, Sutati Erlangga. Matematika SD untuk Kelas VI Zaini.M.Sani dan Siti.M.Amin 6 B Esis Matematika Progesif Teks Utama SD Kelas 6 Munawati Fitriyah Widya Utama Kertas berpetak Games
H. Penilaian Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Instrumen/ Soal o Menentukan letak titik pada sistem koordinat o Menentukan pencerminan pada koordinat kartesius o Menggambar bangun datar pada bidang koordinat o Tugas Individu
Isian dan uraian o Koordinat titik P (4,6) bila dicerminkan terhadap sumbu Y menjadi … o Gambarlah letak benda pada ceritra berikut! o Bintang kuning menyala dengan terang di langit pada koordinat (5,8). Didekat bintang kuning, bintang merah menyala redup pada koordinat (4,7). Pada koordinat (-2,3) bintang biru terlihat lebih terang dari bintang-bintang disekitar. o dst
Format Kriteria Penilaian PRODUK ( HASIL DISKUSI ) No. Aspek Kriteria Skor 1. Konsep * semua benar * sebagian besar benar * sebagian kecil benar * semua salah 4 3 2 1 PERFORMANSI No. Aspek Kriteria Skor 1.
2. Pengetahuan
Sikap * Pengetahuan * kadang-kadang Pengetahuan * tidak Pengetahuan
* Sikap * kadang-kadang Sikap * tidak Sikap 4 2 1
4 2 1
Lembar Penilaian No Nama Siswa Performan Produk Jumlah Skor Nilai Pengetahuan Sikap 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.
CATATAN : Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10. Untuk siswa yang tidak memenuhi syarat penilaian KKM maka diadakan Remedial.
Mengetahui, Kepala Sekolah
Drs. H. MARTIUS NIP . 195208121974021001 Pekanbaru, Januari 2011 Guru Kelas
Beberapa minggu yang lalu aku jalan-jalan ke blog-blog penulis. Cuci mata siapa tau ada info keren. Eh mataku terpaut pada blog nya kak Joni Lis Efendi, pengarang asal Pekanbaru yang sudah menulis 5 novel. Beliau punya program WRITING REVOLITION. Dengan biaya Rp. 60.000 bisa ikut SMCO (Sekolah Menulis Cerpen Online). Sistemnya belajar menulis cerpen via facebook dan email. Dengan Rp.60.000 kita dapet 4 modul, sertifikat, dan nomor anggota SMCO. Aku tertarik, malah sangat tertarik, tapi sayang waktu itu aku lagi banyak kebutuhan, aku Cuma bisa ngiler.. slurp..
Beberapa hari kemudian, ada kakak kelas di sekolah dulu yang kasi info ada pelatihan dibalai bahasa FKIP selama 4 kali pertemuan setiap sabtu dan bayar Rp.25.000. pembicaranya kak Joni itu. Wah… aku pikir mendingan aku ikut SMCO sekalian deh. Rp.60.000 untuk diskusi 2 bulan, meskipun online nanti kan bisa dikondisikan. Mumpung modem ada. Dan dengan terdaftar sebagai anggota SMCO bisa ikut pelatihan gratis…
Maka cabut lah aku di 2 hari terakhir pendaftaran SMCO 04 ke bank BCA (yang paling deket rumah) untuk transfer. Setelah resmi terdaftar aku dapet modul, dll. Semangat nulisku semakin membara, apalagi sejak di invite ke grup WRITING REVOLITION-RUMAH PENULIS oleh kak Joni. Disana berkumpul orang-orang yang senasib sepenanggungan sama aku, bahkan ada juga yang berkat bimbingan kak Joni bias menang lomba dan mejeng cerpen di Koran bergengsi. Libido menulisku yang sudah lama surut terlecut kembali. Aku juga jadi warga di grupp WARGA WRITING REVOLITION 04. Grup ini khusus anggota SMCO tahap 4. Maka mulailah euforia (bener gak ya tulisannya?) menulis cerepn itu benar-benar muncul. Aku mulai mengirim sebuah cerpen untuk di koreksi oleh kak Joni yang biasa di panggil pak pung itu. Setelah menunggu 5 hari cerpenku dikembalikan dengan penuh tinta warna-warni di dalamnya. Pertanda cerpenku sangat hancur (terutama EYD). Dengan menyelipkan sedikit pujian atas cerpenku, pak pung menyuruh aku memperbaiki dan mengembalikannya lagi. Kini cerpen itu sudah aku kirim ke emailnya. Tinngal menunggu hasil.
Ada banyak hal menyenangkan menjadi anggota SMCO. Di antaranya berada di tengah grup WR 04 yang isinya penulis-penulis pemula yang bersemangat. Dari anak SMP sampai yang sudah S2. Selain diisi dengan warga yang penuh semangat, warga grup ini juga rajin berkomentar, dan saling memberikan support. Support merupakan suatu hal penting bagi seorang penulis. Dan pernahkah status kalian dikomentari sebanyak 80 lebih? mungkin jarang. Tapi disini selalu begitu.semua warga seolah tak ingin tertinggal informasi sedikitpun. Karna itu juga aku mulai jarang mengintip beranda ku.kiki
Beberapa hari yang lalu pak pung mengadakan pemilu. Singkat cerita terpilihlah calon kepala suku untuk wr 4 sebagai berikut :
1. Teguh kyuichi
2. Risah Icha Azzahra
3. Levana Surya
4. Hendro
Setelah kampanye yang seru selama beberapa jam. Terpilihlah teguh sebagai kepala suku yang di singkat kasuk. Dan kasuk pun mulai mengadakan PILKATTE (pemilihan perangkat erte). Terpilih (ada juga yg ngacungkan tangan) beberapa calon
Calon Bendahara erte (BETE)
1. Anna oktaniana
2. Surip riyanti
Calon sekretaris erte (sekte)
1. Risah icha azzahra
2. Lily Husain
3. Levana surya
Dan dengan pemilihan via komen yang sangat panjang, bahkan salah seorang warga ada yg membuatkan sebuah poster. Bikin terharu dan bangga.
Maka hasil pilkatte
KETUA : Teguh Kyuuichi
BETE(Bendahara ERTE) : Anna Oktaviana
SEKTE (Sekretaris ERTE) : Risah Icha Azzahra
kesi acara : Fitri Wiradarya dan surip riyanti
HuTE (Humas ERTE) : Levana Surya.
Kesi kreatif : Lily Husain dan hylla
Inilah jejeran pejabat-pejabat wr 04. Kenapa aku posting? Ya karna ada nama aku lah… wkwkw.. narsista
Anyway aku bangga banget bisa bergabung di grup penuh tawa ini. Banyak istilah-istilah keren yang membuat kami semakin akrab. Seperti:
1.semangka:plesetan dr semangat
2.kuaci:makanan pokok warga wr
3.rantang: istilah umum di wr yg artinya makan2/bagi2 makanan
Serasa memiliki sudara. Benar kata kak Joni, di Writing revolution itu diciptakan suasana menulis.. melihat teman-teman yang sesama penulis pemula berhasil tembus media nasional tentu akan membuat darah penulis mendidih. Itulah yang aku rasakan kini, walaupun belum tau tulisan apa yag akan aku kirim ke media, tapi hatiku sudah mantab untuk mencobanya..!
Setelah wara-wiri pemilu selesai. Ada lagi proyek baru yang di mulai tadi malam. Di diskusikan melalui inbox fb. Sampai dini hari (aku sih udah ngacir duluan ^_^). Proyek nya adalah antologi buku di bentuk dalam sebuah lomba. Karna aku sekretaris. aku bikin materi lombanya dari hasil diskusi. Kalau kamu baca rentetan disskusi via inbox itu, dijamin akan lebih pusing dari aku. Tapi dengan bantuan teman-teman yang kreatif, akhirnya materi lomba itu selesai juga setelah di edit ratusan kali. Hihi lebay. Dengan kerjasama antara perangkat erte membuat ku lebih bersemangat untuk bisa berkarya dan menulis dengan baik. Contohnya saja postingan ini. Ditulis dengan gaya resmi (betapa susahnya mempertahankan bahasa Indonesia yg baik dan benar). Semoga dengan semua ini menjadikan aku…ng.. yah… yang baik2 deh pokoknya.. (udah keabisan kata)
Dunia maya tidak selalu merugikan, selagi kita pintar mengoptimalkan kegunaannya. ^_^
Yuk mengenal buku-buku Leutika lebih jauh. Masih dalam rangka Dreams2Reality: 2 Tahun Membangun Impian Bersama Leutika, kami mengundangmu dalam event “Share And Win!”
Event ini terbagi menjadi dua kategori. Lebih jelasnya, simak yuk materi sebagai berikut:
Kategori I: “Share And Win @Leutika Publisher” Caranya:
1. Klik www.leutika.com, lalu pilih buku Leutika Publisher favoritmu. 2. Share buku tersebut di FB masing-masing. Masukkan teks berikut sebagai keterangan sharemu: “Dreams2Reality. 2 tahun Leutika hadir sebagai penerbit penuh kemudahan. Kami lahirkan eLBe (langgan buku). Di sini, nggak cuma koran dan majalah yang bisa dibuat langganan tapi buku pun BISA!” 3. Daftarkan keikutsertaanmu di inbok FB (pilih salah satu) Leutika Publisher/Leutika Publisher Dua, dengan format:
a. Nama lengkap: b. Alamat kirim buku: c. Alamat FB: d. No telp yg bisa dihubungi: (Tulis Share And Win sebagai subjek inbokmu.)
Kami mengundi 15 Leutikans beruntung yang berhak mendapatkan 15 buku terbitan Leutika Publisher (@1eks.) judul tidak bisa memilih, alamat kirim Indonesia.
Kategori II: “Share And Win @LeutikaPrio” Caranya:
1. Klik www.leutikaprio.com, lalu pilih buku LeutikaPrio favoritmu. 2. Share buku tersebut di FB masing-masing. Masukkan teks berikut sebagai keterangan sharemu: “Dengan hadirnya LeutikaPrio, menjadi penulis tidak sekadar impian, tapi mudah untuk diwujudkan. Gabung yuk di www.leutikaprio.com. Buku hasil karyamu akan kami olah dengan ragam inovasi menarik.” 3. Daftarkan keikutsertaanmu di inbok FB LeutikaPrio, dengan format:
a. Nama lengkap: b. Alamat kirim buku: c. Alamat FB: d. No telp yg bisa dihubungi: (Tulis Share And Win sebagai subjek inbokmu.)
Kami mengundi 15 Leutikans beruntung yang berhak mendapatkan 15 buku terbitkan Leutika Publisher (@1eks.) judul tidak bisa memilih, alamat kirim Indonesia.
Penting: 1. Peserta boleh mengikuti dua event di atas sekaligus. 2. Bagi kamu yang nggak cuma memfavoritkan satu judul saja, boleh kok ngeshare banyak judul. 3. Satu share-mu kami hitung satu point. Berarti, supaya pointmu bertambah, setiap kali share kamu harus daftarin lagi namamu di inbok FB.
Event ini dibuka dari 18 Maret 2011—31 Maret 2011 (jam 12 siang WIB.) Pengumuman pemenang pada 02 April 2011 (jam 12 siang WIB) di semua FB Leutika, di hotnews www.leutika.com & di berita www.leutikaprio.com.
Nggak ada ruginya berkunjung ke www.leutika.com & www.leutikaprio.com. Cuma ngeshare, dapat kesempatan raih buku GRATIS.
Weeklynotes “Dreams2Reality” Sejauh ini, apa sih pencapaian yang bisa kalian katakan “mimpi jadi kenyataan”
Setiap orang mempunyai cita-cita dan bentuk pencapain masing-masing. Target si A berbeda dengan apa yang diprioritaskan si B. Menyambut Dreams2Reality; 2 Tahun Membangun Impian Bersama Leutika, kami berniat menerbitkan buku dengan... judul “Dreams2Reality”. Oleh karenanya, kami mengundang teman-teman dalam event Weeklynotes (WN) “Dreams2Reality”.
Caranya: 1. Ceritakan satu episode hidup yang kamu anggap Dreams2Reality. Yakni, pencapaian hidup di mana kamu bisa mewujudkan mimpi menjadi kenyataan. 2. Tulis ceritamu sebanyak 3-4 halaman A4 Times New Roman 12 spasi 1,5. 3. Tulisan tidak boleh fiktif dan harus dari pengalaman pribadi. 4. Kirim satu cerita terbaikmu ke weeklynotes.leutika@gmail.com dengan subjek “Dreams2Reality” dan menyertakan:
a Biodata lengkap Nama lengkap Nama yg ingin dicantumkan di buku Alamat kirim buku Alamat e-mail Alamat FB No telp yg bisa dihubungi:
b. Biodata dalam bentuk cerita/narasi untuk keperluan penerbitan buku
5. Publish materi dan banner weeklynotes “Dreams2Reality” dalam notes FB masing2. Tag min. 25 orang. Dengan berbagai pertimbangan, peserta TIDAK PERLU mentag semua FB Leutika. Pendataan kami lakukan via email. Dan tim Leutika tetap akan meninjau FB setiap peserta untuk kemudian mencek notes FBnya.
Hadiah: 1. 10 cerita terbaik akan kami masukkan dalam buku 2 tahun ultah Leutika, “Dreams2Reality” (terbit di LeutikaPrio). 2. Setiap pemenang mendapatkan 1eks. hasil jadi dan 2 judul buku dari Leutika Publisher (judul tidak boleh memilih). 3. Satu karya terbaik (di antara 10 opini terpilih) akan kami posting di www.leutikaprio.com dan www.leutika.com
Hadiah dikirim ke pemenang dengan alamat kirim indonesia. Mengingat sistem produksi LeutikaPrio berbeda dengan Leutika Publisher, maka 10 pemenang tidak mendapatkan royalti.
WN ini berlaku dari 14 Maret—01 April 2011 (jam 12 siang WIB). Pengumuman pemenang pada 07 April 2011 (jam 12 siang WIB) di semua FB Leutika dan hotnews www.leutika.com. ___________________________________ Sekilas Tentang Buku “Dreams2Reality”:
Dua tahun bergerak di dunia literasi, Leutika menyimpan kisah-kisah menarik di balik proses kreatifnya. Dalam buku Dreams2Reality, kami ingin menghadirkan kisah-kisah seru tersebut kepada Leutikans. Termasuk adalah alas an di balik layanan serta kemudahan, juga fakta-fakta unik perjalanan kami.
Seperti apa perjalanan Leutika selama 2 tahun? Apa saja cerita menarik yang dialami segenap tim? Semuanya bisa teman2 dapatkan dalam buku “Dreams2Reality”
Setelah perjuangan panjang kuliah sambil ngurus anak, sambil ngajar, sambil cari nafkah.. Akhirnya ummi qu tercinta berhasil di wisuda hari ini. Namanya kini berekor.
YUNIZAL,S.Pd, SD
dari dulu perjuangan kuliah yg benar2 melelahkan.. Akirnya pagi ini berhasil nyampe di hotel ratu mayang garden dengan selamat dan duduk menunggu panggilan naik ke panggung dengan baju toga. Makasih ya allah..
3tahun lalu ummi qu gagal di wisuda, karna beliau mempersiapkan semua sendiri. Dengan 3 anak yang masih kecil-kecil, dan 1 di dalam kandungan.aku? Aqu mondok di jakarta. Pagi itu beliau sudah siap berangkat dengan segala persiapan matang,baju kebaya dibaluti toga. Tapi ujian memang allah peruntukkan untuk orang2 terpilih seperti ummi ku. Pagi hari beres2 rumah akan berangkat, ummiku menyuruh adikku yg berumur 4 tahun buang sampah ke tempat pembakaran di belakang rumah,tapi si alviah yg pemalas malah mengoper perintah ummi ke adikku yg berumur 3 tahun. Maka berjalanlah luthfi ke tkp. Tiba2 bruk..! Lutfi jatuh.. Dan.. Tangannya patah.. Hiks, dia menjerit2 histeris.. Ummi qu yg sudah rapi memakai toga langsung bawa luthfi ke tukang urut terdekat
eh pending dulu ya? Mau keluar, gak ad wifi lagi.kiki