20 September 2014

Guru SM3T Di Pelosok Wamena Kampanyekan Gaya Hidup Sehat

9/20/2014 04:09:00 AM 1 Comments

Kebiasaan hidup tidak sehat siswa siswi SD YPPGI Hitigima, Distrik Asotipo, kota Wamena membuat dua guru muda yang tergabung dalam Program SM3T ini risau. Bagaimana tidak, pemandangan “Angka 11” yang terus saja mengalir tiada henti dari hidung anak didik. Bahkan cairan kental itu sampai mengering karena dibiarkan begitu saja. Kadang-kadang kalau nasib ingusnya mujur, cairan itu kembali masuk ke mulut anak-anak  berkat jilatannya. Jijik? Tentu saja. Bahkan hari pertama pemandangan ini tak pelak memancing isi perut dua guru muda itu keluar. Habislah nasi sarapan pagi dmuntahkan.

Belum lagi kaki-kaki mereka yang tidak pernah menggunakan sandal apalagi sepatu. Kaki itu menginjak lumpur sejak 2 hari yang lalu tidak dicuci, lumpur dan tanah itupun mengering di kaki mereka. Dengan kaki kotor itulah mereka berangkat ke sekolah. Ditambah lagi bau badan yang entah berapa lama tidak menyentuh air, rambut yang bau karena tidak mengenal shampoo dan baju seragam yang sudah berubah waarna menjadi coklat. Bisa dibayangkan baunya sangat menyengat hidung.

Dengan latar belakang masalah itulah dua guru asal Riau dan Kalimantan ini mengadakan kampanye hidup sehat untuk peserta didiknya. Dengan modal uang pribadi, mereka turun ke kota membeli sekitar 180 sikat gigi, odol dan sabun cair untuk cuci muka.

Selasa (09/09), Tepat pukul 11.00 WIT anak-anak sudah berbaris di lapangan. Sejak hari jum’at yang lalu guru sudah mensosialisasikan bahwa hari selasa akan ada kampanye hidup sehat, jadi antusias anak-anak sangat tingggi untuk bisa mendapatkan sikat gigi gratis, yag biasanya jarang hadir, hari itu hadir semua.
Setelah diberi motivasi hidup bersih dan manfaat hidup sehat oleh salah satu guru muda dari Riau yang biasa di panggil ibu guru Risa, anak-anak juga melihat demonstrasi cara menyikat gigi yang benar, cara mandi, cuci tangan dan lainnya dari ibu guru Hotma, guru SM3T asal Kalimantan.  Setelah mendengarkan pengarahan, barulah anak-anak membentuk lingkaran untuk memulai sikat gigi bersama.



tukang foto         : Arfan, asal Universitas Mulawarman, Kalimantan
tukang peraga     : Hotma, Asal  Universitas Mulawarman, Kalimantan
tukang ngomong : Risah

Sikat Gigi Bersama
Setelah guru membagikan sikat gigi, anak-anak menerima odol yang langsung di oleskan Ibu Guru ke sikat gigi yang sudah di pegang anak-anak. Setelah di pastikan semua mendapatkan odol, ibu Hotma, Ibu guru Risa dan di bantu guru-guru SM3T dari distrik Air Garam dan Asolokobal ikut memperagakan cara menyikat gigi yang benar di depan murid-murid.


Sebelumnya guru juga sudah menginstruksikan kepada anak-anak untuk membawa gelas dari rumah, sedangkan air disediakan di sekolah.

Cuci Muka Bersama
Acara gosok gigi selesai, agenda berlanjut ke cuci muka bersama. Kembali guru harus berkeliling untuk membagikan sabun cair kepada siswa-siswi SD YPPGI Hitigima dari kelas I-VI yang sudah tidak sabar.
Berbagai celetukan murid terdengar, seperti “sabunnya harum”, atau “Bu Guru, tambah lagi sabun punyaku boleh”, dan berbagai komentar lainnya. Ibu guru Hotma mulai mendemonstrasikan cuci muka menggunakan sabun. Beberapa detik kemudian hebohlah lapangan dengan wajah murid-murid yang penuh busa.
Hotmauli Gultom, SM3T asal Kalimantan dan siswanya
Gosokk teroooss... :D
Setelah sikat gigi dan cuci muka bersama, terlihatlah wajah-wajah segar dari siswa, senyum-senyum dengan gigi putih bersih. Dan keceriaan mereka mendapatakan sikat gigi baru. Selanjutnya Ibu Risa berdiri di tengah lapangan dan  menyimpulkan kegiatan hari ini. Anak- anak dengan antusias menjawaab pertanyaan-pertanyaan dari ibu guru, dan membuat janji akan menerapkan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari kedepannya. 
 
guru SM3T, Kepala Sekolah SD YPPGI Hitigima dan anak-anak yang ceria
setelah sikat gigi bersama. "kita orang su pu sikat gigi gratis dari ibu guru"

 

BERSIH….. YES!!!
KOTOR….. NO….!!!

#Terimakasih kepada :
1.      Kepala sekolah SD YPPGI Hitigima, Pak Pilemon Asso
2.      Guru-guru yang membantu menyukseskan acara ini, Bapak Yoel Wetipo, S.Pd.k, dan Bapak Yan Asso
3.      Guru-guru SM3T, Pak Darwin S.Pd (Kalimantan) dan Pak Marsidi S.Pd (Riau) dari Desa Air garam distrik Asotipo, dan Bapak Arfan S.Pd (Kalimantan) dari desa Megapura distrik Asolokobal.

*****Sekian, Semoga bermanfaat*****





19 September 2014

Memberantas “Angka 11”

9/19/2014 02:09:00 PM 3 Comments

Kali ini cerita lagi-lagi berasal dari distrik Asotipo, SD YPPGI HITIGIMA. Satu hal yang sangat mencolok ketika kami guru SM3T bertemu dengan anak-anak didik kami pertama kalinya di lapangan. Pemandangan yang mencolok itu dating dari wajah-wajah polos mereka yang di hiasi angka 11 yang mengalir dari hidung. Mungkin karena suhu udara di sini yang selalu dingin (berkisar antara 18- 26 derajat celcius) dan gaya hidup mereka yang jauh dari kata bersih dan sehat.
 
siapa yg tahan ngajar dengan pemandangan murid yang rata-rata begindang cyiinn....

SD YPPGI HITIGIMA #Part 2

9/19/2014 02:01:00 PM 1 Comments

Baca cerita sebelumnya di SINI

Anak Kelas VI Masih Buta Aksara
Ketika kami mengumpulkan semua murid dan observasi kemampuan baca mereka, ternyata hasilnya jauh dari yang diharapkan. Siswa kelas VI masih ada yang tidak kenal huruf, sebagian ada yanga masih mengeja, dan sebagian kecil ada yang sudah bisa membaca dengan kecepatan over low.



Itu baru kelas VI, Kelas V, IV dan kebawah jangan di tanya. Ketika aku masuk kelas III dan menuliskan semua huruf abjad di papan tulis, mereka hanya hafal huruf A-G. huruf selanjutnya masih banyak yang ragu bahkan tidak tau sama sekali. Anak kelas IV yang seharusnya sudah tau nilai tepat puluh ribuan, ketika kami tanya, puluhan saja mereka bingung. Ketika belajar bahasa Indonesia, Partnerku Hotmauli Gultom S.Pd yang berasal dari Universitas Muawarman Kalimantan membacakan sebuah teks, ketika dia tanya Judul teks kepada anak-anak, mendadak kelas menjadi hening seperti kuburan. Bayagkan, bagamana mereka memahami teks, ditanya judulnya saja mereka terdiam. Benar-benar miris.

Administrasi Sekolah Kacau
Dengan keadaan yang sudah dijelaskan di atas, administrasi sekolah jangan diragukan lagi, sudah bisa dipastikan NOTHING. Tidak ada yang namanya RPP, Silabus, Program Semester, Program Tahunan dan lain-lainnya. Ketika kami tanya kalender pendidikan untuk menyusun silabus, Kepala Sekolah mengatakan belum turun dan Dinas Pendidikan. Padahal tahun ajaran 2014/2015 sudah berjalan lebih dari sebulan.

Satu hal yang lebih lucu lagi adalah jadwal pelajaran. Bagaimana bisa jam pelajaran KTK lebih banyak dari pada jam pelajaran (Jampel) Matematika. Bahasa Indonesia juga hanya 2 jam. Anak kelas I, II dan III punya jam pelajaran yang sama. Padahal seharusnya kelas 1 30 jam, kelas II punya 32 jampel, dan anak kelas III punya 34 jampel sesuai dengan ketentuan kurikulum 2013. Namun sayangnya, sekolah ini masih memakai buku-buku paket dan kurikulum KBK (Tahun 2004) dan baru saja salah seorang guru ikut pelatihan penerapan kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP 2006). Ketika kami rapat dengan guru, kepsek memberitahukan bahwa akan ada pelatihan kurikulum KTSP utuk smua guru. Helloowww…. Se indonesia sudah sibuk sana-sini pelatihan dan penerapan kurikulum 2013. Disini malah baru mulai belajar gunakan KTSP. Alangkah Lucunya Negri Ini.

Rapat Guru Yang Berlangsung 7 Jam
Hari kedua kami bertugas d SD YPPGI HITIGIMA ini (3 September 2014), kami langsung mengikuti rapat guru yang di mulai jam 11.00 WIT. Rapat ini membahas agenda penempatan guru kelas dan pembagian guru bidang studi. Kemudian juga akan membahas masalah kesiswaan, sampai pembahasan anggaran dana BOS (Biaya Operasinal Sekolah) yang akhirnya cair juga setelah 6 bulan berlalu.

Di rapat guru itu kami sebagai guru SM3T berusaha semaksimal mungkin memperbaiki ADM sekolah dan memberikan masukan-masukan kepada kepala sekolaha Syukurlah kepsek sangat open minded, beliau menerima usul baik yang kami sarankan. Pembagian tugas dan hala-ahal penting lainnya sudah di bahas dengan lancar.

Namun tiada kami sangka rapat tersebut berlangsung hampir 7 jam!  Bahkan saat makan siang pun rapat tidak ditutup, tapi tetap rapat sambil makan hidangan yang sudah disedian istri kepsek sekaligus merupakan calon guru kelas I. Menu siang itu adalah nasi bulog dan mie instan yang di rebus dengan sayur sawi. Akhirnya rapat selesai jam 17.40 WIT. Luarr biasaaaaaaa…!!!

Cara Pembagian Anggaran Dana BOS Yang Unik
Setelah selesai membahas adiministrasi, kepsek mulai membuka lapak pembagian uang. Dana BOS yang baru saja cair hari itu, di keluarkan di atas meja. Jumlahnya sekitar Rp. 30.000.000. Mulailah acara hitung menghitung uang. bendahara membagia-bagi uang itu dalam beberapa kelopok, hal-hal yang di anggap perlu, di sediakan uangnya langsung di pisahkan di tempat lain. Jadilah meja penuh tumpukan uang.

saking transparannya, uang di serakkan gini di meja

Pembagian dana ini menurutku cukup unik juga. Biasanya pembagian anggaran di lakukan di atas kertas saja, uang tetap di simpan di bank, dan kapan perlu uang akan di ambil. Mungkin karena sifat transparansinya yang berlebihan membuat kepsek membuat lapak seperti ini, hahaha..

Masih banyak cerita unik dan aneh lainnya di tepat tugas kami. Mohon doanya semoga semua program yang kami canangkan berjalan lancar J

#Tulisan ini juga di posting di blog : http://sm3turjayawijaya.blogspot.com


Kepsek SD YPPGI Hitigima : Kami Butuh Guru Sarjana

9/19/2014 01:50:00 PM 0 Comments

Sekolah ini adalah sekolah tertua yang ada di distrik HITIGIMA, salah satu distrik di pojok kota Wamena. Didirikan oleh yayasan Gereja-gereja Injil. Sampai sekarang punya nama SD YPPGI (Yayasan Pendidikan Gereja-Gereja Injil) Hitigima. Sekolah ini berdekatan dengan gereja  Injil.  Walaupun penuh keterbatasana, sekolah ini telah melahirkan orang-orang sukses, seperti Sarjana yang sudah jadi Guru dan Bupati.

Yup! Benar sekali, bupati Wamena adalah alumni dari SD YPPGI Hitigima. Beliau lah yang melanjautkan perjuangan memperbaiki infrasturktur sekolah. Dan membangun sebuah gereja besar di depan sekolah.

Walaupuan sudah melahirkan alumni seorang  bupati, sekolah ini masihlah banyak kekurangan. Dari tenaga pengajar yanga hilang entah kemana rimbanya, sampai anak-anak kelas 6 yang tidak bisa membaca. Saya akan mulai ceritakan satu persatu.

Bertemu Mr. Fujiko, Kakek dari Jepang.

9/19/2014 01:18:00 PM 6 Comments

Ketika kami mendarat di bandara Soeta, Jakarta jam 20.30 WIB,  dan kami harus menunggu sampai jam 23.30 WIB utuk terbang ke bandara Sentani, Jayapura disinilah keahlian menghabiskan waktu agar tidak bosan menunggu dikerahkan. Dari duduk mendengar musik, sampai mencari-cari bule untuk  mengasah kemampuan English atau untuk di ajak ngobrol ngalor ngidul pake bahasaa antah berantah. hahaha

Malam itu, setelah menjama’ solat magrib dan isya, kami berfoto ria di ruang tunggu keberangkatan menuju Jayapura. Suasana Papua mulai terasa karena dinding pembatas semua ditempeli stiker bergambar orang Papua, ada foto-foto festival lembah baliem , foto-foto orang Papua berkoteka, rumah honai dan banyak lagi. Sebagian temanku menghabiskan waktu untuk tidur, sebagian lagi yang tidak tahan gadjetnya mati, sibuk mencari terminal carger, sedangakan aku duduk manis berusaha menangkap sinyal wifi. Biasa deh, maniak internet gratisan always do that.

:
dari kiri : Amak, Aam, Mas Aris, Aku, Aidi, Kak Endang, 
ada taman baca, tapi isinya majalah nggak jelas #atau aku nya yg gak ngerti

14 September 2014

When Your Birthday in Papua

9/14/2014 03:24:00 AM 2 Comments
Ini adalah Minggu ke dua ku di Wamena. Minggu pagi yang lengang seperti biasa. Hari minggu adalah hari Tuhan, dan semua masyarakat yang mayoritas kristen sangat menghormati hari Tuhan. Semua kegiatan dihentikan, pasar juga toko-toko di larang berjualan. Tukang becak, angkot, ojek dan taksi dilarang beroperasi. Karna hari minggu adalah hari Tuhan. Saatnya umat kristiani beribadah. Bahkan kalau di Kabupaten Lanny Jaya (kabupaten yang bertetangga dengan kota Wamena) dilarang melakukan kegiatan apapun di rumah, menyapu halaman juga tidak boleh. Pokoknya minggu pagi di Papua itu ibarat kota mati. Kosong melompong kayak kuburan..

Hari ini mungkin adalah hari yang special buat partner ku, ibu Guru Hotmauli Gultom S.Pd. tapi mungkin tidak se spesial tahun-tahun sebelumnya. Karna tahun ini, doski harus melewati hari ulangtahunnya di Papua… tidak ada kue ulangtahun dari vanhollano, tidak ada lilin yang akan di tiup, tidak ada kado, dan tidak ada teman yang tiba-tiba datang rame-rame ngasi surprise… karena kami saat ini ada di atas gunung desa Hitigima. Jauh dari kota, jauh dari teman-teman… sedihnya hotma...

Untuk menumpas rasa sedih dan kecewa adikku yang hobi memanggilku Eonniee (kakak dalam bahasa korea) ini, pagi-pagi aku udah rempong di dapur. Aku membuka lemari stok makanan kami. Hasilnya nihil, tidak ada sesuatu yang bisa di jadikan kue. Akhirnya ide brilian aku muncul, dan setelah setengah jam berkutat di dapur, , jadilah kue ulangtahun ala hitigima…


Here is.. birthday cake from friedrice… hahahha
si Hotma kadang di panggil Uli
Komposisi :
Nasi goreng
Telur dadar
Selada dari anak murid
Jeruk bali dari anak murid juga
cabe merah dari anak Murid
Saos beli sendiri

Waktu aku lagi bikin kue, hotma lagi rempong prepare ke gereja. Doski lagi nyetrika di ruang tamu, begitu aku selesai, aku langsung bawa kue nya kedepan dan nyanyiin lagu selamat ulangtahun pake versi bahasa korea (kami berdua itu korean addict loh..)

Saengi chukkaa hamnida.. saengi chukka hamnidaa…
sarangaaneul uri Hotma… saengi chukka hamnida… horeeee….
 
si Uli dengan senyum sumringah pagi-pagi di kasi suprise abal-abal
selfie bertiga doloo...
Abis nyanyi-nyanyi gaje, Hotma make a wish sebentar dan tiup lilin yang dari tadi aku usahakan supaya apinya nggak mati. Lilin ini aku buat dari lidi dan di atasnya lapisi kapas, setengah mati menahap supaya api nya nggak lari di bawa angin. Senangnyaaa akhirnya ada acara tiup lilin. Pake make a wish segala lagi.. hahaha..

Si Bapak Wetipo yang tinggal serumah dengan kami bertugas memegang handycam untuk merekam reaksi hotma saat aku kasih surprise… tapi reaksinya agak mengecewakan, aku kira dia bakal nangis-nangis dan kami berpelukan kayak teletubbies, ternyata dia malah ketawa ngakak liat kue ultah abal-abal ala aku. jiaaahh…… 

“uu maak lekk… kakak… jadi dari tadi kakak sibuk di dapur bikin ini kah?” tanya nya dengan logat kalimantan.

Aku mengangguk-anggukan kepala kayak burung pelatuk.

“Huaaa… unnniiiieeee… kamsahammidaa…. Unniiee.. sarangee,,” alay versi koreanya kumat. Aku geleng-geleng, bapak geleng-geleng, anjing yang menonton pun geleng-geleng.

Sampe siang, Hotma pulang dari gereja, nasi goreng masi belum tersentuh. Katanya sayang dan nggak tega ngerusak hiasannya.. padahal aku nyiapin nasgor itu biar dia bisa sarapan dulu sebelum ke gereja. ujung-ujungnya aku deh yang nyicip dikit-dikit, tapi lama-lama tinggal setengah.. muehehehe.. abis laper sih… hihihihi…
HAPPY BIRTHDAY HOTMA SAYAAAANNKK....

Semoga Tuhan beri kami kesabaran mengarungi bahtera kehidupan selama setahun bersama ku #udah kayak laki bini ini.. iuuu...

Semoga target-target yang kita harapkan bisa tercapai...
Semoga sehat selalu, karna kalo mu sakit, aku yang repot. Hahaha
Dan semoga semua yang terbaik Tuhan beri padamu.

God Bless You chinggu.. muach!


01 September 2014

Air Mata Pertama (dan terakhir)

9/01/2014 02:00:00 PM 11 Comments

Exited, itulah perasaan yang bisa aku katakan ketika kami mulai keluar dari pusat kota wamena, menuju distrik-distrik yang sudah mulai jauh dari peradaban kota. Bus dari Dinas perhubungan mengantarkan rombongan kami memasuki kawasan pegunungan dan bukit. Kemana mata memandang hanya gunung, perkebunan dan beberapa onai yang terlihat. Suasana pengabdian mulai terasa

Bus mulai menurunkan penumpangnya satu persatu. Ada yang disambut sekolah yang kosong, ada yang disambut dengan wam (Babi) yang sedang merumput di halaman sekolah, ada juga yang beruntung di sambut semua murid di lapangan sekolah. Begitu bus kami memasuki gerbang sekolah, calon murid nya Aris (salah satu peserta SM3T dari Riau) langsung bersorak gembira menyambut kedatangan guru barunya. Senanganya mas Ariss… aku yang masih harus melanjutkan perjalanan tercengang melihat betapa sumringah senyum anak-anak ini menyambut gurunya. Di hiasi angka 11 yang mengalir indah dari hidung mereka. Ahahaha

Memasuki distrik Asotipo, aku makin berdebar, bukan rasa takut, bukan. Aku hanya terlalu exited dan tidak sabar melihat seperti apa calon murid-muridku nanti. Seperti apa tempat tinggalku selama satu tahun ke depan. Aku benar-benar tidak sabar melihatnya.


Bus mulai menanjak kaki gunung, tidak jauh dari SD sebelumnya, sampailah kami di SD YPPGI HITIGIMA. Disinilah aku akan mengabdi seama satu tahun ke depan. Bus menurunkan penumpang, bapak supir yang orang batak sudah 5 tahun tinggal di Paua ikut membantu menurunkan barang, juga bapak pengawas pendidikan rayon Asotipo ikut membantu kami menurunkan barang kami yang luar biasa banyak.


Aku dan Hotma (peserta SM3T asal Kalimantan) turun dari bus dengan memasang senyum yang tak habis-habis. Ku lihat sekilas beberapa calon muridku yang keluar dari kelas mengerubungi pagar sekolah ingin melihat guru barunya. Mereka berloncatan dan berpelukan kegirangan. Ya Allah, inikah calon murid-muridku?

Walauapun gurunya sudah berkalia-kali menyuruh mereka kembali ke kelas (karena saat kami datang masih dalam keadaan belajar), tapi mereka seperti menutup telinga. Semua sibuk membantu mengangkat barang kami, dan beberapa berusaha menyalami kami dengan malu-malu. Bahkan ada anak kecil yang ku taksir kelas 1 atau 2 SD, berusaha membaawakan ransel ku yang ukurannya lebih besar dari tubuhnya. Kelapa sekolah yang saat itu juga turut menyambut kedatangn kami langsung mengambil alih tas itu. Ah anak-anak anak ini…


Bagai kerbau yang di cucuk hidungnyaa,kami langung di giring ke rumah yang bertuliskan RUANG PERPUSTAKAAN, tapi tak kulihat satu bukupun disitu. Ternyata rumah ini digunakan sebagai tempat tinggal guru SM3T sebelumnya, kamar yang bertuliskan RUANG UKS dijadikan tempat tidur, dengan kasur yang harusnya adalah matras olahraga. Di ruangan ini cukup lengkap, ada lemarai 2 pintu, rak-rak (yang mungkin di niatkan untuk rak  buku), kompor, meja belajar, dan alat-alat daput yang cuku lengkap untuk dua orang.

Istri kepala sekolah sekaligus guru kelas 1 dan 2 datang bersalaman dan menciumi tangan kami. Begitu muliakah guru disini? Sampai seorang aibu beranak 5 harus dating tergopoh-gopoh dengan perutnya yang  sedang hamil besar mencium tanan kami anak gadis yanga merantau ini.

Barang pun di pindahkan ke rumah sebelah, rumah ini terbuat dari setengah batu dan beratap seng. Lantai ubin yang dilapisi karpet plastik. di dalam rumah juga sudah ada WC. Jadi Sudah sangat layak, aku bersyukur bisa tinggal di rumah seperti ini.

Kamar kami ternyata sudah di persiapkan, dengan gorden pink dan karpet pink. Betapa bersyukurnya aku.. langsung saja aku berterimakasih dan menyalami pak Yoel Wetipo S.Pd.k Yang aakn menjadi teman serumah kami setahun ke depan.

Dari jendela kamar kami, aku melihat barisan gunung dan perkebunan yang rapi. Disinilah air mataku meledak. Sudah berbaga macam cara aku ingin menahan, dari pura-pura mengaajak ngobrol si Hotma yanag sedang bongkar muat barang, sampai menghidupkan music dari HP ku, tapi tetap saja dua anak sungai itu mengalir dengan lincah melalui sela-sela kornea mata.


karena kamar kami cukup penuh dengan barang (padahal Cuma berdua,  barangnya hampir memenuhi isi kamar), aku persilahkan Hotma duluan yang bongkar koper dan perlengkapannya. Sedangkan aku menikati indahnya hamparan ciptaan tuhan yang ada di depan mata, aku duduk di pintu jendela dan air mata yang tak dapat ku tahan lagi menetes satu persatu…

entahlah.. entah atas perasaan apa aku harus menangis.  Entah rasa takut mulai menggelut, entah rasa rindu yang tiba-tiba muncul karena haru. Beru menyadari betapa jauhnya jarak antara aku dan orangatua ku. Betapa jauhnya jarak yang harus di tempuh ketika aku rindu masakan ummiku. Aku baru saja sadar, rasa nekatku telalu besar ketika memilih ikut program ini. Rasa penasaranku terlampau kuat untuk memijakkan kaki di tanah papua ini, tanpa memikirkan resiko jauh dari keluarga dan rasa kesepian yang saat ini sedang menjalari seluruh hatiku.

 Aku yang biasanya hidup dengan hiruk pikuk kota, dan kegiatan seabrek yang aku jalanai sehari-hari. Sekarang harus terkurung di antara bukit yang mengurungku dari keramaian. Jangankan motor, apalagi mobil, melihat manusia lewat saja jarang.

Satu hal yang aku syukuri, disini ada listrik PLN dan sinyal HP. Baik itu telkomsel maupun indosat. Jadi masih bisa tetap interaksi dngan dunia luar. Air mataku pun perlahan mulai berhenti tumpah. Aku memperhatikan Hotma, anak Universitas Mulawarman Kalimantan yang masih sibuk membongkar baranag-baranaganya.


“Ini barang-barang kamu semua Hotma? Berapa kilo over bagasinya kemaren?” tanyaku terperangah ketika  melihat banyaknya macam barang yang ia bawa. Mungkin barangku hanya sepertiga dari perlengkapannya.

“Iya, aku sudah lengkapi semua keperluan untuk setahun, barang-barang yang kira-kira tidak ada disini aku beli banyak. Kau Tanya apa, semua ada di koperku ini, Bah! Gampang lah itu, pakai aja nanti punyaku!”  dengan logat batak yang cukup menentramkan hatiku.

“Yah, sepertinya semua akan baik-baik sajaa. Amin ya Robb..” katakau dalam hati menutup tangisku sore ini.

Hari pertama di lokasi tugas.
Rumah Dinas Guru. SD YPPGI HITIGIMA.
Dsitrik Asotipo. Kota Wamena.
Kab. Jayawijaya. Prov. Papua
SD YPPGI HITIGIMA, DISTRIK ASOTIPO. WAMENA.  PAPUA



Halaman SD YPPGI HITIGIMA. WAMENA. PAPUA. Kemana memandang semuanya bukit.

*tunggu foto-foto lainnya dan cerita selanjutnya :)







11 Agustus 2014

Kopdar Blogger Energy Paling Rempong Se Indonesia!

8/11/2014 03:43:00 PM 32 Comments
*siapin cemilan, ambil posisi PeWe, karna postingan ini cukup panjang :D *

Tepat dua tahun yang lalu, pada tanggal 9 Agustus. Terbentuklah Blooger Energy (BE) berupa grup di Facebook. Grup ini terus berkembang dan konsisten dalam memberi energy positif untuk membernya yang di panggil gyerz (agak alay memang sodara!) itu dia salah satu keunggulan dari komunitas ini, para pengurusnya, yang biasa di panggil Rangers, mereka konsisten menjalankan peraturan sehari-hari, menjadikan grup bukan Cuma tempat buat link, tapi juga saling member energy bagi para blogger personal yang fakir komen dan kunjungan di blog nya.

2 tahun bersama BE (Aku termasuk anggota lama yang sudah ada di sana sejak awal berdiri) aku merasa banget hidup blog aku berubah. Yang dulunya komentar di setiap postingan Cuma 2 biji, sekarang bisa 20-100 komentar. Pengunjung juga meningkat, baik yang baca ataupun Cuma liat-liat doang. Inilah salah satu manfaat KEWAJIBAN BLOGWALKING yang diterapkan di BE. Kerasa banget manfaatnya.

Anggota Blogger Energy ini tersebar di berbagai kota di Indonesia. Kami yang di Pekanbaru awalnya ada 4 biji. Kopdar pertama kami bisa di baca di postingan yang ini. Kopdar ke dua kami nebeng dan ceritanya ada di postingan Ini. Jadi iven kali ini adalah kopdar yang ke 3. Dan Alhamdulillah sudah ada member baru. She is @cicajoli dan @elvinayanti. Welcome to Blogger Energy regional Pekanbaru.

Walaupun jumlah kami bisa dihitung jari, tapi jangan ragukan kekompakan kami. Terutama soal makan gratis. Makanya kami punya geng lagi, lini dari Blogger Energy Pekanbaru, namanya Geng ROMANTIS Alias Rombongan Makan Gratis, geng ini diketuai oleh Rozi. Soalnya dia yang selalu ngompor-ngomporin minta traktiran kalo ada yang ultah, gaji pertama, wisuda dan sejenisnya. Memang geng ROMANTIS sejati nih anak. Hahaha.
Kali ini agenda kopdar kami ada banyak nih..

09 Agustus 2014

Sebatang Batrai Dari Seorang Sahabat

8/09/2014 11:44:00 PM 23 Comments
Pernahkah kamu mengalami perpisahan? Kamu harus melanjutkan kuliah ke kota yang berbeda, kamu berpisah dengan teman-teman SMA mu, kamu harus kerja di tempat yang jauh, pasti ada teman-teman kuliah yang kamu tinggalkan. Itu dia yang namanya perpisahan.

Terkait dengan keberangkatanku ke Ppaua yang tidak lama lagi, Dalam beberapa minggu ini aku jadi disibukkan dengan yang satu itu. Perpisahan dengan teman ini-teman itu, senangnya, ada beberapa sahabat yang memberikan aku kado perpisahan (agak menyedihkan namanya)

Salah satu kado perpisahan yang unik adalah dari sahabatku selama ngajar di SD An Namiroh 3. Dia ini temen yang paling longor (dia sendiri yang ngaku dirinya longor), temen paling ngaco, paling error dan paling jengkelin.  Tapi dia ini yang paling suka memuji. Apa aja pasti dia puji, mau datang ke sekolah pake baju lecek, dia pasti tetap bilang aku cantik! Mau lipstikku harganya murahan, dia pasti tetap muji warna lipstikku bagus, dia selalu memuji aku pintar, aku is the best dan lain-lain yang kadang kalau lagi nggak sadar, bisa bikin lupa daratan.

23 Juli 2014

Ngebolang Bersama Leyla

7/23/2014 04:38:00 PM 2 Comments

Nggak tau kenapa ya, setelah aku umumkan ke pers bahwa aku bakalan berangkat ke papua selama satu tahun ke depan, banyak temen-temen dan sahabat aku yang mendadak jadi mellow gitu. Padahal kan papua deket, masih Indonesia kok. Ongkos pesawat Cuma 7 juta #deket bangeett pemirsaaaahh.. iya deket banget…

Berhubung bulan puasa, tren buka bersama semakin marak,  Jadilah undangan buka bersama berdatangan bertubi-tubi. Undangan minta di traktir juga banyak, dengan alibi yang ngenak banget. “Sebelum ke papua, traktir kami dulu, Sah.” (emang gue ke papua selamanya, orang setahun doang) Atau “ Ya elah sah.. kapan lagi bisa traktir, gaji pertama juga belum ada traktiran nya kan.” (gaji pertama kan udah 7 bulan yang lalu. Udah basi banget -___- ).

22 Juli 2014

Bukber dan Sosialisasi teknologi PGM FI bersama Blogger Bertuah dan Media

7/22/2014 01:59:00 PM 14 Comments

PT Capella Dinamik Nusantara (CDN), Maindealer Honda Wilayah Riau Daratan selalu aktif mensosialisasikan teknologi-teknologi Honda. Kesempatan kali ini, Honda CDN mengundang awak Blogger dan Media yang ada di Pekanbaru, untuk berbuka bersama dalam rangka mensosialisasikan teknologi PGM FI (Programmed Fuel Injection).

Ini adalah kali kedua PT CDN Mengundang komunitas Blogger Bertuah dan media. Sebelumnya, bulan Desember 2013 PT CDN juga sudah mengundang Blogger Bertuah. Jadi kami tidak asing lagi dengan wajah-wajah bapak-bapak (atau abang-abang) tim HC3. Terutama MC yang cukup gokil, nggak ada abis-abisnya peserta ketawa. #mau ngemci apa mau stand up comedy bang :D

Nah, pasti banyak yang belum tau kan, apa sih Teknologi PGM-FI itu. Aku akan jelaskan sedikit. Versi bahasa mudahnya, biar pembaca setia blog ini bisa mengerti #emang ada?

15 Juli 2014

Ifthor jam’i Forum Lingkar Pena (FLP) Pekanbaru

7/15/2014 09:14:00 AM 24 Comments

Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarokatuh,
Setelah beberapa kali musyawarah kecil-kecilan, akhirnya dengan kerja keras dan pengorbanan dari ketua FLP Pekannbaru yang bersinergy langsung dengan ketua FLP Wilayah Riau, terlaksanalah Ifthor Jam’i (Buka bersama) Forum Lingkar Pena. Yang hadir bukan hanya pengurus dan anggota FLP Pekanbaru saja, tapi juga senior-senior dari FLP wilayah Riau. Seperti Pak Bambang Kariawan dan keluarga, Bang Wamdi Jihadi beserta anak dan istri, tak ketinggalan beberapa wajah-wajah yang sudah lama tak muncul, pada agenda ini bisa ikut meramaikan.

Bahkan ada pengurus FLP Cabang, yang baru saja hengkang dari Pekanbaru, berkorban berjam-jam menempuh perjalanan Payakumbuh-Pekanbaru hanya untuk menghadiri agenda ini. Subhanallah. Standing applause untuk Ilham Fauzi. 

Payakumbuh-Pekanbaru belum seberapa jauh, adalagi kak Dian yang baru saja datang dari Malang. Aku saja yang sudah 3 tahun bergabung di FLP, belum pernah bersua muka dengan Penulis senior ini, saking lamanya beliau meninggalkan Pekanbaru.

Agenda Ifthor jam’i ini dilaksanakan di rumah makan ayam penyet pemuda semarang, Jalan Soekarno Hatta. Tempat yang lumayan bersih dan punya interior yang lumayan ini tepat berada di samping Markaz Dakwah PKS Pekanbaru. Dan siapa lagi yang mengurus pendataan, mem booking tempat, memesan makanan dan hal-hal lainnya kalau bukan ketua FLP Pku yang kami banggakan, bang Helmi aka Alam Terkembang.

Organisasi mana yang ketuanya punya tugas rangkap ketika ada acara. Ketua yang mobile mencari tempat, ketua yang sekaligus jadi sekretaris, ketua yang jadi bendahara, bahkan ketua juga yang jadi seksi konsumsi. Mengurus makanan siapa yang kurang, siapa yang belum kebagian, siapa yang makanannya tidak sesuai pesanan dan hal-hal yang seharusnya tidak di urus oleh ketua. Maafkan kealpaan kami bang.. tapi itu selalu saja terjadi di setiap agenda. Hohoho #salam takzim sama bg alam
Back to agenda buka bersama tadi, acara dibuka oleh MC (yang lagi-lagi di buka oleh Ketua) #tepok jidat 100 kali #jedotin ke tembok

Bang Alam membuka acara sambil gendong dedek Hanisa :D

14 Juli 2014

Bukber Blogger Bertuah Dan Adik-Adik Panti Asuhan Aisyiah Pekanbaru

7/14/2014 09:19:00 AM 6 Comments

“Berbagi itu indah”

Itulah yang menjadi motivasi para Blogger Pekanbaru yang tergabung dalam komunitas Blogger Bertuah untuk mengadakan buka bersama dengan adik-adik dari Panti Asuhan Aisyiah Pekanbaru. Sebelumnya sempat beberapa kali bertukar target panti asuhan yang akan di datangi, tapi akhirnya atas usul bang Putra Ilalang (dia hobinya nyabutin ilalang) blogger bertuah mengundang adik2 dari panti asuhan Aisyiah yang berada di jalan KH.Ahmad Dahlan, sukajadi. Pekanbaru. Adik-adik ini di undang untuk berbuka bersama di basecamp bertuah, atau nama resminya rumah Blogger riau yang ada di jalan Sakinah, tangkerang. Cerita dan sejarah peresmian rumah blogger riau (RBR) ini ada di postinganku ramadhan tahun lalu ini.

Bukber Blogger Bertuah Dan Adik-Adik Panti Asuhan Aisyiah Pekanbaru

Ketika kita beranjak dewasa

7/14/2014 05:32:00 AM 7 Comments
Seneng banget akhirnya kesampean juga ketemuan dengan geng kompoy ku di kampus ini. Makhluk bertiga ini adalah teman-teman yang aku kenal sejak semester 1 di kampus. Setelah cukup lama kami rencana (yang tidak pernah kesampean karna kesibukan masing2) finally terobati juga rindu yang akhir-akhir ini melunjak.



Kenalkan, mereka ini adalah sohib seperjuangan di kampus. Sebenernya teman seperjuangan sih banyak, dan beda-beda alam nya.ada yang di alam ghoib, alam akhirat dan alam bawah sadar. #apaan sih. Bukan gitu, temen aku itu banyak golongannya, ada temen seperjuangan di kelas, temen di organisasi kampus, organisasi di luar kampus, temen satu perjuangan skripsi, temen seperjuangan nyari kerja. Dan semuanya beda-beda orangnya #maaf, penjelasan ini emang nggak penting

Nah mereka ini adalah teman seperjuangan dikelas, sejak semester 1. Waktu masih untu-unyu nya. Masih tunggang langgang ngerjain tugas kelompok dari dosen yang banyaknya nggak ketulungan. Dan aku selalu satu kelompok sama mereka ini.
Perlu dikenalin satu-satu kayaknya.


Namanya Yuniati Perdana. Seriingnya di panggil Yuni,namanya sama kayak nama ummiku, jadi kalo cerita tentang dia sama ummiku,agak aneh aja gitu.hahaha. kami sering manggil cewek yg nggak seberapa tinggi ini dengan panggian paling unyu,  Uyun.

Uyun anaknya blak-blakan. Pemberani, dan nggak bakal tinggal diam kalo temennya disakiti, sesuai namanya perdana, yuni adalah anak perdana yang dihasilkan ortunya. Sama dengan kami bertoga. Semuanya anak pertama.

Yuni sekelas sama aku 1 tahun ditingkat satu doang. Di tingkat 2 kami pisah karena kelasnya di aduk-aduk. Dan di tingkat 3 pisah karna aku masuk konsentrasi matematika dengan Winda dan Zulva, sedangkan yuni lebih memilih IPS. Disanalah kami mulai jauh, tenggelam dengan kesibukan masing2. Aku mulai aktif di organisasi jurusan, sedangkan winda, zulva dan yuni jg masing-masng menemukan beberapa teman baru. Tapi kami masih tetap menyediakan waktu untuk ajojing bareng ber 4. Seringnya makan paket murah di texas, di sambung dengan nonton di bioskop.muehehe..

Satu lagi ada Winda Amelia. Secantik namanya, dia emang cantik, kayaknya dia yg paling cantik diantara jami berempat. Pacarnya setia dari kuliah tingkat pertama sampe sekarang. Winda ini anaknya gaul, kalo ngumpul aku dan winda lah yang paling rempong foto2 buat di update di sosmed, klo si zulva ama uyun mah gak begitu banci kamera kayak kami.hihihi..

Winda juga lumayan pinter, dia satu kelas dengan aku di matematika, kalau ada tugas aku sering nyontek-nyontekan sharing dan diskusi sama dia.





Terakhir ada Zulva Hastuti, aku kenal dekat sama dia karna pernah sekolah ditempat yang sama, sayangnya, waktu aku masuk jadi anak baru disekolah itu,zulva malah pindah ke sekolah lain.

Zulva ini klo makan bisa dipastikan nggak abis, jadi klo makan sama dia, nggak perlu minta tambah nasi dari warungnya, nasinya zulva aja dibagi 2 udah cukup. Makan apa aja kalo sama zulva pasti untung. Mau makanan murah atau makanan mahal di resto sekalipun, pasti nggak bakalan abis sama dia, dan kami bertiga tanpa malu-malu akan menghabiskannnya dengan alibi mubazir. Muhehehe.

Seperti kali ini, kami memutuskan makan di solaria plaza citra. Sebenernya tujuan awalnya di BLT (Bakso Lapangan Tembak), tapi pas jam 4 sore aku kesana, tau-tau udah full semua di boking buat bukber. Amboy... Jadilah aku ke solaria, nggak lama kemudian zulva dateng, karna di solaria nggak bisa di booking, aku dan zulva nongkrong disana sambil nunggu winda dan uyun. Kalo nggak ditunggu, bangkunya di ambil orang. Oadahal kami kan mau window shopping dulu... -_-


Hampir deket berbuka baru winda dan uyun dateng, karna uyun pulang kantor aja jam 5, dia langsung buru2 ke matol (matahari) dengan winda.

Senangnyaaaa bisa ngumpul lagi dengan merekaa... #pelukkk


meja yang penuh makanan, nunggu adzan magrib
sekarang uyun ama si Winda kayak anak gaool gitu. bawa SLR kemana-mana. #eaaaakk



Cerita-cerita lama yag aku ketinggalan banget diceritain lagi ke aku, aku juga cerita-cerita soal proses seleksi supaya bisa ke Papua, cerita soal kerjaan, soal lelaki masa depan #eaakk.. Dan banyak hal gak penting lainya. aku baru inget, sejak skripsi kami jarang banget sama-sama. Karna skripsinya beda-beda aliran, palingan si winda dan zulva yang agak nyambung klo diskusi soal skripsi sama aku, karna punya mereka satu spesies, alias sejenis karna kami bertiga sama-sama dikonsentrasi Matematika, sedangkan Uyun konsen IPS. Skripsi aku dengan Winda daZulva pubeda aliran juga. Mereka aliran listrik, sedangkan aku aliran solar sel #apaan siiii

Di Culik Dari Hotel
Abis makan aku sebenernya masi pengen jalan kemana dulu gitu sama mereka, tapi takut kemaleman dan merencanakan besoknya ketemuan lagi, mau hunting foto. Ujung-ujungnya H-7 Aaku mau berangkat ke Papua, mereka nyulik aku di Hotel. Jadi waktu aku prakondisi di Hotel Mona Pekanbaru, mereka jemput aku ke hotel. Dengan baju tidur dan jaket SM3T mereka nyulik aku ke tempat karoke. Puas nyanyi-nyanyi gak jelas, kami makan bakso di emperan Mall SKA, pulangnya langsung nginep dan bikin pajamas party di rumah uyun. Si Uyun yang nganter aku balik ke hotel pake motornya. Doski ngeluarin bakat super ngebut dijalan. Dia ketawa-ketawa ngeliat aku yang terbirit-birit lari dari lobby ke kamar, soalnya materi prakondisi mulai jam 07.00, sedangkan aku belum mandi gosok gigi dll. Perpisahan yang seru bangetttt pokoknya..
Foto karoke
Foto pajamas party
*****
Aku nyadar kami sudah masuk dunia yang berbeda dari dunia kuliah, kalo dulu yang diomongin tugas, dosen killer, atau makan murah dimana, noton film apa, cowok gebetan siapa. Beda sama  sekarang yang diomongin gaji, bos dikantor, guru di sekolah, mengatur keuangan, siapa calon suami dll.

Kalo dulu waktu kuliah kami sering banget makan di texas. Entah karna itu tempat favorit, atau karna itu tempat paling murah. Haha. Dulu kami punya paket andalan, namanya paket manis. Bayar ceban (10k) udah dapet nasi+ayam+segelas Pepsi. Tapi adanya cuma seni-jum'at jam 2 siang sampai jam 4 sore. Jadi kalo kami mau makan nunggu jam 2 siang dulu #ngenessss… #keburu magg kumatt #abis itu pingsan -_-


sekitar 2 tahun yanag lalu. pulang PPL, nongkong di texas.
makanannya udah abis, tinggal minumnya

Sekarang, setelah lulus kuliah dan dapat kerja, makannya nggak mau di texas lagi, apalagi kalo harus nunggu jam 2 siang. Sekarang kami bisa makan enak di resto #sekali-kali doang.

Dulu kalo ada yg ultah,kami rampok rame-rame minta traktir, kalo makan diluar pun selalu cari target minta traktir ama siapa. Beda sama sekarang Kalo makan diluar Malah rebutan pada mau bayarin.

Itu lah hidup sob. Roda berputar, tadinya kita cuma nampung duit dari ortu, sekarang kita harus bertumpus lumus kerja biar bisa punya duit sendiri. Dulu kalo mau nonton atau makan diluar ga pake mikir,tinggal minta duit tambahan dari ortu, sekarang mau nonton mikir 7 x dulu cuyy...

Tanpa kita sadari kita sudah beranjak dewasa. Sebentar lagi mungkin diantara kita ada yang menikah,punya anak dan kita akan menjadi tua bersama.
Aku harap kita bisa selalu luangkan waktu untuk tetap bisa ngumpul bareng lagi. Apapun keadaannya kita tetap sahabt. Arasso?! Understand?! :-)

*thanks for reading ^_^